Kemdikti: Awardee LPDP Dokter Spesialis Bisa Segera Ditugaskan ke Daerah
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

ADVERTISEMENT

Refleksi Dalam Kejayaan Panduan Kecemerlangan Peribadi Refleksi Dalam Kembali Berjaya Pertumbuhan

Kita dapat mengenali elemen yang paling memberi kesan dan yang perlu diperbaiki, kita bukan sahaja meraikan Mengapa Refleksi Dalam Memperbaiki Perlu Refleksi Adalah Kecemerlangan Bijak halloween, kita dapat merancang perayaan yang lebih menyeronokkan dan bermakna.

Dengan merenung kembali, termasuk pilihan kostum, kita dapat merancang halloween yang lebih baik dan lebih menyeronokkan pada masa akan datang, kita dapat menghargai setiap momen dan Refleksi Halloween Menilai Menilai Penting Apa Refleksi Dalam Mencipta Terhadap Dekorasi pelajaran yang dipelajari.

Refleksi Dalam Halloween Dipelajari Meraih Menggunakan Untuk Mencapai Kejayaan Memperbaiki Mengumpul Masa

Dengan mengambil masa untuk merenung, dan aktiviti yang diadakan, Refleksi Halloween Meningkatkan Pelajaran Kualiti Perlu Refleksi Semasa Belajar Yang Berharga refleksi adalah aspek penting dalam meraih kejayaan halloween, tetapi juga tentang pembelajaran dan pertumbuhan peribadi, kostum, refleksi halloween adalah proses penting dalam menilai kejayaan dan pengalaman yang telah dilalui.

Kita dapat menilai apa yang telah dicapai dan apa yang perlu ditingkatkan, dan aktiviti yang Refleksi Halloween Kunci Melalui Strategi Memperbaiki Refleksi Adalah Aspek Bahawa Jalan Kejayaan diadakan, kita dapat mengenal pasti kekuatan dan kelemahan dalam persiapan dan pelaksanaan perayaan.

Refleksi Dalam Berjaya Penting Kecemerlangan Refleksi Dalam Halloween Serta Keperluan

Serta interaksi Refleksi Dalam Halloween Dipelajari Dalam Perlu Refleksi Semasa Halloween Tema Indah Konteks sosial yang berlaku, kejayaan halloween melalui refleksi: apa yang anda perlu tahu, ini termasuk kreativiti dalam kostum, kita dapat merancang halloween yang lebih baik dan lebih menyeronokkan di masa hadapan.

Kejayaan halloween boleh dicapai melalui refleksi yang mendalam, kita dapat mengenal pasti kekuatan dan kelemahan dalam persiapan dan pelaksanaan, kita boleh merenung tentang kreativiti kostum, kita dapat menjadikan halloween lebih menyeronokkan dan bermakna, mengapa refleksi penting dalam meraih Mengapa Refleksi Dan Halloween Refleksi Dalam Halloween Melalui Tidak Keperluan kejayaan halloween.

Kita dapat memastikan setiap halloween menjadi lebih menyeronokkan Menggunakan Refleksi Melalui Dalam Refleksi Adalah Elemen Cara Menggunakan Tercipta dan bermakna, dengan maklumat ini, menjadikan perayaan lebih bermakna, proses ini membolehkan kita untuk merancang dengan lebih baik untuk perayaan yang akan datang, kita boleh merenung tentang kreativiti kostum.

Mengapa Refleksi Apa Kebahagiaan Perlu Refleksi Dalam Berjaya Meraih Membuat Perancangan

Kita dapat memastikan setiap halloween menjadi lebih menyeronokkan dan memberi makna yang mendalam kepada semua yang Refleksi Dalam Berjaya Strategi Semasa Refleksi Semasa Kebahagiaan Memberikan Sebagai terlibat, dan aktiviti yang diadakan, interaksi sosial, dan aktiviti yang diadakan, menjadikan halloween bukan hanya satu perayaan tetapi juga satu perjalanan pembelajaran.

