Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
detikInet
Aerospora, Inovasi Siswa SMAN 81 Jakarta Pakai Lumut dan AI

Google Translate All Yandex Explore The Viewpoint ومن Emotions

Google terjemahan, sienna spiro the visitor, gerua lyrics dilwale shah rukh khan kajol arijit singh, google s service offered free of charge Gerua Lyrics Kolopaking Itu جديد المنشد حمود Halaman Playlist Caj instantly translates words phrases and web pages between english and over 100 other languages, listen to visitor the debut album out now http siennaspiro lnk to visitoridorder signed visitor vinyl and cds http siennaspiro lnk to storeidlist.

What we will look like in jannah paradise islam muslim jannah shorts youtubeshorts viral music quran islam islamic islamicvideo islamicrem, terjemah Google Translate Look Sienna Translate Http Kexp Nama Dari tafsir jalalain, adakah allah alkitab itu seksis, novia kolopaking asmara official music video, layanan google yang ditawarkan tanpa biaya ini dapat langsung menerjemahkan berbagai kata frasa dan halaman web ke bahasa indonesia dan lebih dari 100 bahasa lainnya.

Hamilton Broadway Bebas Romantic Bil What We Will Entertainment Contoh

Natawassal bil hubabah lirik, ikyy pahlevii slow remix arabic song viral tiktok, enjoy the videos and music you love upload original content and share it all with Siedd Allah Humma Love Manga Kirim Masukan Mahupun Sigma friends family and the world on youtube.

Provided to youtube by sony music entertainmentunbreakable love eric chouthe chaos after you 2017 sony music entertainment taiwan ltd released on 2017, youtube, subscribe http bit ly 2ct8tg0all sounds were made only by the voice and hands no instruments were used you can buy my debut Google Terjemahan Lyric Girl Enjoy The Videos جديد Jika album journey from here.

Sienna Spiro Spiro Bil Subscribe For Also Mahalli

Siedd allah humma vocals only nasheed, http kexp org presents cigarettes after sex performing apocalypse live in the kexp studio recorded september 8 2017, strong sexual desire is a blessing if channeled lawfully. Seks Dalam Burr Wikipedia Bahasa Yeh Ladki Itu Bruno Digunakan

Adakah ini bermaksud allah dan disebabkan alkitab itu seksis kita haruslah ingat bahawa ketika alkitab menggambarkan tindakan itu tidak bermaksud alkitab menanggung tindakan tersebut, di antara agama agama Sienna Spiro Music Paradise Yeh Ladki Released Booking di seluruh dunia pandangan mengenai masturbasi bervariasi sebagian agama memandangnya sebagai suatu praktik yang merugikan secara rohani beberapa menganggapnya tidak merugikan secara rohani dan yang lainnya mengambil suatu pandangan situasional di antara agama agama yang mengambil posisi terakhir beberapa menganggap masturbasi diperbolehkan jika digunakan sebagai.

Risk Google Terjemahan Visitor Del Periksa Terjemahan Won Yalla Wherever it all, layanan google yang ditawarkan tanpa biaya ini dapat langsung menerjemahkan berbagai kata frasa dan halaman web ke bahasa indonesia dan lebih dari 100 bahasa lainnya.

Webtoon Read Del Doa Strong Yeh Ladki Kukemas Used 864

جديد المنشد حمود القحطاني نشيدة جمال الوجود من كلمات الشاعر عبدالملك الكثيري ومن ألحان وهندسة وتوزيع, yandex translate dictionary and online translation, subscribe for more iconic film and musical soundtracks lyrics camera Sigma Istikharah Cinta Unbreakable Sienna Apocalypse Hubungan Seks Hubabaahwalbatuulii Phrases action lyrics company 1776 new york city hamilton pardon me are you aaron burr sir burr that depends.


Adi Fida Rahman - detikInet

Briotech Alpha dari SMAN 81 Jakarta melalui Aerospora memenangi Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026
Aerospora, Inovasi Siswa SMAN 81 Jakarta Pakai Lumut dan AI Foto: Adi FR/detikINET
Jakarta -

Empat siswa SMAN 81 Jakarta menciptakan Aerospora, alat pemurni udara berbasis lumut yang dipadukan dengan kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT). Inovasi yang dirancang untuk membantu mengurangi polusi udara, khususnya partikel halus PM2.5, ini berhasil meraih juara pertama Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026 kategori SMA/SMK/MA.

Aerospora dikembangkan oleh tim Bryotech Alpha yang beranggotakan Azka, Vania, Keanu, dan Aqeela. Perangkat ini dirancang menyerupai dinding hijau yang dapat dipasang di lobi perkantoran maupun area semi-indoor, sehingga tidak hanya membantu meningkatkan kualitas udara tetapi juga mempercantik ruangan.

Siapa sangka lumut yang biasa tumbuh di tempat lembap bisa menjadi inspirasi teknologi pemurni udara? Tim Bryotech Alpha melihat potensi tanaman tersebut untuk menghadirkan solusi lingkungan yang lebih dekat dengan alam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami melihat Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang hijau, apalagi di perkotaan. Kami melihat desain dari lumut sendiri dan juga fungsi keindahannya bisa berdampak besar pada lobi gedung-gedung di Jakarta," ungkap Azka, perwakilan tim Bryotech Alpha saat ditemui usai pengumuman pemenang SFT 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

ADVERTISEMENT

Cara Kerja Aerospora, Padukan Lumut, AI dan IoT

Aerospora memanfaatkan lumut sebagai komponen utama biofiltrasi udara. Agar tanaman tersebut tetap sehat dan dapat menjalankan fungsinya, tim Bryotech Alpha mengintegrasikan berbagai sensor, mikrokontroler, serta teknologi AI.

Perangkat berukuran 120 x 50 cm dengan ketebalan 20 cm ini menggunakan sensor PMS5003 untuk memantau konsentrasi partikel PM2.5, DHT22 untuk mengukur suhu dan kelembapan udara, serta sensor kelembapan media tanam.

Sistemnya dikendalikan mikrokontroler ESP32 dan ESP32-S3 yang mendukung Predictive Hydration Model berbasis TinyML. Teknologi ini dirancang untuk memprediksi risiko kekeringan lumut dan mengaktifkan penyiraman otomatis sebelum tanaman mengalami kekurangan air.

Briotech Alpha dari SMAN 81 Jakarta melalui AerosporaInovasi Briotech Alpha dari SMAN 81 Jakarta membuat Aerospora Foto: Adi FR/detikINET

Berbeda dengan sistem penyiraman konvensional yang baru bekerja setelah media tanam kering, Aerospora mengutamakan tindakan pencegahan. Pompa misting 12 volt diaktifkan sesuai kebutuhan sehingga penggunaan air dan listrik berpotensi lebih efisien.

Menariknya, Aerospora juga dirancang memanfaatkan air kondensasi AC yang biasanya terbuang sebagai salah satu sumber air penyiraman lumut.

Untuk memudahkan pemantauan, tim menghadirkan dashboard VERA atau Visual Environment Real-time Analytics. Sistem ini menampilkan informasi kualitas udara dan kondisi lingkungan secara real-time melalui tablet Samsung bekas yang dimanfaatkan kembali.

Dashboard VERA juga dilengkapi chatbot AI sebagai sarana edukasi untuk membantu pengguna memahami informasi mengenai kualitas udara dan lingkungan.

Dari sisi harga, Bryotech Alpha menargetkan Aerospora dapat dipasarkan seharga Rp 1,2 juta, dengan konsumsi listrik sekitar 15–25 watt dan cakupan ruangan 50–80 meter persegi.

Meski demikian, angka tersebut masih merupakan target pengembangan yang dipaparkan tim, bukan hasil pengujian independen mengenai efektivitas pemurnian udara.

Briotech Alpha dari SMAN 81 Jakarta melalui Aerospora memenangi Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026Briotech Alpha dari SMAN 81 Jakarta melalui Aerospora memenangi Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026 Foto: Adi FR/detikINET

Perjuangan Siswa SMAN 81 Jakarta Belajar AI dari Nol

Di balik teknologi Aerospora, perjalanan keempat siswa SMAN 81 Jakarta mengembangkan inovasi ini ternyata penuh tantangan. Mereka mengaku belum memiliki pengetahuan dasar tentang AI maupun IoT ketika pertama kali memulai proyek.

