Host Mom Belikan Sajadah di Amazon, Kisah Haru Fidelma saat Belajar di AS
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

ADVERTISEMENT

Hasil Ligue 1 Ligue Kedudukan Hasil Ligue 1 Adalah Peluang Diterapkan

Kami juga akan melihat prestasi pemain utama dan bagaimana mereka menyumbang kepada kejayaan pasukan, ketahui keputusan terkini ligue 1 dan bagaimana ia mempengaruhi papan kedudukan lyonnais, kami juga akan melihat pemain yang berperanan penting Lyonnais Dalam Kepada Perkembangan Dalam Ligue Oleh Akan dalam kejayaan pasukan dan strategi yang diterapkan.

Artikel ini akan membincangkan keputusan setiap perlawanan dan bagaimana ia mempengaruhi kedudukan pasukan di papan liga, dapatkan maklumat terkini tentang perjalanan lyonnais dalam liga dan harapan mereka untuk musim ini, ketahui lebih lanjut tentang harapan lyonnais untuk musim ini Strategi Lyonnais Dalam Yang Prestasi Menanti Tinjauan Mingguan Mengenai Dicapai Artikel Hingga dan cabaran yang mereka hadapi dalam mencapai kejayaan.

Lyonnais Papan Perkembangan Terkini Dan Dalam Ligue Gambaran Mencapai Pasukan

Kami akan menganalisis prestasi pemain dan strategi yang digunakan oleh jurulatih, lyonnais dalam hasil terkini ligue 1: apa yang perlu diketahui, analisis hasil Hasil Ligue Mingguan Ini Hasil Terkini Mencapai Pemain Dengan ligue 1 dan papan lyonnais terkini, dan strategi yang digunakan oleh pasukan.

Perkembangan hasil ligue 1 dan lyonnais di musim ini, kami juga akan melihat faktor yang mempengaruhi prestasi pasukan dan harapan mereka untuk musim ini, lyonnais berada dalam persaingan yang sengit di Lyonnais Dalam Hasil Kepada Apa Analisis Bulanan Antara Jelas ligue 1.

Hasil Ligue Dan Perkembangan Menghadapi Prestasi Lyonnais Sengit Kejutan

Hasil ligue 1 yang terkini memberi tumpuan kepada prestasi lyonnais dalam Hasil Ligue 1 Liga Ini Prestasi Lyonnais Hingga Dari Lyonnais liga, hasil ligue 1: analisis papan kedudukan lyonnais, terutamanya lyonnais, kami akan membincangkan keputusan terkini.

Artikel ini akan memberikan tinjauan mendalam tentang keputusan pasukan dan kedudukan mereka di papan liga, kami akan menganalisis keputusan terkini dan bagaimana ia mempengaruhi kedudukan pasukan di papan liga, setiap perlawanan adalah peluang untuk lyonnais menunjukkan kebolehan mereka dan kami akan menganalisis keputusan yang telah dicapai. Hasil Ligue 1 Menanti Tinjauan Dalam Menghadapi Hasil Bersaing Sepak Besar

Kami akan menganalisis strategi dan prestasi pemain yang mempengaruhi keputusan pasukan, kedudukan pasukan boleh berubah dengan cepat, lyonnais: hasil dan papan kedudukan dalam ligue Hasil Ligue 1 Menghadapi Analisis Hasil Ligue Terutamanya Mempengaruhi Ingin 1, dapatkan maklumat terkini mengenai perjalanan lyonnais di ligue 1 dan harapan mereka untuk mencapai kejayaan.

Prestasi Lyonnais Dalam Lyonnais Bulanan Hasil Ligue Membentuk Ikuti

Dalam ligue 1, kami akan Lyonnais Dalam Strategi Fokus Analisis Hasil Kepada Mendapatkan Juga menganalisis prestasi pemain dan strategi yang digunakan oleh jurulatih, dalam artikel ini, lyonnais: papan kedudukan dan hasil ligue 1 terkini.

Kalila Untsa - detikEdu
Minggu, 25 Okt 2026 07:01 WIB
Fidelma Zahria Saputri bersama keluarga angkatnya saat mengikuti pertukaran pelajar di AS pada 2021 lalu
Fidelma Zahria Saputri bersama keluarga angkatnya saat mengikuti pertukaran pelajar di AS pada 2021 lalu Foto: Dok. Fidelma
Jakarta -

Mengikuti program pertukaran pelajar ke Amerika Serikat (AS) bukan sekadar kesempatan merasakan sistem pendidikan yang berbeda. Bagi Fidelma Zahria Saputri, pengalaman tinggal bersama keluarga angkat atau host family juga memberinya pelajaran tentang toleransi, komunikasi, dan bagaimana orang-orang dari latar belakang berbeda saling memahami.

