Menikmati suasana pantai tak selalu harus pergi ke destinasi wisata yang ramai. Di Kabupaten Indramayu, terdapat sebuah pantai yang menawarkan suasana lebih tenang dan asri, yakni Pantai Ujung Ori di Desa Patrol Lor, Kecamatan Patrol.
Pantai yang masih dikelola secara mandiri oleh masyarakat sekitar ini menjadi salah satu destinasi wisata yang mulai menarik perhatian warga. Salah satu daya tariknya adalah deretan pohon cemara yang tumbuh rindang di kawasan pantai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puluhan pohon cemara tersebut menjadi tempat favorit pengunjung untuk berteduh dari teriknya matahari. Pepohonan itu juga dimanfaatkan pengelola sebagai tempat memasang ayunan berbahan kain, sehingga pengunjung dapat bersantai sambil menikmati hembusan angin laut.
Selain menawarkan pemandangan laut, Pantai Ujung Ori memiliki karakter geografis yang cukup menarik. Kawasan pantai berdampingan dengan lahan pertanian dan perkebunan milik warga, termasuk area tanaman bawang merah. Perpaduan antara laut dan hamparan lahan pertanian tersebut memberikan suasana berbeda dibandingkan destinasi pantai pada umumnya.
Suwita, salah satu pengelola Pantai Ujung Ori, Suwita mengatakan pantai tersebut merupakan destinasi wisata tersembunyi yang mulai menjadi salah satu tujuan wisata baru di wilayah Indramayu bagian barat.
"Pantai Ujung Ori adalah destinasi wisata pantai tersembunyi yang terletak di Desa Patrol Lor, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pantai ini menjadi salah satu andalan pariwisata baru di wilayah Indramayu bagian barat karena suasananya yang sejuk dan pemandangannya yang asri," kata Suwita kepada detikJabar saat ditemui di lokasi, Senin (28/9/2026).
Pantai Ujung Ori Indramayu. Foto: Burhannudin |
Lokasinya pun relatif mudah dijangkau. Pantai Ujung Ori berjarak sekitar tiga kilometer dari jalur utama Pantura. Akses jalan menuju kawasan pantai juga telah diperbaiki dengan pengecoran semen sehingga lebih memudahkan kendaraan pengunjung.
Di kawasan pantai, pengunjung dapat menikmati suasana laut yang tenang, berfoto di area dermaga kayu, hingga mendirikan tenda untuk camping. Keberadaan pepohonan yang cukup rindang membuat kawasan tersebut terasa lebih nyaman, terutama ketika pengunjung ingin menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman.
Bagi sebagian pengunjung, justru suasana yang belum terlalu ramai menjadi daya tarik tersendiri.
"Di sini asyik buat nyantai. Pantai ini belum terlalu ramai, justru hal itu yang membuat pantai ini istimewa," ujar Anton (31), salah seorang pengunjung.
Hal senada disampaikan Yogi Rahardian (28). Menurutnya, menikmati minuman dingin sembari duduk santai di kawasan pantai menjadi pengalaman yang menyenangkan.
"Sambil minum es kelapa muda sore-sore nongkrong di sini enak banget. Ditambah banyak pohon cemara, jadi suasananya makin mantap," kata Yogi.
Sementara itu, Asep Subakti (36), pengunjung lainnya, memilih waktu pagi atau sore hari untuk menikmati suasana Pantai Ujung Ori.
"Kalau ke sini paling enak pagi-pagi banget, atau sore jam 5-an pas menjelang matahari terbenam. Suasana hangat pantai di dua waktu itu benar-benar terasa," ujarnya.
Dengan suasana yang relatif tenang, pepohonan rindang, akses yang semakin mudah, serta pemandangan laut yang berpadu dengan hamparan lahan pertanian, Pantai Ujung Ori menyimpan potensi untuk terus dikembangkan sebagai destinasi wisata di wilayah Indramayu bagian barat.
Bagi wisatawan yang mencari tempat untuk sekadar melepas penat dari hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari, Ujung Ori menawarkan satu hal sederhana: duduk santai di bawah rindangnya cemara sambil menikmati angin laut.
(sud/sud)























































