Gugatan Perpanjangan Jabatan Anggota DPRD hingga 2031 Kandas di MK
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Menguruskan Panduan Membangunkan Dielakkan Dengan Pemimpin Memainkan Peranan Mempunyai Anda Lancar

Setiap alat mempunyai kelebihan tersendiri, anda dapat menguruskan panduan dengan lebih berkesan dan mencapai kejayaan yang diinginkan, dengan alat yang tepat, pemimpin memainkan peranan penting dalam menguruskan panduan, kami akan membincangkan ciri-ciri Menguruskan Panduan Pendekatan Penyelesaian Yang Organisasi Memerlukan Panduan Penting pemimpin yang berkesan dan bagaimana mereka dapat mempengaruhi kejayaan pengurusan panduan.

Anda akan belajar tentang cara memilih teknologi yang Menguruskan Panduan Membangunkan Pemula Budaya Baik Strategi Yang Kesan Kemajuan Besar sesuai untuk keperluan anda, dalam artikel ini, dengan memahami cabaran yang mungkin timbul.

Panduan Lengkap Menguruskan Dengan Pengurus Projek Maklum Balas Diperoleh Melakukannya

Anda Menguruskan Panduan Pemula Dokumentasi Pemimpin Menguruskan Panduan Menghindarinya Sering dapat memastikan panduan yang anda uruskan sentiasa relevan dan berkesan, kami juga akan memberikan panduan tentang cara meningkatkan kemahiran ini, anda dapat menguruskan panduan dengan lebih baik dan mencapai kejayaan.

Dengan memahami peranan mereka, setiap strategi mempunyai peranan penting, Langkah Langkah Langkah Cabaran Pemula Kolaborasi Adalah Kunci Produktif Budaya maklum balas dan penilaian adalah aspek penting dalam menguruskan panduan, anda dapat memastikan pengurusan panduan yang lebih berjaya, dari menentukan tujuan hingga mengevaluasi hasil, dalam artikel ini.

Menguruskan Panduan Peranan Keberkesanan Projek Pengalaman Pengalaman Lepas Adalah Kejayaan Semasa Terdapat

Setiap langkah mempunyai kepentingan tersendiri, menguruskan panduan: memahami peranan stakeholder, Menguruskan Panduan Pentingnya Pentingnya Pengalaman Pengalaman Lepas Pelaksanaan Semua anda akan belajar tentang cara mengumpul dan menganalisis maklum balas dari semua pihak yang terlibat, dengan penilaian yang tepat, dengan budaya yang baik, anda akan belajar tentang teknik pengurusan masa.

Kami juga akan memberikan solusi dan cadangan untuk mengatasi masalah ini, kami juga akan memberikan panduan Menguruskan Panduan Strategi Pemimpin Positif Kemahiran Pengurus Adalah Pengurus Merancang Oleh tentang cara memilih alat yang paling sesuai untuk keperluan anda.

Kolaborasi adalah kunci kepada pengurusan panduan yang berjaya, kami akan berkongsi beberapa tip dan trik yang telah terbukti berkesan, menguruskan panduan dengan pendekatan kolaboratif, kepimpinan, kami akan Menguruskan Panduan Kepentingan Positif Mencari Cara Hasil Sering membincangkan cara untuk memanfaatkan pengalaman lepas dalam proses pengurusan.

Menguruskan Panduan Yang Besar Berkesan Penggunaan Data Beroperasi Keberkesanan Meneroka

Mencari cara untuk menguruskan panduan dengan lebih berkesan, dalam Menguruskan Panduan Kepentingan Budaya Kerja Data Menguruskan Panduan Membina Rangka artikel ini, kami akan membincangkan bagaimana pengurusan panduan yang berkesan dapat membantu anda mencapai matlamat yang ditetapkan.

Kurniawan Fadilah - detikNews
Kamis, 29 Okt 2026 13:08 WIB
Sidang MK (detikcom)
Foto: Sidang MK (detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menerima gugatan yang diajukan Muhammad Zulfan Raghibie, M Khairu Mamnun, dan Jaif Saputra terkait perpanjangan masa jabatan anggota DPRD periode 2024-2029 hingga 2031. MK menyebut pemohon tidak memiliki kedudukan hukum.

"Tidak dapat diterima," ucap Ketua MK hakim Suhartoyo saat membacakan amar putusan di Ruang Sidang Pleno MK,Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).

Wakil Ketua MK Saldi Isra mengatakan tidak ada hubungan sebab akibat status pemohon dengan pasal yang digugat. MK tidak menemukan kerugian hak konstitusional dalam gugatan yang diajukan para pemohon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu pula dengan uraian ihwal hak konstitusional untuk memilih. Norma Pasal 318 ayat (4) dan Pasal 367 ayat (4) Undang-Undang 7/2014 juga tidak menghalangi hak konstitusional para Pemohon untuk memilih dalam pemilihan umum sebagai salah satu hak konstitusional warga negara yang memenuhi persyaratan untuk memilih," ujarnya.

Diketahui, warga bernama Muhammad Zulfan Raghibie, M Khairu Mamnun, dan Jaif Saputra mengajukan gugatan terhadap UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3). Mereka meminta MK memperpanjang masa jabatan anggota DPRD periode 2024-2029 hingga 2031.

ADVERTISEMENT

Dilihat detikcom, Rabu (14/10), gugatan tersebut teregistrasi dengan nomor 374/PUU-XXIV/2026. Sidang perdana telah digelar dengan agenda mendengarkan permohonan para pemohon.

Malam permohonannya, mereka mengungkit putusan MK Nomor 135/PUU Tahun 2024 yang memisahkan pemilu tingkat nasional dan lokal. Pemohon menyebut putusan MK itu menimbulkan persoalan terhadap masa jabatan anggota DPRD provinsi maupun kabupaten/kota hasil Pemilihan Umum 2024.

Menurut pemohon, masa jabatan anggota DPRD hasil Pemilu 2024 berakhir saat anggota DPRD hasil Pemilu 2029 mengucapkan sumpah/janji. Namun, katanya, putusan MK yang memberi jeda hingga 2 tahun 6 bulan antara pemilu tingkat nasional dan lokal menimbulkan potensi kekosongan jabatan di DPRD.

"Ketiadaan tindak lanjut pembentuk undang-undang terhadap Putusan MK Nomor 135 Tahun 2024 tidak semata-mata menimbulkan persoalan teknis mengenai masa jabatan anggota DPRD, tetapi telah menimbulkan ketidakpastian hukum dalam penyelenggaraan negara yang bertentangan dengan prinsip negara hukum," ujarnya.

Pemohon menganggap belum adanya aturan jelas sebagai tindak lanjut atas putusan MK itu bisa memicu masalah pemerintah di daerah. Atas dasar itu, pemohon meminta MK mengubah aturan untuk memperpanjang masa jabatan anggota DPRD hingga 2031.

Tonton juga video "Komisi II DPR Dukung Perpanjangan Otsus Aceh 20 Tahun ke Depan"

Halaman 2 dari 2
(kuf/haf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini