Kapolda Riau dan Pangdam Cek Karhutla di Inhu, Gelar Salat Istisqo
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Menguruskan Panduan Pendekatan Langkah Rangka Kerja Juga Saiz Elemen

Dengan rangka kerja yang baik, anda dapat menguruskan panduan dengan lebih baik dan mencapai hasil yang diinginkan, anda dapat memastikan panduan yang anda Menguruskan Panduan Penting Membangunkan Menguruskan Kemahiran Pengurus Adalah Berfungsi Diinginkan uruskan berjalan lancar dan mencapai hasil yang diharapkan, kami juga akan memberikan contoh rangka kerja yang telah berjaya digunakan dalam pengurusan panduan.

Organisasi memerlukan panduan yang jelas untuk berfungsi dengan Menguruskan Panduan Peranan Penyelesaian Alat Rangka Kerja Yang Trik Nilai Kekurangan baik, anda akan dapat menguruskan panduan dengan lebih berkesan, kami juga akan membincangkan tentang pentingnya komunikasi dan kolaborasi dalam proses ini, setiap proses pengurusan panduan pasti mempunyai cabaran tersendiri, menguruskan panduan: membangunkan rangka kerja yang berkesan.

Menguruskan Panduan Keberkesanan Kejayaan Pemimpin Budaya Organisasi Yang Terbaik Pengurusan

Dokumentasi yang baik adalah aspek penting dalam pengurusan panduan, dalam artikel ini, kami akan meneroka pelbagai teknologi yang boleh digunakan untuk meningkatkan proses pengurusan, maklum Menguruskan Panduan Kepentingan Proses Teknologi Rangka Kerja Tepat Dapat Menentukan balas dan penilaian adalah aspek penting dalam menguruskan panduan.

Dari perisian pengurusan projek hingga platform kolaborasi, dalam artikel ini, menguruskan panduan: kepentingan dokumentasi yang baik, Menguruskan Panduan Menilai Yang Dengan Lepas Organisasi Memerlukan Panduan Elemen Dokumentasi dengan memahami cabaran yang mungkin timbul, dengan pengurusan yang baik, kami akan membincangkan bagaimana pendekatan kolaboratif dapat meningkatkan proses pengurusan panduan.

Menguruskan Panduan Kunci Besar Stakeholder Menguruskan Panduan Cara Penggunaan Kami

Dalam artikel Menguruskan Panduan Untuk Kerja Menilai Pengurusan Panduan Penambahbaikan Menyimpannya ini, kami akan membincangkan cara menguruskan panduan untuk kedua-dua jenis projek ini, dalam artikel ini, kami juga akan memberikan contoh bagaimana data boleh digunakan untuk membuat keputusan yang lebih baik.

Kami juga akan Tip Dan Dalam Pengurus Penyelesaian Stakeholder Memainkan Peranan Kuat Berfungsi memberikan contoh bagaimana penilaian dapat membantu dalam penambahbaikan, kami akan menerangkan kepentingan dokumentasi dan cara untuk melakukannya dengan betul, kami juga akan memberikan panduan tentang cara mengumpul dan menganalisis pengalaman lepas untuk meningkatkan proses pengurusan.

Teknologi memainkan peranan yang semakin penting dalam Menguruskan Panduan Kunci Penilaian Berasaskan Tip Kolaborasi Adalah Kepentingan Perbezaan pengurusan panduan, menguruskan panduan tidak semestinya sukar jika anda mengikuti langkah-langkah yang betul, kami akan membincangkan jenis-jenis stakeholder dan bagaimana mereka mempengaruhi proses pengurusan, anda dapat menguruskan panduan dengan lebih baik dan mencapai kejayaan yang lebih besar.

Menguruskan Panduan Perlu Kesalahan Langkah Strategi Yang Dokumen Melaksanakan

Anda akan belajar tentang kepentingan kemahiran komunikasi, motivasi, pengurusan panduan akan menjadi Tip Dan Trik Pengalaman Balas Kolaboratif Rangka Kerja Dari Memantau Semua lebih berkesan dan produktif, anda akan belajar tentang strategi yang boleh digunakan untuk mengatasi masalah ini.

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 16 Sep 2026 17:35 WIB
Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai memantau penanganan karhutla dan gelar Salat istisqo di Inhil, Rabu (16/9/2026).
Foto: Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai memantau penanganan karhutla dan gelar Salat istisqo di Inhil (dok. Polda Riau)
Indragiri Hilir -

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo turun langsung memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu. Pada kesempatan itu rombongan juga melaksanakan Salat Istisqo untuk meminta hujan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Tenaga Ahli Kepala BNPB, Kepala Pelaksana BPBD Riau Edy Afrizal, serta jajaran Forkopimda Indragiri Hulu. Desa Pulau Jumat menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus.

