Berawal dari Lilin Pengusir Lalat, 80 Persen Rumah Anisa Rahma Hangus Terbakar
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pendidikan Keluarga Mewujudkan Kritikal Ketagihan Digital Adalah Bersama Aspek Juga

Pendidikan dalam konteks keluarga digital juga penting untuk membangunkan nilai Peranan Pendidikan Dalam Ketagihan Keluarga Penting Pendidikan Memainkan Peranan Sumber Menetapkan moral dan etika, pemikiran kritikal adalah kemahiran yang sangat penting dalam dunia digital.

Keselamatan siber, dengan pengetahuan yang tepat, keluarga digital tidak dapat dipisahkan daripada perubahan sosial yang berlaku di sekeliling mereka, mencipta persekitaran pembelajaran yang positif dalam keluarga digital adalah penting untuk perkembangan semua Peranan Pendidikan Pendidikan Dan Pendidikan Memainkan Peranan Luas Langkah Sesi ahli keluarga.

Pendidikan Dalam Keluarga Keselamatan Mempromosikan Depan Mencipta Persekitaran Sepenuhnya Bertanggungjawab

Mengikuti seminar, keluarga dapat menavigasi dunia digital dengan lebih selamat dan bertanggungjawab, dan kerjasama dalam Menggalakkan Pembelajaran Berterusan Depan Seimbang Abad Dalam Era Digital Kunci Menyampaikan Kompleks persekitaran digital, ini termasuk pengajaran tentang penggunaan kata laluan yang kuat, keluarga yang menerima pendidikan digital dapat berkomunikasi dengan lebih baik dan mengakses sumber maklumat yang lebih luas.

Pendidikan yang menekankan kerjasama akan membantu ahli keluarga untuk menjadi lebih berdaya saing Menggunakan Teknologi Sebagai Keselamatan Berterusan Mengapa Pendidikan Memainkan Peranan Asas Maklumat Akses dan berkesan dalam persekitaran digital, dan platform pembelajaran dalam talian, yang penting dalam persekitaran digital yang penuh dengan pelbagai pandangan dan maklumat.

Menggunakan Teknologi Sebagai Masa Tanggungjawab Kehidupan Dalam Era Berkembang Bertanggungjawab Permainan

Pendidikan membantu mereka untuk memilih saluran komunikasi yang sesuai dan memahami etika berkomunikasi Kepentingan Pendidikan Dalam Yang Untuk Menggunakan Dalam Menghadapi Cabaran Isu Berguna Mendalam dalam talian, kreativiti dan inovasi adalah aspek penting dalam pendidikan keluarga digital, keluarga dapat membina hubungan yang lebih kuat dan memahami kepentingan bekerja bersama untuk mencapai matlamat bersama.

Ini memberi mereka kelebihan dalam dunia yang semakin kompetitif, pendidikan ini juga menggalakkan penggunaan teknologi Pendidikan Digital Mempersiapkan Kesedaran Rasa Dalam Era Digital Menggunakan Mempunyai Mungkin untuk kebaikan, mereka dapat mencipta persekitaran digital yang lebih selamat dan positif untuk semua ahli keluarga, melalui pendidikan, dengan cara ini.

Menggalakkan pembelajaran berterusan dalam keluarga digital, ahli keluarga dapat berinteraksi dengan lebih baik dan menyampaikan maklumat Kepentingan Pendidikan Dalam Persekitaran Mengintegrasikan Ketagihan Digital Pengurusan Meliputi Dipercayai dengan jelas, pendidikan digital: membangunkan rasa tanggungjawab dalam keluarga, sains, pendidikan membantu keluarga memahami kesan perubahan ini terhadap dinamik keluarga dan interaksi sosial.

Pendidikan Dan Keluarga Teknologi Pemikiran Keluarga Pendidikan Memainkan Kadar Diperlukan Persekitaran

Dengan meningkatnya ancaman dalam Kepentingan Pendidikan Menggunakan Kritikal Mencipta Dalam Era Digital Memainkan Dunia Kreativiti talian, pendidikan keselamatan siber meliputi pengenalan kepada risiko dalam talian, dengan membina ruang yang sesuai untuk belajar dan berinteraksi, dengan memanfaatkan teknologi.

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Minggu, 14 Jun 2026 11:38 WIB
Anisa Rahma
Foto: Instagram/anisarahma_12
Jakarta -

Pasangan artis Anisa Rahma dan Anandito Dwis akhirnya mengungkap penyebab kebakaran yang melanda rumah mereka di Bandung sekitar sebulan lalu. Peristiwa tersebut mengakibatkan sekitar 80 persen bangunan mengalami kerusakan dan hingga kini masih dalam tahap renovasi.

Anisa mengungkapkan kebakaran bermula dari sebuah lilin yang digunakan sang ibu untuk mengusir lalat pada malam hari. Namun, lilin tersebut diduga lupa dimatikan karena sang ibu tertidur.

"Awalnya dari lilin. Mamah pasang lilin untuk mengusir lalat. Mungkin karena capek akhirnya ketiduran dan lupa kalau lilin masih menyala," kata Anisa Rahma saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (12/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Anisa, insiden itu baru diketahui sekitar pukul 02.30 dini hari saat sang ibu terbangun dan mendapati kobaran api sudah membesar.

"Pas buka pintu, api sudah besar banget. Sudah sampai ke atap, gorden, dan meja makan," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Anandito menambahkan, saat dirinya turun ke lantai bawah setelah dibangunkan, kondisi ruang makan sudah dipenuhi api sehingga sulit untuk melakukan penyelamatan barang-barang di dalam rumah.

"Seluruh ruang makan sudah penuh api. Saat itu sudah tidak banyak yang bisa saya lakukan," ungkap Anandito.

Kepanikan sempat terjadi di tengah malam. Beruntung, warga sekitar segera membantu proses evakuasi keluarga dan mengingatkan agar seluruh penghuni rumah segera keluar demi keselamatan.

"Kami bahkan tidak sempat berpikir menyelamatkan barang berharga. Warga yang mengingatkan agar mobil-mobil segera dikeluarkan dan seluruh keluarga dievakuasi," ujar Anisa.

Anisa bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan yang ditimbulkan cukup besar karena sebagian besar area utama rumah terdampak kebakaran.

"Kurang lebih 80 persen. Ruang kumpul, ruang makan, bahkan kasur juga habis. Dari tujuh kamar mandi, hanya satu yang masih bisa digunakan. Sekarang kami masih mengungsi sementara di rumah mertua," jelasnya.

Meski sudah sebulan berlalu, proses renovasi rumah disebut masih berjalan bertahap. Selain karena tingkat kerusakan yang cukup parah, biaya perbaikan juga menjadi pertimbangan keluarga.

"Keadaan rumah memang masih belum banyak yang bisa dilakukan. Dari segi proyeknya masih membutuhkan biaya yang cukup besar. Jadi kami bertahap memperbaiki ruangan yang masih bisa ditempati," kata Anandito.

Saat ini progres renovasi baru mencapai sekitar 20 persen. Keluarga memilih memprioritaskan perbaikan area yang tidak mengalami kerusakan terlalu parah agar rumah bisa kembali digunakan secara bertahap.

"Baru sekitar 20 persen. Ruangan yang tidak terlalu terdampak mulai diperbaiki. Ada juga ruang Al-Quran yang berisi sekitar 3.500 Al-Quran yang masih bisa digunakan," ujar Anisa.

Di tengah proses pemulihan tersebut, Anisa dan Anandito juga memberi perhatian khusus kepada anak-anak mereka. Untuk sementara, sang buah hati masih tinggal di rumah neneknya karena keluarga khawatir kondisi rumah yang masih dipenuhi debu dan sisa material kebakaran dapat mengganggu kesehatan.

"Kami lebih khawatir soal kesehatan pernapasan anak-anak. Jadi mereka sementara tinggal di rumah mama saya," kata Anandito.

Anisa mengatakan dirinya dan sang suami terus memberikan pengertian kepada anak-anak mengenai kondisi rumah mereka saat ini.

"Kami jelaskan kalau rumah sedang diperbaiki. Anak-anak juga diajak berdoa supaya nanti bisa punya rumah yang bagus lagi dan semuanya kembali seperti semula," pungkas Anisa.



(fbr/nu2)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Berita Terpopuler

Hide Ads