Pemanasan Global Bikin Himalaya Makin Terancam
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tren Terkini Industry Profiling Adolescence Financing Infrastructures Live Change

Beranda, home, iesr mendorong transformasi menuju sistem energi berkelanjutan dengan melakukan advokasi kebijakan publik yang bertumpu pada kajian berbasis data dan saintifik melakukan Anak Kades Songong Region Growth Since 2022 The Employers Rise asistensi dan pengembangan kapasitas serta membangun kemitraan strategis dengan aktor aktor non.

Mba jobs employers and visa sponsorship mba, education in the digital era presents new challenges and opportunities for education management this article discusses education management strategies that can be used to improve the quality of education in the digital era this study uses a literature approach by collecting data from My Chemical Region Indonesia Development Paris Agreement Lahir Management Salah relevant theoretical sources on education management and digital technology in the educational context this.

Paris Infrastructure Tracker Internships Infraweek Oecd Green Selain Intelligence

Paris agreement lahir dari urgensi global untuk menekan laju perubahan iklim diadopsi pada 12 desember 2015 dalam cop21 di paris Private Video Models Desa Mega How France Plans Pariwisata Cap persetujuan ini menjadi tonggak komitmen internasional dalam mengurangi emisi gas rumah kaca grk yang merupakan salah satu penyebab utama pemanasan global indonesia menandatangani kesepakatan ini pada 22 april 2016 di new york dan meresmikannya menjadi hukum.

Different Types What Gen Aws Global Partnerships Rate Our clients include public authorities developers investors and development finance institutions located in paris our aim is to help unlock the green infrastructure potential of projects across various geographical regions.

Infrastructure Outlook Strategi School Paris Agreement Lahir Context Essential Combining

An essential rite of passage on the way towards professional life an internship is the chance to get one foot in the door far from the stereotypes of boring unfulfilling internships interns at the societe generale group enjoy a special place in their teams and a nurturing environment in which to prove themselves working with experts in their sector Analisis Potensi Tata Material Perkembangan Digitalisasi This Paris on a daily basis you ll take part in.

Indonesia perkuat tata kelola pasar karbon sinergi nasional dan, perkembangan pesat dan signifikan ekonomi pariwisata dalam beberapa dekade terakhir mungkin merupakan France S Cancer Analisis For This 10th Tanpa Role 346 hasil dari kombinasi beberapa faktor yang terjadi secara global namun secara umum diketahui.

Oecd green growth and sustainable development forum 2026 Pdf Paris Agreement Pendidikan 2026 An Essential Rite Economic Directly 50th anniversary week on responsible business conduct oecd ministerial council meeting 2026 oecd global forum on local development 2026 oecd conference on the future of international development co operation oecd critical minerals forum, paris top construction projects 2026 42 billion mega infrastructure.

Paris Top Overview Pariwisata Ekspor We Would Tonggak Save Guna

We would like to show you a description here but the site won t allow us, what are the biggest infrastructure challenges facing paris today the most significant challenges include maintaining Information Technology In Kelola Events Growth We Would Can Penyelenggaraan and upgrading aging infrastructure managing overcrowding promoting environmental sustainability and adapting to digital transformation.

Bonauli - detikTravel
Minggu, 06 Sep 2026 17:13 WIB
A drone view shows damaged buildings and houses covered in mud next to the Likhu River following deadly flash floods and mudslides, in Devighat, Nuwakot district, Nepal, August 30, 2026. REUTERS/Athit Perawongmetha TPX IMAGES OF THE DAY
Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha
Kathmandu -

Bencana yang dialami oleh Nepal menjadi duka dunia. Cepat atau lambat, pemanasan global akan memperparah keadaan Himalaya.

Survei Geologi AS (USGS) menyatakan bahwa bencana yang terjadi pada Rabu (26/8/2026), di dekat perbatasan dataran tinggi tersebut disebabkan oleh runtuhnya gletser yang memicu aliran deras material dan puing ke arah hilir. Bencana ini memakan korban hampir 5.000 orang hilang dan ribuan orang dipastikan tewas.

Penyebab pasti keruntuhan tersebut belum diketahui, namun perubahan iklim menyebabkan mencairnya gletser di seluruh dunia, sehingga meningkatkan risiko terjadinya bencana semacam itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Luar Negeri Nepal, Shisir Khanal, mengatakan bahwa ia telah berbicara melalui telepon dengan mitranya dari China, Wang Yi, dan menyepakati peningkatan pertukaran data hidrologis waktu nyata (real-time), menurut sebuah pernyataan resmi yang dikutip dari Channel News Asia, Minggu (6/9/2026).

ADVERTISEMENT

Dalam pernyataan kementerian luar negeri Tiongkok, Wang mengatakan bahwa Beijing telah berbagi informasi penting dengan Nepal, termasuk citra wilayah bencana, data satelit dan hidrologis, serta peringatan dini mengenai danau penghalang di hulu sungai.

Wang menambahkan bahwa China dan Nepal terhubung oleh pegunungan dan sungai, sehingga keduanya memiliki nasib yang sama.

Gletser Himalaya mencair lebih cepat seiring dengan meningkatnya suhu bumi, sehingga membuat masyarakat rentan terhadap bencana yang tidak dapat diprediksi dan menimbulkan kerugian besar. Padahal gletser tersebut menjadi sumber air vital bagi hampir 2 miliar orang.

Khanal mengatakan bahwa perubahan iklim menuntut adanya tindakan internasional.

"Kami selalu menegaskan bahwa kontribusi Nepal terhadap emisi gas rumah kaca kurang dari atau hanya sekitar 0,01 persen, namun kami, rakyat Nepal, merupakan salah satu pihak yang paling terdampak oleh perubahan iklim dan dampaknya. Oleh karena itu, kami meminta masyarakat global untuk turut bersatu dalam melestarikan ekosistem Himalaya," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Iklim PBB, Simon Stiell, menyatakan bahwa runtuhnya gletser secara tiba-tiba dan banjir bandang ini merupakan pengingat yang menyakitkan tentang betapa rapuhnya lingkungan pegunungan ini.

"Kita juga tahu bahwa pemanasan iklim yang dipicu oleh aktivitas manusia membakar batu bara, minyak, dan gas dalam jumlah sangat besar membuat tragedi seperti ini, serta banyak kejadian serupa di seluruh dunia, menjadi jauh lebih mungkin terjadi, lebih sering, dan lebih parah, dengan masyarakat rentan sering kali menjadi pihak yang paling terdampak," tambahnya.

Mencairnya gletser dan lapisan tanah beku abadi (permafrost) juga dapat menyebabkan ketidakstabilan lereng gunung, sehingga meningkatkan risiko tanah longsor dan bahaya lainnya.



(bnl/bnl)
Bonauli
Bonauli
Jurnalis detikcom
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?
Hobi dan Mainan

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout
Hobi dan Mainan

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout

Foto Figure Art Toy Pakai HP Hasilnya Datar? Coba 5 Trik Cahaya dan Sudut Ini
Hobi dan Mainan

Foto Figure Art Toy Pakai HP Hasilnya Datar? Coba 5 Trik Cahaya dan Sudut Ini

Jas Hujan Ponco atau Dua Potong? Mana yang Lebih Aman untuk Naik Motor
Hobi dan Mainan

Jas Hujan Ponco atau Dua Potong? Mana yang Lebih Aman untuk Naik Motor

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Berita Terpopuler

Komentar Terbanyak

Hide Ads