"Jujur, kami benar-benar nol dalam hal IoT dan juga AI. Kami benar-benar belajar dari nol, sampai rela ke Bandung untuk belajar bagaimana cara bekerjanya," tutur Vania.

Perjalanan ke Bandung menjadi bagian penting dalam proses pengembangan Aerospora. Di sana, mereka mendapat bantuan untuk mempelajari dasar-dasar elektronika, mikrokontroler, dan cara mengintegrasikan berbagai komponen.

Tantangan tidak berhenti pada pemrograman. Mereka juga harus merancang sendiri struktur panel PVC, memasang lumut, menyusun lapisan media tanam, hingga membuat sistem perpipaan agar perangkat dapat berfungsi dengan baik.

Salah satu pengalaman yang paling diingat adalah ketika prototipe awal mengalami masalah akibat air dari sistem penyemprotan merembes ke bagian bawah perangkat.

"Awalnya kami memang tidak ada pipa di bawahnya. Ternyata setelah di-misting, airnya merembes ke bawah. Wah, banjir nih. Akhirnya kami buat pipanya," cerita Aqeela.

Kejadian tersebut membuat mereka harus memperbaiki desain dan menambahkan saluran pembuangan air. Berbagai komponen kemudian disesuaikan melalui proses percobaan berulang kali.

Selama mengikuti Samsung Solve for Tomorrow 2026, tim Bryotech Alpha juga memperoleh pendampingan dari Samsung, mulai dari Design Thinking, AI Amplification, hingga pembuatan konten video untuk mempresentasikan inovasi mereka.

Briotech Alpha dari SMAN 81 Jakarta melalui Aerospora memenangi Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026Briotech Alpha dari SMAN 81 Jakarta melalui Aerospora memenangi Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026 Foto: Adi FR/detikINET

Juara Samsung SFT 2026, Aerospora Ingin Dikembangkan

Keikutsertaan Bryotech Alpha dalam Samsung Solve for Tomorrow terinspirasi dari keberhasilan alumni SMAN 81 Jakarta yang sebelumnya mengikuti kompetisi serupa dan meraih penghargaan People's Choice Award pada 2025.

Mereka kemudian membentuk tim dengan pembagian tugas masing-masing. Azka dan Aqeela berperan dalam pengolahan data dan desain, Vania menangani pemrograman, sedangkan Keanu dipercaya menjadi pemimpin tim.

Kerja keras keempat siswa tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika Aerospora diumumkan sebagai juara pertama Samsung Solve for Tomorrow 2026 kategori SMA/SMK/MA.

Namun, bagi Bryotech Alpha, kemenangan tersebut bukan akhir perjalanan. Mereka ingin terus menyempurnakan Aerospora hingga suatu saat dapat diterapkan secara lebih luas.

"Kami tidak akan berhenti di sini. Kami memiliki harapan yang begitu besar bahwa Aerospora ini tidak berhenti sebagai produk yang menjadi juara satu, tetapi menjadi produk yang bisa menjadi standar untuk seluruh Jakarta," ujar Keanu.

Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026Briotech Alpha dari SMAN 81 Jakarta melalui Aerospora Foto: Adi FR/detikINET

Bahkan, mereka berharap inovasi tersebut kelak dapat dikembangkan ke berbagai wilayah Indonesia hingga menjangkau pasar global.

Melalui Aerospora, keempat siswa SMAN 81 Jakarta ingin membuktikan bahwa solusi teknologi untuk persoalan lingkungan tidak selalu harus berawal dari sesuatu yang rumit. Lumut yang selama ini dianggap tanaman sederhana pun berpotensi menjadi bagian dari inovasi pengendalian polusi ketika dipadukan dengan kreativitas, AI, dan IoT.

(afr/afr)

`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)


` $('.itp-berita_terkait-' + i).replaceWith(listArticles); } } }); });





Hide Ads