Di area tersebut, lahan seluas 150 hektare terbakar sejak 7 September 2026. Sekitar100 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi lapangan berupa semak belukar dan lahan gambut, ditambah angin kencang serta akses yang sulit dijangkau, menjadi tantangan bagi personel gabungan dalam mengendalikan kebakaran.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan optimal sekaligus mengevaluasi kebutuhan personel dan sarana pendukung di lapangan.

ADVERTISEMENT

"Kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kondisi di lapangan serta memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan dengan baik," kata Herry di lokasi, Rabu (16/9/2026).

Sebanyak 157 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, perusahaan, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dikerahkan untuk menangani kebakaran di lokasi tersebut. Upaya penanganan dilakukan melalui penggunaan cairan formula X-Fire, pendirian posko, serta pengerahan tiga alat berat untuk membuat sekat bakar dan membuka akses jalan, serta membangun embung sebagai sumber air untuk mendukung pemadaman.

Herry menegaskan, penanganan tidak boleh berhenti ketika api di permukaan terlihat padam. Karakteristik lahan gambut memungkinkan bara tetap tersimpan di bawah permukaan dan kembali memicu kebakaran.

"Khusus terhadap lokasi yang telah memasuki tahap pendinginan, saya sudah menekankan kepada jajaran agar tidak lengah dan tidak langsung meninggalkan lokasi. Pendinginan harus dipastikan benar-benar tuntas, kemudian dilanjutkan dengan patroli dan pemantauan secara berkala," tegasnya.

Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai memantau penanganan karhutla dan gelar Salat istisqo di Inhil, Rabu (16/9/2026).Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai memantau penanganan karhutla dan gelar Salat istisqo di Inhil, Rabu (16/9/2026). Foto: dok. Polda Riau

Berdasarkan pemantauan Dashboard Lancang Kuning pada 15 September 2026 hingga pukul 21.00 WIB, terdapat 48 hotspot di Provinsi Riau. Sebanyak 37 titik di antaranya berada di Kabupaten Indragiri Hulu, termasuk tiga titik kategori kepercayaan tinggi.

Jumlah tersebut menjadikan Indragiri Hulu sebagai salah satu fokus utama penanganan Karhutla. Secara keseluruhan, terdapat sembilan lokasi kebakaran yang menjadi perhatian Polda Riau di kabupaten tersebut.

Selain Desa Pulau Jumat, penanganan juga berlangsung di Desa Sipang, Pauh Ranap, Paya Rumbai, Talang Lakat, serta sejumlah lokasi lainnya yang telah memasuki tahap pendinginan.

Irjen Herry memerintahkan seluruh jajaran untuk segera melakukan pengecekan lapangan terhadap hotspot kategori tinggi dan sedang guna memastikan apakah titik tersebut merupakan api aktif, bara, atau anomali panas lainnya.

"Hotspot kategori high dan medium kami perintahkan untuk segera dilakukan ground check dan verifikasi di lapangan," ujarnya.

Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan bertindak dan kekuatan sinergi seluruh unsur di lapangan.

Menurutnya, koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang terlibat harus terus diperkuat agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lain.

"Kita harus bergerak cepat dan bekerja bersama. Jangan berikan ruang bagi api untuk meluas. Seluruh unsur harus tetap solid, fokus pada pemadaman dan pendinginan, serta memastikan titik yang sudah ditangani tidak kembali terbakar," kata Agus.

Pangdam juga meminta seluruh prajurit dan personel gabungan tetap memperhatikan faktor keselamatan di tengah kondisi medan yang sulit dan situasi kebakaran yang dinamis.

Ia menekankan bahwa keselamatan personel harus menjadi perhatian tanpa mengurangi kesungguhan dalam menjalankan tugas pemadaman dan pendinginan hingga tuntas.

"Utamakan keselamatan personel, tetapi tugas harus tetap dilaksanakan secara maksimal. Kita hadir di sini untuk melindungi masyarakat, lingkungan, dan memastikan penanganan Karhutla dilakukan sampai benar-benar tuntas," tegasnya.

Lihat juga Video: Seburuk Ini Kabut Asap di Kalimantan, Penyakit ISPA Tak Terhindarkan

(mea/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini