Onic membongkar alasan mengapa tidak bisa meraih booyah dan gagal juara FFWS SEA 2026 Fall. Disebutkan kalau masalahnya terlalu sederhana.
Pelatih Onic Free Fire, Ahmad Masturoh alias AFM, mengungkapkan adanya perbedaan pendapat ketika anak-anak asuhnya bertarung di match terakhir FFWS SEA 2026 Fall. Dirinya bilang kendala komunikasi ini ada di dua pemain, yakni Adam dan Poom.
"Itu tuh masalah simpel, tapi late decisionnya itu gak ada. Jadi kalau misalkan emang percaya Adam, yaudah Adam ke kanan. Emang percaya Poom ya udah power. Nah mereka tuh gak satu suara jadinya teriak-teriakkan, jadinya gak tau ujungnya," ujar AFM dalam acara pelepasan tim Free Fire Indonesia yang lolos FFWS Global Finals 2026, di Jakarta Selatan, Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun AFM mengaku masalah ini akan diperbaiki ke depannya. Dirinya akan menyerahkan keputusan akhir ke Crime dan Poom saat memasuki late game di sejumlah pertandingan di FFWS Global Finals 2026.
Para pemain Onic pun mengaku sudah melakukan persiapan yang cukup matang. Mereka berharap setidaknya bisa lolos ke babak Grand Final terlebih dahulu, setelah itu menargetkan juara.
"Persiapannya sudah pasti latihan terus ya. Dan harapannya kita lolos ke Grand Finals dulu. Nah, nanti kalau sudah lolos, insya Allah juara satu. aamiin, aamiin," kata pemain Onic.
Sedikit informasi soal Poom, dirinya merupakan pemain Free Fire asal Thailand. Sebelumnya dia memperkuat Team Falcons, hingga akhirnya pindah ke Onic untuk bermain di FFWS SEA 2026 Fall.
Mengenai performa, AFM bilang permainan Poom dari Knockout Stage hingga Grand Final sudah sesuai ekspektasi, meskipun gagal membawa tim juara. Walaupun begitu, hasilnya itu sudah cukup memuaskan menurut AFM.
Namun statusnya di Onic masih belum jelas ke depannya. Hal ini mengingat, ada kabar bahwa dirinya tidak akan memperkuat Sang Landak Kuning usai FFWS Global Finals 2026.
"Sebenarnya bocorannya udah ada kemarin. Dia tuh ada kemungkinan buat wajib militer di Thailand umur segitu. Tapi itu tuh kan sistemnya random di Thailand. Nah jadi kita balikin ke kebijakannya. Cuma kemarin dia sempat chat gua juga sebulan yang lalu pas di Thailand. Mamanya ngasih izin buat kalau mau lanjut karir di Indonesia," pungkas AFM.















































