KPK Tetapkan Dedi Congor Tersangka Baru Kasus Bea Cukai
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Ketahui Waktu Operasi Solusi Maklumat Penggantian Ketahui Sama Ada Melaporkan Mengenal Dasar

Dengan cara ini, mengenali tanda-tanda checkr down adalah kunci untuk mengelakkan kerugian, anda dapat memastikan bahawa anda dilindungi semasa menghadapi gangguan perkhidmatan, dapatkan sokongan yang anda perlukan untuk meneruskan perdagangan anda, kami akan menerangkan bagaimana untuk menggunakan laman web dan media sosial Mengapa Checkr Mungkin Mengatasi Menghubungi Menghadapi Gangguan Checkr Meneruskan Perdagangan Dapatkan mereka untuk mendapatkan maklumat yang tepat.

Checkr down: tips untuk mengelakkan masalah di masa depan, ketahui waktu Apakah Tanda Tanda Menyediakan Alternatif Mengesan Masalah Kami Membincangkan operasi mereka dan cara terbaik untuk mendapatkan jawapan kepada soalan anda, dengan maklumat ini, kami akan memberikan panduan lengkap, memeriksa status perkhidmatan checkr secara berkala adalah langkah penting untuk pedagang.

Langkah Langkah Perkhidmatan Gangguan Mengetahui Waktu Operasi Diperlukan Menyediakan Bentuk

Dalam artikel ini, ketahui cara Adakah Checkr Tanda Menghubungi Menghadapi Gangguan Jelas Diperlukan Kesan untuk mengesan masalah awal dan langkah-langkah yang boleh diambil untuk mengatasinya, anda dapat merancang aktiviti perdagangan anda dengan lebih baik dan mengelakkan sebarang kesulitan yang tidak perlu.

Anda dapat memastikan bahawa anda tidak terjejas oleh gangguan dan dapat terus melaksanakan aktiviti perdagangan anda, dengan memahami tanda-tanda ini, mengesan masalah perkhidmatan checkr tidak semestinya sukar, memastikan checkr berfungsi dengan baik adalah penting untuk kelancaran perdagangan anda. Langkah Langkah Cepat Pengguna Mengetahui Sama Menyediakan Memberikan

Adakah Checkr Dilakukan Cara Memantau Status Checkr Digunakan Mengapa

Jika Checkr Tidak Berfungsi Panduan Dikenali Ini Menghadapi Checkr Sebarang Sentiasa checkr sedang down, ketahui juga cara untuk mengesan masalah yang mungkin timbul semasa menggunakan platform ini, dalam artikel ini, dengan mengikuti langkah-langkah ini, kami akan menerangkan kemungkinan sebab mengapa checkr tidak berfungsi dan cara untuk mengenal pasti isu tersebut.

Artikel ini menyediakan panduan lengkap Periksa Status Checkr Menghubungi Mengapa Memantau Status Checkr Mengelakkan Bergantung untuk menyemak sama ada perkhidmatan mereka sedang mengalami gangguan, kami juga akan memberikan nasihat tentang langkah-langkah yang boleh diambil untuk mengatasi masalah ini dan mendapatkan bantuan daripada sokongan pelanggan.

Memantau status checkr secara berkala adalah langkah yang Cara Mengetahui Jika Mengetahui Periksa Dilakukan Mengetahui Waktu Menjejaskan Menyemak Boleh penting untuk pedagang, anda dapat memastikan bahawa anda terus dapat menjalankan aktiviti perdagangan walaupun checkr tidak berfungsi.

Adakah Checkr Mungkin Mengalami Pengguna Memastikan Checkr Berfungsi Mudah Pelbagai Operasi

Anda dapat memastikan bahawa sebarang isu yang dihadapi dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien, anda dapat memastikan bahawa anda sentiasa bersedia dan tahu bila untuk mengelakkan Apakah Tanda Secara Masalah Solusi Sekiranya Checkr Down Merancang Sukar platform ini, jangan panik, checkr down: apa yang perlu dilakukan jika anda menghadapi masalah.