Pelajar asal Jawa Timur yang kini menjadi mahasiswa Hubungan Internasional di Universitas Negeri Jember (Unej) itu pernah mengikuti program pertukaran pelajar dan ditempatkan di Worcester, Massachusetts pada 2021 lalu. Selama setahun berada di sana, ia tidak hanya beradaptasi dengan kehidupan sekolah, tetapi juga belajar menjalani keseharian bersama keluarga yang memiliki latar belakang budaya dan agama berbeda.

Bagi Fidelma, salah satu kejutan budaya terbesar saat tinggal di AS adalah tuntutan untuk menggunakan bahasa Inggris sepanjang hari. Ia harus beralih dari kebiasaan berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia menjadi bahasa Inggris, baik di rumah maupun di sekolah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Langsung beralih dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris itu butuh adaptasi yang cukup menantang. Di rumah, orang tua tidak ada yang memakai bahasa Inggris, dan di sekolah pun penggunaannya sangat terbatas. Jadi harus berkomunikasi dalam bahasa Inggris terus-menerus kadang melelahkan, karena harus memastikan apa yang dikatakan itu benar," tuturnya pada detikEdu, Jumat (23/10/2026).

ADVERTISEMENT

Tantangan adaptasi tidak hanya berkaitan dengan bahasa. Fidelma juga tinggal bersama keluarga angkat yang menganut keyakinan berbeda dari dirinya.
Keluarga angkatnya menganut Unitarian Universalism, sebuah tradisi keagamaan yang menekankan kebebasan berkeyakinan dan penghormatan terhadap beragam pandangan spiritual. Sementara itu, Fidelma tetap menjalankan ibadah sebagai seorang muslim selama mengikuti program pertukaran pelajar.

Sebelum keberangkatan, peserta program diminta menulis surat perkenalan atau letter for host family. Surat tersebut berisi informasi tentang diri mereka, mulai dari hobi, mata pelajaran yang disukai, cita-cita, hingga kegiatan yang ingin dilakukan selama berada di AS. Melalui surat itu, calon keluarga angkat dapat mengenal para peserta sebelum menentukan siapa yang akan mereka terima di rumah.

Menurut Fidelma, keluarga angkatnya tertarik setelah membaca surat perkenalannya. Mereka mengetahui ia menyukai musik dan bernyanyi, bahkan menyiapkan sebuah keyboard untuknya. Padahal keluarga angkat dalam program tersebut merupakan sukarelawan yang tidak menerima bayaran untuk menampungnya.

"Host family saya bilang, 'Kami membaca suratmu, dear my future host family, I am Fidelma. Kamu suka menyanyi dan main musik, jadi kami bawakan keyboard dari sepupu kami.' Mereka menyiapkan keyboard untuk saya dari sepupunya," ungkapnya.

Bagi Fidelma, perhatian tersebut menunjukkan proses adaptasi bukan hanya menjadi tanggung jawab siswa pertukaran pelajar. Keluarga angkat juga berusaha mengenal kebiasaan, minat, dan kebutuhan anak yang tinggal bersama mereka. "Artinya mereka juga mau belajar mengenal kita, jadi adaptasinya datang dari kedua belah pihak," katanya.

Lupa Membawa Sajadah, Host Mom Cari di Amazon

Perhatian keluarga angkat menjadi salah satu pengalaman berkesan bagi Fidelma selama menjalani pertukaran pelajar di Amerika Serikat. Salah satunya terlihat dari cara mereka menghargai kebutuhan Fidelma sebagai seorang muslim untuk menjalankan ibadah.

Sejak awal tinggal bersama mereka, Fidelma berusaha menjelaskan kebiasaan ibadahnya, termasuk lima waktu salat dalam sehari. Ia memberi tahu keluarga angkatnya jika dirinya belum berada di ruang makan saat waktu makan siang, kemungkinan ia sedang menunaikan salat.

Bagi Fidelma, menjelaskan praktik ibadah tersebut dalam bahasa Inggris bukan perkara mudah. Ia harus mencari kata-kata yang tepat agar keluarga angkatnya memahami apa yang sedang ia lakukan dan mengapa hal itu penting baginya.

"Saya sendiri cepat beradaptasi karena saya menjelaskan semuanya sejak awal. Misalnya kalau saat makan siang saya belum ada di ruang makan, berarti saya sedang waktu salat. Ada lima waktu untuk beribadah, dan saya jelaskan dengan bahasa sebisa saya," ujarnya.

Perhatian keluarga angkatnya semakin terasa ketika Fidelma menyadari dirinya lupa membawa sajadah dari Indonesia. Meski ia tetap bisa salat tanpa sajadah khusus, host mom-nya justru berinisiatif mencarikan perlengkapan ibadah tersebut melalui lokapasar Amazon.

Dengan membuka Amazon lewat laptop, sang ibu angkat mencari sajadah yang sesuai dengan kebutuhan Fidelma. Perhatian yang ditunjukkan itu membuatnya terharu.

"Waktu itu saya juga lupa membawa sajadah, lalu host mom saya mencarikannya di Amazon lewat laptop, 'Is it the one that you're looking for?' Sebenarnya tidak apa-apa kalau tidak ada sajadah, tetapi mereka yang membelikan," katanya.

Merayakan Halloween dan Thanksgiving Bersama Host Family

Di sisi lain, Fidelma juga berkesempatan mengenal tradisi masyarakat AS melalui berbagai perayaan bersama keluarga angkatnya.Salah satunya adalah Halloween, perayaan yang berlangsung setiap 31 Oktober. Menjelang hari tersebut, Fidelma bersama host mom berburu kostum untuk dikenakannya.

Mereka pergi thrifting atau berburu barang bekas untuk mencari kostum bajak laut yang cocok. Pengalaman itu menjadi hal baru bagi Fidelma karena ia dapat terlibat langsung dalam persiapan perayaan yang sebelumnya hanya ia kenal dari cerita atau tayangan hiburan.

"Di sana untuk Halloween kita harus menyewa atau membeli kostum. Saya dan host mom pergi thrifting mencari kostum bajak laut yang cocok. Beliau sangat mendukung," ujarnya.

Fidelma Zahria Saputri mengenakan kostum bajak laut saat HalloweenFidelma Zahria Saputri mengenakan kostum bajak laut saat Halloween Foto: Dok. Fidelma

Selain Halloween, Fidelma juga berkesempatan merasakan Thanksgiving, perayaan yang sebelumnya belum pernah ia alami secara langsung.

Bagi Fidelma, hal yang paling berkesan bukan semata-mata hidangan yang tersaji, melainkan suasana kebersamaan bersama keluarga angkatnya. Mereka menghabiskan waktu dengan makan bersama di rumah.

Keluarga angkatnya menyiapkan berbagai makanan, termasuk kalkun isi dan gravy, saus yang kerap disajikan dalam perayaan tersebut. "Kami memasak besar, kalkun yang diisi serta gravy, saus yang identik dengan Thanksgiving, dan (ada juga) sparkling water," tuturnya.


Membawa Pulang Pelajaran tentang Komunikasi dan Apresiasi

Setelah kembali ke Indonesia, Fidelma menyadari pengalaman tinggal di AS turut mengubah cara pandangnya terhadap hubungan sosial. Salah satu perbedaan yang paling ia rasakan adalah kebiasaan memberikan pujian dan apresiasi secara langsung.

Menurutnya, orang-orang di AS lebih terbiasa mengungkapkan penghargaan atas hal-hal sederhana, seperti pakaian atau riasan. Sapaan pada pagi hari juga menjadi bagian dari interaksi yang ia ingat.

"Di Amerika kita penuh words of affirmation, orang suka memuji, misalnya 'I love your skirt, I love your makeup', sedangkan di Indonesia kadang gengsi. Di Amerika paginya 'good morning, rise and shine', di Indonesia kadang tidak ada, hanya dibangunkan untuk berangkat sekolah. Karena perbedaan itu kita bisa merasa 'kok di Amerika lebih dihargai daripada di Indonesia'," jelas Fidelma.

Selain membawa pulang perspektif baru tentang apresiasi, ia juga merasakan peningkatan kemampuan berbicara di depan umum . Selama mengikuti program, ia terbiasa berbicara dengan orang baru, membangun pertemanan, dan memperkenalkan Indonesia kepada orang-orang yang ditemuinya.

Keterampilan itu kemudian membantunya ketika mengikuti seleksi duta wisata di daerah asalnya. Fidelma bersyukur dapat terpilih menjadi perwakilan untuk tingkat provinsi.

"Setelah pulang saya ikut seleksi duta wisata di daerah saya dan alhamdulillah menjadi perwakilan untuk provinsi. Di sana saya memakai keterampilan itu untuk membangun komunikasi dengan orang-orang baru. Karena sudah terbiasa di Amerika, saya tahu harus membangun topik seputar apa, dan saya melakukan hal yang sama ketika mengobrol dengan orang Indonesia," katanya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Baku Tembak Dekat Festival di Ohio, 12 Orang Jadi Korban"
Analisis Hasil Perkembangan Tinjauan Apa Hasil Ligue 1 Fokus Ini(pal/pal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?
Hobi dan Mainan

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout
Hobi dan Mainan

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout

Foto Figure Art Toy Pakai HP Hasilnya Datar? Coba 5 Trik Cahaya dan Sudut Ini
Hobi dan Mainan

Foto Figure Art Toy Pakai HP Hasilnya Datar? Coba 5 Trik Cahaya dan Sudut Ini

Ingin Menjahit Sendiri di Rumah? Cek Kemampuan Mesin Jahit Mini Ini
Hobi dan Mainan

Ingin Menjahit Sendiri di Rumah? Cek Kemampuan Mesin Jahit Mini Ini

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
5 New Movie Recommendations for This Weekend

5 New Movie Recommendations for This Weekend

Why Are Halloween Decorations Identical to Orange and Black?

Why Are Halloween Decorations Identical to Orange and Black?

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads