Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrahnya menetapkan kalender musim umrah 1448 H/2027 M. Dalam kalender tersebut terdapat jadwal penerbitan visa, kontrak penyelenggaraan, serta penyambutan jemaah.
Lewat kalender tersebut, penerbitan visa umrah terakhir jatuh pada 1 Syawal 1448 H atau 9 Maret 2027. Sementara itu, batas akhir kepulangan jemaah umrah dari saudi adalah 30 Syawal 144 H atau 7 April 2027.
Dilansir dari situs resmi Kemenhaj Saudi, pengumuman tersebut dibagikan untuk meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan pengalaman para tamu Allah dan menyiapkan ekosistem umrah menghadapi musim mendatang. Kalender tersebut dipublikasikan sejak 17 Mei 2026, namun diperbarui pada 19 Oktober 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui kalender tersebut, dijelaskan pula bahwa penerbitan visa umrah dan masuknya jemaah ke Kerajaan dimulai pada 14 Zulhijah 1447 H atau 31 Mei 2026. Jemaah dapat memasuki Makkah dan mengurus izin umrah melalui aplikasi Nusuk mulai 15 Zulhijah atau 1 Juni 2026.
Batas akhir penerbitan visa ditetapkan pada 1 Syawal 1448 H atau 9 Maret 2027, batas akhir kedatangan jemaah ke Kerajaan pada 15 Syawal 1448 H atau 23 Maret 2027, dan batas akhir kepulangan pada 30 Syawal 1448 H atau 7 April 2027. Konversi tanggal Masehi mengikuti keterangan kementerian.
Saudi juga menjelaskan lini masa kalender itu bermula pada 25 Ramadan 1447 H atau 4 Maret 2026 melalui layanan pemesanan jadwal untuk kesepakatan awal antara perusahaan umrah dan agen luar negeri dalam Forum Umrah dan Ziarah 2026. Forum tersebut digelar dan kesepakatan ditandatangani pada 30 Maret dan 1 April. Setelah itu, pada 25 Syawal digelar lokakarya untuk membahas pelajaran dari musim sebelumnya dan usulan solusi bagi 1448 H, disusul pertemuan persiapan dengan perusahaan umrah dan agen luar negeri.
Layanan kualifikasi agen luar negeri dan pencatatan kontrak final dengan perusahaan umrah melalui jalur elektronik diluncurkan pada 24 Zulkaidah 1447 H atau 11 Mei. Sehari kemudian, 25 Zulkaidah 1447 H atau 12 Mei 2026, dibuka layanan kontrak antara perusahaan umrah dan penyedia layanan, mencakup akomodasi, transportasi, katering, dan layanan pendukung lain, serta perancangan paket layanan. Kementerian meminta perusahaan umrah dan agen luar negeri mematuhi tanggal dan ketentuan yang telah disetujui.
Sebagai informasi, kalender tersebut merupakan jadwal yang diumumkan kementerian pada Mei 2026 dan tanggal Hijriah bisa bergeser mengikuti penetapan resmi otoritas Saudi. Informasi terkait kemudahan visa dapat dibaca di pemberitaan visa umrah multi-entry, sedangkan persiapan haji Saudi dibahas dalam konferensi haji keenam di Jeddah.
Bagi calon jemaah umrah musim 1448 H, tanggal-tanggal di atas jadi hal penting terutama bagi yang merencanakan keberangkatan menjelang akhir musim pada Maret-April 2027.




































