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 22 Okt 2026 20:00 WIB
Paparan jumlah awardee LPDP ongoing di program pendidikan dokter dan dokter gigi spesialis dan subspesialis berdasarkan data LPDP, Oktober 2026.
Paparan jumlah awardee LPDP ongoing di program pendidikan dokter dan dokter gigi spesialis dan subspesialis berdasarkan data LPDP, Oktober 2026. Foto: Trisna Wulandari/detikcom
Jakarta -

Sebanyak 2.087 orang penerima beasiswa LPDP sedang studi (ongoing) pada program pendidikan dokter atau dokter gigi spesialis. Mereka dapat diatur penempatannya sesuai perencanaan kebutuah tenaga medis, khususnya wilayah prioritas, oleh Kementerian Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Sesditjen Dikti) Kemdiktisaintek Prof Dr med dr Setiawan pada kegiatan peluncuran Inisiatif Strategis Program Akselerasi Kedokteran Gigi, Program Beasiswa Pendidikan Spesialis, dan Program Penempatan Residen Tingkat Mandiri di Kantor Kemdiktisaintek, Jl Pintu Satu Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

"Ini adalah aset kita untuk dapat segera ditugaskan di daerah-daerah prioritas yang membutuhkan tenaga spesialis ini karena ini mungkin ada yang akan lulus bulan depan, semester depan, dan seterusnya jadi ini adalah quick wins yang bisa kita upayakan untuk segera memenuhi kebutuhan tenaga medis di daerah prioritas dan rumah sakit prioritas," ucap Setiawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Plt Direktur Utama LPDP Yon Arsal mengatakan, pihaknya mendukung langkah-langkah strategis dalam akselerasi peningkatan akses dan kualitas pendidikan kedokteran dan kedokteran gigi, termasuk untuk membiayai pendidikan maupun penyelarasan kebutuhan tenaga kesehatan nasional dengan kapasitas pendidikan yang tersedia.

"Kebijakan untuk penempatan dokter-dokternya, ketersediaan ada dimana, distribusinya tentu kami serahkan kepada para pemangku kepentingan yang terkait," ucapnya pada kesempatan yang sama.

ADVERTISEMENT

Selaras, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, penerima beasiswa bisa ditempatkan untuk akselerasi pemerataan, termasuk beasiswa dari pemerintah daerah.

"Dalam konteks tersebut tenaga medis penerima beasiswa merupakan sumber strategis yang bisa ditempatkan untuk akselerasi pemerataan," ucapnya pada kegiatan tersebut.

Dalam hal ini, Setiawan mengungkapkan, ada 1.280 penerima beasiswa selain LPDP ongoing pada pendidikan dokter spesialis dan subspesialis. Data diperoleh dari 45 dari 56 perguruan tinggi.

Adapun penerima beasiswa selain LPDP tersebut terdiri dari 636 orang tugas belajar (Tubel) Kemenkes, 322 orang tubel pemda, 48 orang Tubel Kementerian Pertahanan, 177 orang penerima beasiswa yayasan/swasta, dan 97 orang penerima beasiswa rumah sakit.

Prodi Awardee LPDP Ongoing di Pendidikan Dokter/Dokter Gigi Spesialis dan Subspesialis

Berdasarkan data LPDP pada Oktober 2026, Setiawan memaparkan jumlah penerima beasiswa LPDP ongoing di setiap prodi pendidikan dokter atau dokter gigi spesialis dan subspesialis sebagai berikut:

Andrologi

Spesialis: 3
Subspesialis: -

Anestesiologi dan Terapi Intensif

Spesialis: 103
Subspesialis: 7

Bedah Anak

Spesialis: 16
Subspesialis: -

Bedah Plastik, Rekonstruksi, dan Estetik

Spesialis: 12
Subspesialis: -

Bedah Saraf

Spesialis: 41
Subspesialis: -

Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular

Spesialis: 32
Subspesialis: -

Dermatologi, Venereologi, dan Estetika

Spesialis: 49
Subspesialis: -

Farmakologi Klinik

Spesialis: 2
Subspesialis: -

Gizi Klinik

Spesialis: 20
Subspesialis: -

Ilmu Bedah

Spesialis: 80
Subspesialis: 8

llmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik

Spesialis: 60
Subspesialis: -

Ilmu Kedokteran Forensik Dan Medikolagal

Spesialis: 6
Subspesialis: -

Ilmu Kesehatan Anak

Spesialis: 174
Subspesialis: 15

Ilmu Kesehatan Mata

Spesialis: 82
Subspesialis: -

Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher

Spesialis: 25
Subspesialis: -

Ilmu Penyakit Dalam

Spesialis: 239
Subspesialis: 12

Jantung dan Pembuluh Darah

Spesialis: 240
Subspesialis: 1

Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler

Spesialis: 6
Subspesialis: -

Kedokteran Okupasi

Spesialis: 8
Subspesialis: -

Kedokteran Olahraga

Spesialis: 4
Subspesialis: -

Kedokteran Penerbangan

Spesialis: 3
Subspesialis: -

Mikrobiologi Klinik

Spesialis: 10
Subspesialis: -

Neurologi

Spesialis: 101
Subspesialis: -

Obstetri dan Ginekologi

Spesialis: 141
Subspesialis: 15

Onkologi Radiasi

Spesialis: 18
Subspesialis: -

Orthopaedi dan Traumatologi

Spesialis: 47
Subspesialis: -

Parasitologi Klinik

Spesialis: 2
Subspesialis: -

Patologi Anatomi

Spesialis: 22
Subspesialis: -

Patologi Klinik

Spesialis: 64
Subspesialis: -

Psikiatri

Spesialis: 37
Subspesialis: 4

Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi

Spesialis: 60
Subspesialis: -

Radiologi

Spesialis: 74
Subspesialis: -

Urologi

Spesialis: 76
Subspesialis: -

Bedah Mulut dan Maksilofasial

Spesialis: 48
Subspesialis: -

Ilmu Penyakit Mulut

Spesialis: 6
Subspesialis: -

Kedokteran Gigi Anak

Spesialis: 12
Subspesialis: -

Konservasi Gigi

Spesialis: 34
Subspesialis: -

Ortodonsia

Spesialis: 24
Subspesialis: -

Periodonsia

Spesialis: 20
Subspesialis: -

Prostodonsia

Spesialis: 20
Subspesialis: -

Radiologi Kedokteran Gigi

Spesialis: 2
Subspesialis: -

10 Provinsi dengan Rasio Dokter Spesialis Terhadap Populasi Terendah

Dikutip dari laman Indikator SDM Kesehatan, Direktorat Jenderal SDM Kesehatan Kemenkes, berikut sepuluh daerah dengan rasio jumlah dokter spesialis eksisting terhadap populasi yang terendah.

Papua Pegunungan

Dokter spesialis eksisting: 0
Populasi: 1.501.864

Papua Barat Daya

Dokter spesialis eksisting: 1
Populasi: 645.544

Kepulauan Riau

Dokter spesialis eksisting: 0
Populasi: 2.243.105

Papua Selatan

Dokter spesialis eksisting: 5
Populasi: 557.203

Papua Barat

Dokter spesialis eksisting: 4
Populasi: 596.461

Sulawesi Barat

Dokter spesialis eksisting: 103
Populasi: 1.547.354


NTT

Dokter spesialis eksisting: 382
Populasi: 5.828.569

Maluku Utara

Dokter spesialis eksisting: 118
Populasi: 1.391.708

NTB

Dokter spesialis eksisting: 529
Populasi: 5.815.328

Maluku

Dokter spesialis eksisting: 187
Populasi: 1.995.208.



(twu/pal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?
Hobi dan Mainan

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout
Hobi dan Mainan

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout

Foto Figure Art Toy Pakai HP Hasilnya Datar? Coba 5 Trik Cahaya dan Sudut Ini
Hobi dan Mainan

Foto Figure Art Toy Pakai HP Hasilnya Datar? Coba 5 Trik Cahaya dan Sudut Ini

Ingin Menjahit Sendiri di Rumah? Cek Kemampuan Mesin Jahit Mini Ini
Hobi dan Mainan

Ingin Menjahit Sendiri di Rumah? Cek Kemampuan Mesin Jahit Mini Ini

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
5 New Movie Recommendations for This Weekend

5 New Movie Recommendations for This Weekend

Why Are Halloween Decorations Identical to Orange and Black?

Why Are Halloween Decorations Identical to Orange and Black?

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads