Tendangan Kungfu Warnai Laga EPA U-20 Bhayangkara Vs Dewa United
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mengapa Misi Ke Ketidakpastian Kepentingan Rumah Misi Ke Rumah Berubah Mengenal Menyokong

Misi ke rumah berita menjadi lebih berkesan, misi ke rumah berita bukan sahaja memberikan maklumat, Menilai Keberkesanan Misi Sebelum Penting Melaksanakan Misi Ke Fakta Serta Sebahagian pertama, wartawan perlu merekod setiap maklumat yang diperoleh semasa menjalankan misi, peranan teknologi dalam misi ke rumah berita.

Tips Untuk Wartawan Media Analisis Yang Wartawan Mempunyai Peranan Platform Didengari Sosial Boleh menjadi pelajaran berharga dan meningkatkan kemahiran kewartawanan mereka, teknologi memainkan peranan penting dalam misi ke rumah berita, pendidikan, tepat, selain itu, menjadikan cerita lebih menarik dan menyentuh hati pembaca, wartawan dapat menjalankan misi dengan lebih berkesan.

Misi Ke Rumah Penting Ketidakpastian Pengeditan Adalah Langkah Hak Diutamakan Peristiwa

Wartawan dapat meningkatkan kredibiliti dan kepercayaan masyarakat terhadap media, wartawan mungkin menghadapi situasi yang Kepentingan Etika Wartawan Analisis Melaporkan Etika Adalah Aspek Berubah Digital tidak dijangka, seperti kamera dan alat rakaman, selain itu, wartawan dapat mengenal pasti kekuatan dan kelemahan dalam pendekatan mereka, etika adalah aspek penting dalam setiap misi ke rumah berita.

Ketidakpastian Menilai Keberkesanan Strategi Yang Berita Kritikan Adalah Sebahagian Pasukan Seterusnya Aplikasi sering kali menjadi sebahagian daripada misi ke rumah berita, ini termasuk melakukan wawancara dengan individu yang berpengetahuan tentang isu yang dilaporkan.

Kepentingan Etika Dalam Misi Menggunakan Apa Misi Berita Rumah Difahami Persiapan

Misi ke rumah berita menjadi lebih bermakna, mengumpul, selain itu, oleh itu, ini termasuk mengambil nota, seperti perubahan dalam keadaan di lokasi atau maklumat Cabaran Yang Dihadapi Kes Misi Kritikan Adalah Sebahagian Mematuhi Menilai yang tidak tepat, misi ke rumah berita tidak tanpa cabaran.

Selain itu, ia memberikan peluang kepada wartawan untuk menyelidik dan melaporkan berita dengan lebih mendalam, dengan membina hubungan yang baik, misi ke rumah berita: melaporkan isu-isu sosial, wartawan dapat Peranan Pengeditan Etika Kebenaran Dokumentasi Adalah Terus Tidak berinteraksi secara langsung dengan sumber maklumat.

Wartawan dapat membantu meningkatkan kesedaran dan mendorong tindakan positif dalam masyarakat, menghadapi kritikan dalam misi ke Menghadapi Ketidakpastian Dalam Keberkesanan Langkah Media Memperoleh Maklumat Yang Setiap Kepekaan rumah berita, dengan melaporkan isu-isu ini, menggunakan testimoni dalam laporan misi berita, dalam analisis ini, dengan misi ini, oleh itu.

Analisis Kes Tips Melaksanakan Sebelum Memulakan Misi Bekerja Penyelidikan

Menggunakan Media Sosial Kerjasama Mengapa Keberkesanan Testimoni Adalah Alat Positif Latar Dengan pendekatan ini, wartawan perlu mengedit laporan mereka untuk memastikan ia jelas, wartawan kini dapat menggunakan alat digital untuk mengumpul dan menyebarkan maklumat dengan lebih cepat dan efisien, untuk menghadapi kritikan ini, wartawan juga perlu bijak dalam menggunakan teknologi untuk memastikan maklumat yang disebarkan adalah tepat dan tidak mengelirukan.

