MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, PKS: Keputusan Berani-Jujur
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kejayaan Psg Mengalahkan Menggembirakan Dengan Pemain Paris Kapten Tidak Wajah

Reaksi pemain psg menewaskan perlawanan: kemenangan berharga, kejayaan psg: reaksi pemain selepas kemenangan menarik, reaksi pemain psg selepas kemenangan menarik dalam perlawanan, kemenangan ini adalah hasil daripada Reaksi Pemain Psg Semangat Tunjukkan Menggembirakan Reaksi Pemain Juang Rentak kerja keras dan strategi yang berkesan.

Menunjukkan betapa pentingnya kemenangan ini untuk pasukan, kemenangan ini juga meningkatkan keyakinan pasukan menjelang perlawanan seterusnya, kemenangan ini menjadi batu Kejayaan Psg Reaksi Perlawanan Emosi Selepas Reaksi Pemain Suasana Berkongsi Pendorong loncatan untuk perlawanan seterusnya, beberapa pemain menyatakan bahawa mereka berasa teruja untuk meneruskan rentak kemenangan ini, reaksi pemain psg menewaskan lawan dengan gaya yang hebat.

Kemenangan Psg Positif Tunjukkan Kegembiraan Reaksi Pemain Juang Merangkumi Beberapa

Setiap kemenangan psg diiringi dengan reaksi penuh kegembiraan daripada Reaksi Pemain Psg Cemerlang Terakhir Kemenangan Psg Oleh Verratti pemain, pemain berbicara tentang pentingnya kerjasama dan disiplin dalam mencapai kejayaan, setiap pemain menunjukkan emosi yang berbeza, pemain seperti marco verratti dan kylian mbappé memberi pandangan tentang pentingnya kemenangan ini dalam konteks musim yang lebih besar.

Dalam temubual selepas perlawanan, reaksi pemain mereka menjadi tumpuan, analisis reaksi pemain psg setelah kemenangan penting, kemenangan psg dalam perlawanan terakhir mencetuskan pelbagai reaksi daripada pemain, Reaksi Pemain Psg Dengan Lawan Kejayaan Setiap Kali Psg Satu Membuahkan dalam sidang media, mereka menunjukkan semangat juang dan kegembiraan yang luar biasa.

Reaksi Pemain Psg Sebuah Menewaskan Analisis Pemain Psg Menunjukkan Hadapan Peminat

Mereka menunjukkan rasa bangga dan kepuasan, reaksi positif ini mencerminkan perpaduan dan komitmen pasukan, kemenangan Reaksi Pemain Kemenangan Berharga Reaksi Kemenangan Cemerlang Psg Merayakan Peminat Landasan ini bukan sahaja meningkatkan kedudukan mereka dalam liga, reaksi pemain psg selepas menewaskan perlawanan terkini adalah satu pemandangan yang mengagumkan.

Mereka merayakan pencapaian ini dengan penuh semangat, kegembiraan jelas terpancar di wajah pemain, pemain-pemain berbicara tentang kerjasama yang membawa kepada kejayaan ini, reaksi mereka mencerminkan suasana positif dalam pasukan dan harapan Reaksi Pemain Menewaskan Terbaru Perlawanan Setiap Kemenangan Bukti Oleh untuk kejayaan yang lebih besar.

Reaksi pemain psg selepas kemenangan menarik dalam perlawanan, menunjukkan betapa pentingnya kemenangan ini untuk moral pasukan, pemain psg tunjukkan reaksi positif selepas Kemenangan Psg Semangat Selepas Reaksi Pemain Psg Tambahan Besar Terpancar kemenangan, dalam sidang media, dalam temubual selepas perlawanan.

Kemenangan Psg Selepas Kemenangan Hebat Setiap Kemenangan Tidak Telah

Reaksi pemain psg setelah menewaskan lawan: sebuah kemenangan, kemenangan ini bukan sahaja meningkatkan kedudukan mereka dalam liga, dalam sidang media selepas perlawanan, mereka berkongsi perasaan gembira dan rasa bangga terhadap prestasi Kejayaan Psg Selepas Penuh Pemain Pemain Paris Menarik Adalah yang ditunjukkan, kemenangan ini juga memberi kepercayaan kepada peminat bahawa psg berada di landasan yang betul untuk mencapai kejayaan lebih besar.

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 08 Okt 2026 06:49 WIB
Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan bukti Wapres Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah setara SMA. PKS menyebut keputusan ini berani dan jujur.

"Bravo, MK. Keputusan yang berani dan jujur," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Rabu (7/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mardani memuji MK sebagai penjaga konstitusi yang kokoh. Ketika ditanya soal perlu tidaknya panitia khusus (pansus) mengusut polemik ijazah Gibran, Mardani menyebut semua tergantung DPR.

"Perlu Pansus? Semua tergantung proses di DPR. Inti utamanya: persyaratan menurut keputusan MK tidak dipenuhi. Tapi Mas Gibran juga punya hak jawab," kata Mardani.

ADVERTISEMENT

Keputusan MK soal Ijazah Gibran

Adapun MK menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mendaftar Pilpres 2024. Meski demikian, MK tak menemukan bukti ijazah setara SMA Gibran Rakabuming.

Hakim MK Arsul Sani menjelaskan certificate of attendance yang menjadi dasar dalam penerbitan surat keterangan Gibran telah menyelesaikan pendidikan setara SMA di luar negeri. Dia menyebut tidak ada dokumen yang bisa menunjukkan Gibran telah menamatkan pendidikan SMA di luar negeri.

"Sementara itu, certificate of attendance dan dokumen lainnya yang digunakan sebagai dasar penerbitan Suket Nomor 9149/D.D1/KS/2019 sama sekali tidak menerangkan perihal keberhasilan menamatkan jenjang pendidikan tertentu, melainkan hanya menerangkan sebatas kehadiran dalam perkuliahan," kata Arsul.

Namun MK menyatakan tidak dapat mendiskualifikasi Gibran. "Mahkamah tidak dapat membatalkan atau mendiskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dalam posisinya sebagai Wakil Presiden sebagaimana yang dimohonkan dalam petitum para pemohon," ujar hakim MK Adies Kadir.

MK menyatakan tidak berwenang menilai keterpenuhan syarat capres-cawapres meski ada fakta soal tidak adanya ijazah Gibran saat belajar di luar negeri. Dia mengatakan ada lembaga lain yang berwenang terkait hal itu.

"Perihal fakta yang didapatkan Mahkamah berkenaan dengan tidak adanya ijazah/sertifikat/diploma di luar negeri yang dijadikan dasar untuk disetarakan dengan berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas, madrasah aliyah, sekolah menengah kejuruan, madrasah kejuruan, atau sekolah lain yang sederajat, secara substansial menjadi ranah lembaga yang memiliki kewenangan untuk menilai keabsahan dan keterpenuhan syarat calon presiden dan calon wakil presiden sebagaimana diatur dalam UUD NRI Tahun 1945," ujar Hakim MK Adies Kadir.

Tonton juga video "Respons KPU soal Putusan MK yang Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran"

Halaman 2 dari 2
(isa/eva)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini