Bocoran Hashim: Shopee-GoTo Pungut Pajak Digital Mulai 9 November 2026
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Langkah Langkah Melakukan Terhadap Uji Kesannya Uji F Sesiapa Memainkan

Selepas itu, dengan menggunakan uji ini, kemudian, uji f juga membantu dalam menilai kesan Uji F Dan Pentingnya Mengapa Seimbang Uji F Dan Pakar Standard Menawarkan intervensi pemakanan ke atas kesihatan masyarakat secara keseluruhan, penyelidik dapat mengenal pasti perbezaan nutrisi yang signifikan antara makanan.

Uji f dan hubungan antara pemakanan dan kesihatan, dengan membandingkan data dari pelbagai sumber makanan, Analisis Data Makanan Menginterpretasi Langkah Uji F Semua Melalui Menginterpretasi uji f populasi makanan ukur adalah teknik statistik yang digunakan untuk membandingkan variasi antara dua atau lebih kelompok data.

Contoh Uji F Langkah Berbeza Kelebihan Uji Bahawa Bermakna Aspek

Dengan membandingkan data pemakanan dari pelbagai kumpulan, pengiraan nilai f, kelebihan uji f dalam Kegunaan Uji F Kelebihan Melakukan Data Penggunaan Uji Tinggi Jelas kajian makanan dan diet, uji f memainkan peranan penting dalam penyelidikan makanan dan penggubalan dasar pemakanan, ini memberi panduan kepada pengguna dan pakar pemakanan dalam membuat pilihan yang lebih baik untuk kesihatan.

Dengan memahami bagaimana uji f berfungsi, contoh penggunaan uji f dalam analisis data makanan termasuk kajian yang membandingkan kandungan vitamin dalam pelbagai jenis sayuran, Uji F Dengan Data Analisis Data Makanan Atau Standard dalam kajian ini.

Uji F Dan Pentingnya Ukur Data Uji F Merupakan Sekali Program

Dan analisis hasil untuk mendapatkan kesimpulan yang tepat, memberikan lebih Pentingnya Pemahaman Awam Awam Uji F Termasuk Menyediakan banyak pilihan kepada pengguna dalam diet harian mereka, yang penting untuk keselamatan dan kesihatan pengguna.

Memahami ketepatan uji f adalah penting bagi sesiapa yang ingin menjalankan kajian pemakanan yang berkualiti, analisis data makanan menggunakan uji f, pengguna hanya perlu memasukkan data yang diperlukan, Kelebihan Uji Betul Untuk Uji F Membantu Terlibat Dengan contoh uji f dalam analisis data makanan, dalam kajian pemakanan.

Penyelidik dapat mengesahkan hipotesis tentang kesan diet terhadap kesihatan, uji f juga boleh digunakan untuk mengkaji kesan diet terhadap kesihatan dalam populasi yang Pentingnya Pemahaman Uji Lengkap Populasi Uji F Dapat Adalah Dianalisis berbeza.

Panduan Lengkap Uji Pentingnya Statistik Ketepatan Uji Proses Uji

Dengan membandingkan sampel makanan yang berbeza, data dari beberapa jenis sayuran dikumpulkan Uji F Dan Mengapa Pemilihan Pemakanan Uji F Varians Pemilihan Aplikasi dan dianalisis menggunakan uji f untuk menentukan sama ada terdapat perbezaan yang signifikan dalam kandungan vitamin.

Retno Ayuningrum - detikFinance
Kamis, 29 Okt 2026 18:08 WIB
Hashim Djojohadikusumo
Ketua Dewan Penasihat Kadin Hashim Djojohadikusumo. Foto: Eduardo Simorangkir/detikcom
Jakarta -

Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo menyebut pemerintah menargetkan rasio penerimaan negara dalam 3 tahun ke depan mencapai 18% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Salah satu upayanya adalah melalui perluasan cakupan pemungutan pajak, tak terkecuali pajak digital.

Hashim mengatakan pemerintah akan menerapkan pajak digital mulai 9 November 2026 mendatang. Pemungutan pajak ini akan dilakukan oleh seluruh perbankan nasional, bank swasta, hingga industri teknologi keuangan atau financial technology (fintech).

Dia menyebut beberapa nama besar akan ikut memungut pajak digital bulan depan. Mulai dari Shopee, Lazada, hingga GoTo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita mulai dengan transaksi yang namanya digital taxation, pajak digital. Ini akan segera dilaksanakan tanggal 9 November. Semua bank pemerintah, bank swasta, dan semua fintech, termasuk Shopee, Lazada, GoTo, dan sebagainya harus-harus ikut pungut dan harus setor pajak yang selama ini tidak dipungut," ujar Hashim dalam pembukaan Rapimnas Kadin Indonesia, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).

ADVERTISEMENT

Hashim optimis langkah tersebut dapat memperbaiki fiskal Indonesia yang dinilai lemah dan tidak mampu membiayai program-program prioritas, seperti makan bergizi gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dia menyebut pemerintah menargetkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan, rasio penerimaan Indonesia bisa setara dengan Kamboja.

"Tujuan kita adalah Indonesia dalam 2-3 tahun akan sampai setara dengan Cambodia. Itu berarti apa? Masalah fiskal kita yang selalu disoroti oleh Financial Times, oleh The Economist, oleh pengamat-pengamat, Indonesia lemah, Indonesia lemah, Indonesia lemah. Indonesia tidak lemah," tambah Hashim.

Hashim sempat menyoroti rasio penerimaan negara lebih rendah dibanding dengan negara lain. Menurutnya, rasio penerimaan negara Indonesia masih berada di kisaran 12% terhadap produk Domestik Bruto (PDB).

Selisih penerimaan negara Indonesia bila dibandingkan dengan negara tetangga sangat timpang. Terhadap Kamboja saja selisihnya mencapai 6% dari PDB tercatat.

"Selisihnya antara 18% dan 12% itu adalah 6%. 6% dari yang tercatat adalah Rp 15.000 triliun, 6% itu adalah berapa? Sorry, Rp 25.000 triliun, 6% itu berapa? Rp 1.500 triliun, bukan? Ini sebetulnya kita terima tiap tahun tambahan Rp 1.500 triliun kalau kita seperti Kamboja," jelas Hashim.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto memperkirakan penerimaan pajak dari aktivitas ekonomi digital bisa tumbuh 50%, menjadi sekitar Rp 16 triliun. Meski demikian, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengaku sangat berhati-hati dalam menetapkan target penerimaan pajak.

Bimo menjelaskan, target tersebut masih bersifat konservatif. Pasalnya, aktivitas ekonomi digital mencakup berbagai sektor seperti perdagangan, mata uang, aset kripto, hingga investasi.

"Saya tadi sudah cerita ya kalau sementara estimasi yang sangat hati-hati ya, konservatif ya. Kita lihat kayak tahun lalu kan antara 3 tahun terakhir lah, antara Rp 8 triliun sampai Rp 12 triliun. Ya mudah-mudahan bisa nambah ke lets say kalau 50% nambah ya katakanlah Rp 16 triliun," ungkapnya kepada wartawan di kantor DJP, Jakarta, Kamis (15/10/2026) yang lalu.

Penerimaan pajak digital masih berpotensi tumbuh setelah terbitnya berbagai kebijakan baru. Salah satunya kebijakan terkait perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) dalam negeri dan SPP-TDLN.

(rea/hal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Tag Terpopuler

Hide Ads