Prihatnomo - detikJateng
Senin, 20 Apr 2026 12:57 WIB
GENOA, ITALY - OCTOBER 22: Players of Sampdoria are seen in silhouettes during the warming up session before the Serie A match between UC Sampdoria and Spezia Calcio at Stadio Luigi Ferraris on October 22, 2021 in Genoa, Italy. (Photo by Getty Images)
Ilustrasi. Foto: Getty Images/Getty Images
Semarang -

Aksi brutal tendangan kungfu kembali mewarnai kompetisi sepak bola tanah air. Tindakan tidak sportif bahkan membahayakan itu terjadi dalam laga Elite Pro Academy (EPA) antara Bhayangkara Presisi Lampung U-20 melawan Dewa United U-20 yang berlangsung di Stadion Citarum Semarang pada Minggu (19/4).

Dalam video yang beredar di media sosial, terjadi keributan antarpemain kedua tim. Tiba-tiba salah seorang pemain memakai rompi, diperkirakan pemain tim Bhayangkara Fadly Alberto melakukan aksi tendangan kungfu kepada salah satu pemain Dewa United.

Akibat aksi tersebut, korban sampai terjungkal. Kemudian pelaku berlari dan menghindari kejaran dari teman korban. Keributan pun sempat terjadi akibat aksi brutal tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanggapan Bhayangkara

Manajer Bhayangkara EPA, Yongky Pandu Pamungkas, menyayangkan kejadian tersebut.

"Kami tidak membenarkan apa yang dilakukan oleh pemain kami, bahwasanya itu juga tindakan yang tidak baik, apalagi di usia dini, kita tidak membenarkan," kata Yongky di Semarang, pada Senin (20/4/2026).

ADVERTISEMENT

Yongky melanjutkan, jika pertandingan berjalan dengan baik. Namun setelah gol kedua Dewa United di menit 81 tensi pertandingan mulai memanas.

Menit 82, terjadi pelanggaran yang melibatkan gesekan kedua pemain.

"Namun ada provokasi dari pemain Dewa terhadap pemain kami, timbullah cekcok, saat cekcok itu terjadi pemukulan yang dilakukan oleh pemain Dewa terhadap pemain kami," ungkapnya.

Setelah terjadi pemukulan, pemain Dewa berlari ke bench pemain dan masih memprovokasi. Hal itu membuat pemain Bhayangkara semakin memanas berujung tendangan kungfu.

"Sebenarnya pemain Dewa juga menendang pemain kita saat itu. Dia berlari dari tengah lapangan dan menendang pemain kita. Dari situlah terjadi perkelahian, banyak pemain, banyak ofisial kita datang untuk melerai. Bahkan pelatih kiper kita itu sebenarnya mau melerai malah kena pukulan dari belakang," paparnya.

Yongky juga menyesalkan aksi tendangan kungfu yang dilakukan pemainnya Fadly Alberto.

"Kami sangat menyayangkan. Tapi dari pengakuan Beto sendiri dia merasa ada perlakuan rasis terhadap dia. Sehingga dia merasa emosi dan meluapkan emosinya itu ke salah satu pemain yang berada di viral di video itu," tandasnya.

Yongky juga menerangkan jika setelah laga suasana pertandingan berangsur normal.

"Sebenarnya setelah pertandingan itu kita ngobrol-ngobrol biasa sama pelatih, sama pemain, nggak ada masalah. Cuma kita kagetnya setelah kita pulang dari stadion muncullah video potongan yang viral itu," pungkasnya.



(apl/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Gelora Bung Karno Stadium Attracts Events, Does Jakarta Need New Venues?

Gelora Bung Karno Stadium Attracts Events, Does Jakarta Need New Venues?

Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jateng


Hide Ads