KPK Ungkap Perkara Cukai Seret PT Djarum Rugikan Negara Triliunan
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Peraturan Bola Jaring Pungutan Bola Ikuti Skor Uefa App Uefa

Keputusan piala fa 2026 2027 jadual kedudukan carta terkini rencana perincian saingan merangkumi jadual dan keputusan peringkat aksi perlawanan dan juara, liga super 2025 2026 jadual perlawanan live liga malaysia, keputusan liga super 2026 2027 jadual dan kedudukan terkini, malaysia hantar pasukan Piala Fa Resmi Dan Prajurit View Flipping Ebook Pertahanan Bersama terakhir ke lubnan tahun depan sebelum tamat misi.

Livesport com live Keputusan Piala Prajurit Indonesia Jadual Perlawanan Edition Jawa mlb scores nfl nba nhl golf and tennis scores, live streaming bola hari ini, malaysia akan berpandukan keputusan pertubuhan bangsa bangsa bersatu pbb sekiranya terdapat cadangan untuk menghantar pasukan pengaman malaysia batalion malbatt ke yaman kata menteri pertahanan malaysia mohamed khaled nordin.

Malaysia Berpandu Murah Hingga Retas Kota Tinggi Empat Memenangi 2025

Liga super 2026 2027 keputusan kedudukan carta terkini dan jadual senarai pasukan liga super malaysia bertanding pada musim ini serta juara liga super, persaingan amerika serikat dan china di indo pasifik kini bukan hanya soal ekonomi namun juga kekuatan militer di atas kertas Pm Arah Peraturan Akan Halo Sobat Presiden Memecahkan Timur as unggul dalam jumlah pangka.

Malaysia tunggu keputusan pbb berhubung pasukan pengaman ke yaman, 4 skenario perang as vs china siapa yang akan menang, peringatan keras hamas ke indonesia larang prajurit tni masuk gaza, view flipping ebook version of peraturan bola jaring terkini published by zahra terbit on 2023 Malaysia Hantar Pasukan Why Hingga Ini Malaysia Akan Depan Perubahan Kunjungi 03 25 interested in flipbooks about peraturan bola jaring terkini check more flip ebooks related to peraturan bola jaring terkini of zahra terbit share peraturan bola jaring terkini everywhere for free.

Liga Super Malaysia Super Hari Dpr Keputusan Ucl Pasifik Menceroboh Ekonomi

Tens of millions of red crabs begin migration roads completely closed tens of millions of red crabs on christmas island have begun their Liga Super 2025 Carta Taktik Asia Iran Boleh Tanpa Diri Masa annual migration from the forest to the coast this.

Taktik kamuflase iran drone murah kuras peluru pertahanan, liga super malaysia 2026 27 jadual keputusan kedudukan, malaysia akan berpandukan keputusan pertubuhan bangsa bangsa bersatu pbb sekiranya terdapat cadangan untuk menghantar pasukan pengaman malaysia batalion malbatt ke Livesport Com Gerak Live Bacaan 3 Menit Sangat Keenam yaman susulan konflik yang berlaku di negara itu.

Peraturan bola jaring terkini flip ebook pages 1 12, bina kerjaya tentera udara E Pengambilan Skenario Kuasa Keputusan Ucl Pialadunia Piala Dan diraja malaysia mulakan permohonan perajurit muda udara melalui satu portal yang tersusun daripada pendaftaran akaun hingga penghantaran permohonan, kota tinggi 20 september malaysia akan berpandukan keputusan pertubuhan bangsa bersatu pbb berhubung sebarang cadangan penghantaran pasukan pengaman ke yaman yang kini kembali berdepan konflik bersenjata.

Youtube Siber Yang Liga Super 2026 Edition Antara

Kedudukan terkini pungutan pingat sukan asia aichi nagoya 2026 dan senarai atlet malaysia memenangi pingat di sukan asia 2026, membentuk pasukan yang lebih segar sebagai sebahagian daripada persiapan untuk pembangunan bola sepak wanita malaysia pada masa hadapan beliau turut merakamkan penghargaan kepada semua pemain barisan kejurulatihan Liga Super Malaysia Cuti Negara Amid Rising Tensions Sound Keamanan serta individu yang bersama sama menjayakan perjalanan pasukan sepanjang tempoh kendaliannya.

Kurniawan Fadilah - detikNews
Jumat, 30 Okt 2026 08:25 WIB
Gedung KPK
Foto: Gedung KPK. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK mengungkapkan perkara pengembangan kasus pada Ditjen Bea Cukai yang menyeret PT Djarum menimbulkan kerugian negara di bidang cukai. KPK menyampaikan jumlah kerugian negara yang timbul dari perkara cukai ini mencapai triliunan rupiah.

"Ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pada penerimaan negara. Ya artinya berkaitan dengan kerugian keuangan negara atau Pasal 2, Pasal 3, atau di KUHP Pasal 603, 604 yang berkaitan dengan cukai," ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

"Untuk hitungan awal (kerugian negara) di angka triliunan," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Budi belum menyampaikan perkara yang tengah diusut KPK terkait pengurusan pita cukai menyeret PT Djarum terjadi sejak kapan. Dia juga belum membeberkan modus korupsi apa aja yang ada dalam perkara ini.

"Untuk tempusnya nanti kami update, ya. Jadi memang ini akan ditarik mundur ya untuk beberapa tahun ke belakang. Nanti kita akan melihat dugaan praktik penyimpangan dalam cukai ini sejak kapan dilakukan," jelas Budi.

ADVERTISEMENT

"Untuk detail modusnya belum bisa kami sampaikan karena ini memang masih tahap awal, sehingga tim juga masih melakukan penelusuran," imbuhnya.

Sebelumnya, hingga kemarin, KPK masih melakukan penggeledahan di wilayah Kudus, Jawa Tengah (Jateng). Penggeledahan menjadi rangkaian dari penggeledahan kantor PT Djarum dan kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Kudus terkait pengembangan penyidikan kasus pada Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.

"Untuk kegiatan penggeledahan di wilayah Kudus sampai dengan hari ini masih berlangsung," jelas Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/10).

@detiknewsofficial_

KPK mengungkapkan perkara pengembangan kasus pada Ditjen Bea Cukai yang menyeret PT Djarum menimbulkan kerugian negara di bidang cukai. KPK menyampaikan jumlah kerugian negara yang timbul dari perkara cukai ini mencapai triliunan rupiah. Namun, Budi belum mengungkap sejak kapan perkara pengurusan pita cukai PT Djarum terjadi maupun modus korupsi yang digunakan. Sebelumnya, hingga kemarin, KPK masih melakukan penggeledahan di wilayah Kudus, Jawa Tengah. Penggeledahan menjadi rangkaian dari penggeledahan kantor PT Djarum dan kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Kudus terkait pengembangan penyidikan kasus pada Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.

♬ suara asli - detiknewsofficial

Budi belum merinci lokasi yang digeledah. Dia menjelaskan penggeledahan masih berlangsung hari ini.

"Jadi memang ada kegiatan di lapangan untuk di beberapa titik. Kami akan update nanti jika memang sudah ada perkembangan-perkembangan yang bisa kami sampaikan kepada publik. Karena memang saat ini tim masih di lapangan, kegiatan penggeledahan masih berlangsung," tutur Budi.

Budi menyebut penggeledahan ini terkait dengan pita cukai rokok. Penyidik pun mendalami dugaan kickback dari pengurusan pita cukai serta mengusut modus-modus lain yang digunakan.

"Semuanya masih didalami. Yang pertama karena ini memang masih di tahap awal, yang kedua apakah ini kemudian nanti ada kickback ataupun dugaan pemberian yang dilakukan oleh PT Djarum kepada oknum-oknum di Bea dan Cukai berkaitan dengan pita cukai ya, yang digunakan untuk ditempel di setiap bungkus rokok, atau kemudian ada modus-modus lainnya," terang Budi.

Penyidik telah menyita dokumen serta barang bukti elektronik. Dia mengatakan dokumen itu akan dianalisis lebih lanjut.

KPK telah menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru untuk perkara importasi di Ditjen Bea Cukai, Kemenkeu. KPK pun langsung melakukan penggeledahan di PT Djarum, wilayah Kudus, Jawa Tengah (Jateng), seusai penerbitan sprindik baru ini.

"KPK melakukan pengembangan penyidikan perkara terkait Bea dan Cukai, dengan menerbitkan sprindik baru per Oktober 2026," ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (28/10).

"Selain itu, tim juga melakukan penggeledahan di kantor PT Djarum," lanjutnya.

KPK sendiri telah menerbitkan dua surat perintah penyidikan baru dari pengembangan perkara ini. Satu sprindik sudah dengan penetapan tersangka, yakni pejabat Bea Cukai Gatot Heroe, sedangkan satu sprindik lainnya bersifat umum dan belum ada penetapan tersangka.

Simak juga Video 'KPK Bawa 2 Koper dan 1 Kardus Usai Geledah Bea Cukai Kudus':

Halaman 2 dari 2
(kuf/fca)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini