Wali Kota Palembang Ratu Dewa melantik 23 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Dalam pelantikan itu, dia meminta para pejabat agar tidak sekadar mengejar jabatan dan memperbanyak kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menunjukkan kinerja nyata kepada masyarakat.
Pelantikan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik, Jumat (30/10/2026) sore, meliputi pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga pejabat fungsional.
Dari pejabat yang dilantik, terdapat tiga pejabat yang mengisi posisi kepala dinas/badan dan dua camat. Mereka yakni Yan Sabar Sihotang sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Palembang, Nurmala Sari sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), serta Alan Gunnery sebagai Inspektur Kota Palembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dua pejabat lainnya dipercaya mengemban tugas sebagai Camat Sukarami dan Camat Sematang Borang.
Saat pelantikan, Ratu Dewa memberikan peringatan tegas kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Dia menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar kehormatan atau posisi untuk dibanggakan, melainkan tanggung jawab besar dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.
"Saya ingatkan, jabatan bukan kehormatan untuk dipamerkan, tetapi tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah. Rakyat tidak menilai kita dari jumlah rapat, banner, atau foto kegiatan, tetapi dari pelayanan," tegas Ratu Dewa, Jumat (30/10/2026).
Dia meminta para pejabat segera bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Pengawasan juga harus diperkuat, dilakukan secara tegas, adil, serta berpihak pada kepentingan publik.
"Sejumlah sektor yang menjadi perhatian kami pengelolaan keuangan, aset daerah, pelayanan publik, pengadaan barang dan jasa, hingga kepatuhan terhadap pajak daerah,"ungkapnya.
Ratu Dewa juga memberikan sejumlah arahan kepada pejabat sesuai bidang tugas masing-masing.
Kepala DPPKB diminta tidak hanya berorientasi pada pendataan jumlah penduduk. Lebih dari itu, dinas tersebut harus berperan dalam membangun kualitas generasi mendatang.
Upaya yang harus diperkuat antara lain edukasi kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, pendampingan pasangan usia subur, serta penguatan pelayanan posyandu.
Sementara itu, Dinas Kebudayaan diminta tidak menjadikan kebudayaan sebatas kegiatan seremonial saat peringatan hari besar. Kebudayaan harus hadir dalam kehidupan masyarakat, mulai dari lingkungan sekolah hingga ruang publik.
Pemberdayaan seniman, pengembangan wisata budaya sebagai sumber ekonomi masyarakat, serta perlindungan cagar budaya juga menjadi pekerjaan yang harus diperhatikan.
Kepada para camat, Ratu Dewa meminta agar lebih aktif turun ke lapangan dan mengetahui persoalan warga secara langsung. Menurutnya, camat merupakan ujung tombak pemerintahan yang harus mampu merespons persoalan sebelum berkembang menjadi keluhan publik.
"Jangan tunggu viral baru bergerak, tapi bergeraklah sebelum viral. Jangan dikenal hanya banyak berfoto, tetapi apa yang dirasakan masyarakat," katanya.
Tak hanya soal kinerja pelayanan, Ratu Dewa turut menyoroti pengelolaan media sosial organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Palembang.
Dia menilai masih ada akun resmi OPD yang lebih banyak menampilkan dokumentasi kegiatan tanpa memberikan informasi edukatif maupun manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.
"Jangan jadikan akun resmi OPD sebagai tempat unggah foto beramai-ramai, foto serah terima, foto makan bersama, atau selfie tanpa narasi manfaat bagi warga," sindirnya.
Dia meminta setiap publikasi pemerintah harus memiliki nilai informasi dan edukasi bagi masyarakat, bukan sekadar menunjukkan aktivitas pejabat atau rutinitas kegiatan kedinasan.
Dia juga meminta seluruh informasi yang akan dipublikasikan terlebih dahulu melalui proses verifikasi data agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun polemik di tengah masyarakat.
Melalui penyegaran organisasi tersebut, Ratu Dewa berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan perubahan nyata, meningkatkan kualitas pelayanan, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Kota Palembang.



























































