Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram kembali menggelar bursa kerja atau job fair pada akhir tahun ini. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram menargetkan partisipasi 30 perusahaan dengan total ketersediaan 300 lowongan pekerjaan (loker).
Kepala Disnaker Kota Mataram, Putra Ekantara, mengungkapkan kegiatan job fair ini sempat terhenti sejak pandemi COVID-19 melanda pada awal 2020. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menyerap tenaga kerja lokal dan menekan angka pengangguran terbuka di Mataram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tujuannya jelas, untuk mengurangi angka pengangguran yang sekitar 4,8 persen, atau sekitar 10 ribu jiwa," ujar Putra, Kamis (29/10/2026).
Putra menuturkan job fair tahun ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 9-10 Desember 2026. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Ballroom Hotel Sapadia, Mataram.
Menurut Putra, 34 dari 56 perusahaan kompeten yang diundang telah menyatakan kesiapan hadir secara offline. Adapun perusahaan yang akan terlibat meliputi sektor farmasi, BGN, dan masih banyak lagi.
"Data terakhir sudah masuk 34 perusahaan. Ini sudah melebihi target. Target kami kan 30 tenant booth perusahaan. Nanti kami akan kurasi lagi," jelasnya.
Putra menambahkan target utama pencari kerja dalam ajang job fair 2026 ini mencakup lulusan SMK, fresh graduate, hingga eks pekerja migran Indonesia (PMI). Ia menjelaskan hari pertama job fair akan difokuskan pada pendaftaran offline.
"Para pekerja bisa membawa berkas lamaran dan CV untuk mendaftarkan diri," ujar Putra.
"Sementara di hari kedua, besoknya tahap seleksi dan interview. Pelamar yang memenuhi kualifikasi di hari pertama tinggal wawancara," sambungnya.

















