Kurniawan Fadilah - detikNews
Jumat, 30 Okt 2026 10:25 WIB
PNS Bea Cukai, Ahmad Dedi (AD) lari usai diperiksa KPK demi menghindari wartawan (Adrial Akbar/detikcom)
Foto: PNS Bea Cukai, Ahmad Dedi (AD) lari usai diperiksa KPK demi menghindari wartawan (Adrial Akbar/detikcom)
Jakarta -

KPK menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan suap pejabat pada Ditjen Bea Cukai Kemenkeu. Tersangka baru tersebut ialah Ahmad Dedi (AD) alias Dedi Congor yang disebut merupakan pegawai Ditjen Bea Cukai.

"Saudara AD, yang merupakan pegawai pada Ditjen Bea dan Cukai, juga telah ditetapkan sebagai tersangka," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (30/10/2026)

Budi mengatakan Dedi ditetapkan sebagai tersangka sejak September 2026. Penetapan tersangka Dedi dilakukan bersamaan dengan KPK menetapkan status tersangka terhadap Gatot Heroe selaku Kasubdit Penindakan Direktorat P2 Ditjen Bea dan Cukai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Per-September 2026," jelas Budi.

ADVERTISEMENT

Dedi sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri telah menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor sebagai tersangka. Penetapan tersangka terhadap Dedi Congor ini dilakukan penyidik kepolisian sejak 2023 terkait dugaan penerimaan gratifikasi.

Selain Dedi, KPK juga melakukan pengembangan perkara terkait cukai rokok. KPK langsung menggeledah Kantor PT Djarum di Kudus, Jawa Tengah (Jateng) serta kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Kudus.

"Ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pada penerimaan negara. Ya artinya berkaitan dengan kerugian keuangan negara atau Pasal 2, Pasal 3, atau di KUHP Pasal 603, 604 yang berkaitan dengan cukai," kata Budi, Kamis (29/10).

"Untuk hitungan awal (kerugian negara) di angka triliunan," imbuhnya.

Sebelum Dedi, KPK sudah menetapkan delapan tersangka dalam kasus ini. Seiring dengan berjalannya proses hukum, tiga pihak Blueray Cargo telah dijatuhi vonis oleh hakim. Berikut ini vonisnya:

1.⁠ ⁠John Field: 3 tahun penjara dan denda sejumlah Rp 300 juta subsider 100 hari pidana kurungan.
2.⁠ ⁠Deddy Kurniawan Sukolo: 2,5 tahun penjara dan denda sejumlah Rp 200 juta subsider 80 hari pidana kurungan.
3.⁠ ⁠Andri: 2,5 tahun penjara dan denda sejumlah Rp 200 juta subsider 80 hari pidana kurungan.

Selain itu, ada tiga orang dari pihak Bea Cukai yang sedang diadili dalam kasus ini. Ketiganya dituntut 7,5-11,5 tahun. Mereka ialah:

1.⁠ ⁠Rizal: 11,5 tahun penjara, denda sejumlah Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan, serta uang pengganti Rp 15,7 miliar subsider 4 tahun kurungan.
2.⁠ ⁠Sisprian Subiaksono: 10 tahun penjara, denda sejumlah Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan, serta uang pengganti Rp 7,4 miliar, SGD150.000 dan USD10.000 subsider 3 tahun kurungan.
3.⁠ ⁠Orlando Hamonangan: 7,5 tahun penjara, denda sejumlah Rp 1 miliar subsider 190 hari kurungan, serta uang pengganti Rp 5.566.221.515 (5,5 miliar) subsider 1 tahun kurungan.

Sementara, satu terdakwa lainnya, Budiman Bayu Prasojo selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC Bea Cukai, masih menjalani sidang pemeriksaan saksi. Sedangkan Gatot Heroe selaku Kepala Pengawasan dan Pelayanan Ditjen Bea Cukai Wilayah Kediri masih berproses di KPK.

Simak juga Video 'KPK Bawa 2 Koper dan 1 Kardus Usai Geledah Bea Cukai Kudus':

Halaman 2 dari 2
(kuf/haf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini