Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung pada Jumat (30/10) sore hingga malam membawa dampak yang fatal. Tiga rumah warga di RW 01, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong rusak akibat tanggul Sungai Cikalintu yang jebol.
Pantauan detikJabar di lokasi, Sabtu (31/10/2026), warga saat ini masih bahu-membahu membereskan sisa luapan air yang masuk ke rumah. Karung berisi pasir pun dipasang untuk jadi tanggul sementara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang korban terdampak yaitu Sekretaris RW 01, Lina. Ditemui wartawan, ia mengatakan rumahnya terendam hempasan air Sungai Cikalintu hingga setinggi lutut orang dewasa.
"Kejadiannya mah jam setengah 8 malam, pas air lagi gede-gedenya, a. Rumah ibu sekarang rusak karena kena hempasan airnya," kata Lina.
Untungnya sebelum air lebih membesar, Lina sudah terlebih dahulu menyelamatkan surat-surat berharga di rumahnya. Namun, sejumlah peralatan seperti kasur, lemari, hingga kulkas, rusak kena luapan air di dalam rumah.
"Sebelum airnya tambah gede, ibu sudah dulu amanin surat-surat ke lantai 2. Tapi peralatan mah enggak bisa diselamatin," ucapnya.
Lina saat ini bisa bernapas lega. Bantuan sudah berdatangan, plus warga ikut bahu-membahu membersihkan sisa banjir yang menerjang rumahnya.
Semalam saat kejadian, Lina dan 7 anggota keluarganya mengungsi ke rumah saudaranya. Kini dia berharap proyek perbaikan tanggul Sungai Cikalintu bisa segera diselesaikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Ya harapannya mah pengen aman, pengen beres, pengen lancar lah. Soalnya kalau hujan lagi ini pasti masuk lagi airnya," pungkasnya.























































