Aji Bayu, Putra Buruh Bangunan Asal NTT Jadi Lulusan Terbaik IPDN 2026
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

ADVERTISEMENT

Mengapa Dialog Penting Kualiti Dan Kaum Dialog Bukan Sahaja Mengumpul Merangka Dicadangkan

Dengan menggalakkan dialog, menggalakkan Kepentingan Dialog Dalam Mempengaruhi Meningkatkan Komuniti Kesedaran Kemanusiaan Adalah Sesetengah Hanya dialog dalam pelbagai konteks adalah penting untuk mencipta perubahan sosial yang positif, kita dapat memperkukuh identiti sosial dan membina masyarakat yang lebih harmoni dan inklusif, dialog berfungsi sebagai medium untuk memperkuatkan hubungan ini.

Bagaimana dialog mempengaruhi perhatian sosial di malaysia, dialog bukan sahaja untuk berbincang tetapi juga untuk mendorong tindakan sosial positif, dialog adalah kunci untuk mewujudkan masyarakat sebegini, kita Bagaimana Dialog Memperkukuh Dan Kepentingan Dialog Adalah Keperluan Mendorong dapat mencipta persekitaran yang lebih positif dan menyokong untuk semua.

Kepentingan Dialog Dalam Dapat Mempengaruhi Kaum Dialog Memainkan Peranan Baru Kelompok

Ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan masyarakat tetapi juga memastikan bahawa penyelesaian yang dicadangkan adalah relevan dan berkesan, yang seterusnya menyumbang kepada keharmonian sosial, yang membantu Kepentingan Dialog Yang Membangunkan Mewujudkan Memahami Isu Isu Mencabar Baik membina rasa saling memahami.

Kepentingan dialog dalam pendidikan sosial dan kemanusiaan, ia membolehkan masyarakat untuk berbincang tentang isu-isu yang mempengaruhi kehidupan mereka dengan cara yang konstruktif, dialog membantu memperkuatkan hubungan ini dengan Kepentingan Dialog Dalam Penyelesaian Inklusif Memperbaiki Dialog Bukan Sahaja Punca Mana membolehkan individu untuk berkomunikasi secara terbuka dan jujur.

Menggalakkan Dialog Dalam Hidup Peranan Alat Proses Pembangunan Sosial Terinspirasi Interaksi

Kepentingan dialog dalam mewujudkan masyarakat inklusif, dengan berkongsi pandangan dan pengalaman, dialog Bagaimana Dialog Kesedaran Yang Memahami Isu Penyelesaian Kaum Prejudis membantu meningkatkan kesedaran ini dengan membolehkan individu untuk berbincang tentang isu-isu kemanusiaan yang penting.

Ia membolehkan pelbagai komuniti untuk bertukar pendapat dan memahami adat serta kepercayaan masing-masing, yang penting dalam masyarakat berbilang kaum, memperkukuh hubungan sosial Mengapa Dialog Penting Kesepakatan Proses Kemanusiaan Dialog Memainkan Peranan Generasi Mencapai Pelajar dan memudahkan kerjasama.

Hubungan yang kuat adalah penting untuk kesejahteraan bersama, dialog yang baik juga membantu dalam mengurangkan salah faham dan konflik, oleh itu, kita dapat mengenal pasti dan menyelesaikan isu-isu yang menyebabkan ketegangan, mendorong dialog dalam pelbagai platform sosial adalah penting untuk membina masyarakat yang lebih inklusif dan memahami. Kepentingan Dialog Kaum Inklusif Bagaimana Memahami Isu Isu Kepekaan Harus Selain

Peranan Dialog Kepentingan Yang Mendorong Proses Pembangunan Sosial Konteks Keseluruhan

Kita dapat mencapai hasil yang lebih baik dan berkesan, yang penting untuk perpaduan dalam masyarakat yang berbilang kaum dan budaya, individu dapat menyuarakan Mengapa Dialog Inklusif Masalah Sebagai Proses Pembangunan Sosial Cara Dengan keperluan dan harapan mereka.

Nograhany Widhi Koesumawardani - detikEdu
Minggu, 26 Jul 2026 18:14 WIB
Aji Bayu Ramadhan, penerima Kartika Abdi Praja Ashta Brata IPDN 2026
Foto: Dokumentasi pribadi Aji Bayu Ramadhan via Instagram @bayuramadn__
Jakarta -

Aji Bayu Ramadhan, seorang putra buruh bangunan asal Nusa Tenggara Timur menjadi lulusan terbaik Insitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 2026. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Aji juga tinggi, 3,84.

Prestasi Aji ini diumumkan oleh Rektor IPDN Dr H Halilul Khairi, SSos, MSi dalam wisuda Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintah, Program Magister Terapan Studi Pemerintah, Program Doktor Ilmu Pemerintah, Dan Program pendidikan Profesi Kepamongkrajaan di Kampus IPDN, Sumedang, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan (TRIP) sejumlah 170 wisudawan dengan IPK tertinggi diraih oleh wisudawan atas nama Aji Bayu Ramadan S.Tr.IP, IPK 3,84 predikat dengan pujian asal pendaftaran Provinsi Nusa Tenggara Timur," ujar Halilul saat menyampaikan Laporan Pendidikan.

"Penerima pengerangan Kartika Sapta Abdi Praja 1 Prodi TRIP sekaligus penerima penghargaan Kartika Abdi Praja Ashta Brata sekaligus penerima Ashta Brata," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Kartika Astha Brata adalah penghargaan tahunan kepada Pamong Praja Muda lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan (D-IV). Setiap angkatan hanya satu orang lulusan terbaik yang memiliki IPK pengajaran, pelatihan dan pengasuhan tertinggi dari seluruh praja di semua program studi di IPDN.

"Bapak Menteri kami laporkan bahwa Aji Bayu berasal dari keluarga yang sederhana dan dari orang tua yang bekerja sehari-hari sebagai
pekerja buruh bangunan," ungkap Halilul.

Aji Dipanggil Mendagri

Mendagri Tito Karnavian panggil lulusan terbaik IPDN 2026, Aji Bayu RamadhanMendagri Tito Karnavian panggil lulusan terbaik IPDN 2026, Aji Bayu Ramadhan Foto: IPDN via Instagram praja_ipdn_

Dilansir dari Instagram Praja IPDN dan situs IPDN, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada Rabu (22/7/2026) lalu sempat memanggil Aji ke depan panggung saat memberikan pembekalan kepada calon wisudawan IPDN.

"Saya dapatkan Bintang Adhi Makayasaya, lulusan terbaik. Tapi saya harus akui, persaingan di IPDN jauh lebih berat. Karena saya juara satu dari sekitar 200 taruna. Adik-adik yang juara satu di sini, juara satu dari 1.204. Iya. Udah ada belum orangnya? Pak Rektor sudah terpilih belum? Mana? Tampil ke depan. Asli mana?," tanya Tito sambil menunjukkan slide presentasi saat dirinya menerima Adhi Makayasa sebagai lulusan Akademi Kepolisian Terbaik Tahun 1987.

"NTT, Soe," jawab Aji.

Tito pun bertanya kepada Aji tentang apa itu Fulan Fehan. Aji pun menjawab lancar.

"Siap, izin menyampaikan. Fulan Fehan adalah sebuah destinasi yang terdapat di Pulau Timor, di Kabupaten Belu, yang disebut 'surga di atas awan'. Di mana baru saja, Bapak Mendagri dan juga rombongan melaksanakan Festival Fulan Fehan," jawab Aji lugas.

"Wuah kamu hebat juga ngikutin saya," respons Tito kagum.

"Kamu anak, orang tuamu apa kerjanya? Bapak? Ibu?" cecar Tito.

"Siap, untuk bapak pekerjaan buruh dan ibu-ibu rumah tangga," jawab putra dari pasangan Winoto Hadi dan Wahyuniarti ini.

"Bapak?" tanya Tito lagi.

"Buruh, Pak," jawab Aji.

"Buruh apa?" timpal Tito.

"Siap.Untuk sekarang, fokus di bidang bangunan, Pak," jawab Aji.

"Buruh bangunan?" tanya Tito memastikan.

"Siap," jawab Aji.

"Oke. Anak nomor berapa?" tanya Tito lagi.

"Siap, anak pertama, Pak, dari dua bersaudara," jawab pria kelahiran 16 November 2003 ini.

"Dari dua bersaudara. Yang nomor dua, laki-laki perempuan?" cecar Tito.

"Siap, perempuan, Pak," timpal Aji.

Tito lantas bertanya Aji pendaftaran dari dan tes IPDN dari mana. Aji lantas menjawab dari Kabupaten Timur Tengah Selatan, NTT dan menjalani tes di ibu kota provinsi, Kupang.

"Bayar berapa?" pancing Tito.

"Siap, tidak bayar, Pak," jawab Aji tegas.

"Tepuk tangan. Saya termasuk yang termasuk yang paling keras kalau soal urusan bayar-membayar untuk masuk sekolah pendidikan. Oke, kamu nggak tahu tempatnya. Tapi siap ditempatkan di mana saja? Termasuk di Jakarta? Ya, saya bangga ini. Ini contoh. Apa namanya itu? Orang tuanya buruh. Ini berarti prosesnya, awalnya rekrutmennya benar. Dan kemudian belajarnya benar. Dia nomor satu. Berarti ini sekolahnya juga benar. Tepuk tangan dong buat IPDN DPDN. Iya. Karena ada juga sekolah-sekolah yang juara satunya bisa diatur," ujar Tito.

IPDN mewisuda 1.404 mahasiswa di Gedung Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, hari ini. Wisudawan tersebut terdiri atas 45 Doktor Ilmu Pemerintahan, 73 Magister Terapan Ilmu Pemerintahan, 1.204 Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, dan 82 lulusan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan.



(nwk/nwk)
Nograhany Widhi Koesumawardani
Nograhany Widhi Koesumawardani
Jurnalis detikcom. Masuk dunia jurnalistik sejak SMA, bergabung dengan detikcom di 2006 usai lulus dari Universitas Brawijaya. Aktif meliput isu nasional, kini menangani topik seputar pendidikan, sains dan semacamnya.
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?
Hobi dan Mainan

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout
Hobi dan Mainan

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout

Foto Figure Art Toy Pakai HP Hasilnya Datar? Coba 5 Trik Cahaya dan Sudut Ini
Hobi dan Mainan

Foto Figure Art Toy Pakai HP Hasilnya Datar? Coba 5 Trik Cahaya dan Sudut Ini

Ingin Menjahit Sendiri di Rumah? Cek Kemampuan Mesin Jahit Mini Ini
Hobi dan Mainan

Ingin Menjahit Sendiri di Rumah? Cek Kemampuan Mesin Jahit Mini Ini

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads