Menjelang pergantian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak muhasabah atau introspeksi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir. Salah satu amalan yang banyak dilakukan menjelang berakhirnya tahun Hijriah adalah membaca doa akhir tahun.
Doa akhir tahun berisi permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa dan kesalahan yang telah dilakukan, sekaligus harapan agar amal ibadah yang telah dikerjakan diterima dan diberkahi. Lantas, kapan doa akhir tahun dibaca dan bagaimana bacaan lengkapnya?
Kapan Membaca Doa Akhir Tahun 1447 H?
Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia, hari terakhir tahun 1447 H bertepatan dengan Senin, 15 Juni 2026, atau 29 Dzulhijjah 1447 H. Dalam sistem penanggalan Islam, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam atau masuk waktu Magrib.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, doa akhir tahun dianjurkan dibaca pada Senin sore, 15 Juni 2026, setelah sholat Ashar hingga sebelum masuk waktu Magrib. Setelah azan Magrib berkumandang, umat Islam telah memasuki 1 Muharram 1448 H atau Tahun Baru Islam.
Momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk menutup lembaran tahun dengan taubat, istighfar, dan harapan agar Allah SWT menerima amal saleh yang telah dilakukan selama setahun terakhir.
Bacaan Doa Akhir Tahun Hijriyah 1447 H
Berikut bacaan doa akhir tahun sebagaimana dikutip dari kitab dan buku amaliyah para ulama:
Arab
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ
اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِي، وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْأَلُكَ.
اللَّهُمَّ يَا كَرِيمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ.
Latin
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Alhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin. Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa wa maulanaa Muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma maa 'amiltu fii haadzihis-sanati mimmaa nahaitanii 'anhu falam atub minhu wa lam tardhahuu wa lam tansahuu wa halimta 'alayya ba'da qudratika 'alaa uquubatii wa da'autanii ilat taubati minhu ba'da jur-atii 'alaa ma'shiyatika fa innii astaghfiruka faghfirlii. Wa maa 'amiltu fiihaa mimmaa tardhaahu wa wa'adtanii 'alaihits tsawaaba fa as-aluka.
Allaahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikraam an tataqabbalahuu minnii wa laa taqtha' rajaa-ii minka yaa kariim.
Artinya
"Ya Allah, segala yang telah aku kerjakan selama tahun ini dari apa yang Engkau larang, sementara aku belum bertobat darinya, padahal Engkau tidak melupakannya dan tetap bersabar terhadapku, maka aku memohon ampun kepada-Mu. Ampunilah aku. Dan segala amal yang Engkau ridai serta Engkau janjikan pahala atasnya, aku memohon agar Engkau menerimanya. Janganlah Engkau putuskan harapanku kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Mulia."
Bacaan Doa Akhir Tahun Pendek
Selain versi panjang, terdapat pula doa akhir tahun yang lebih singkat dan banyak diamalkan umat Islam:
Arab
اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيهَا عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَانَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْ لِي وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْأَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ.
Latin
Allaahumma maa 'amiltu min 'amalin fii haadzihis sanati maa nahaitanii 'anhu wa lam atub minhu, wa halumta fiihaa 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'alaa 'uquubatii, wa da'autanii ilat taubati min ba'di jaraa-atii 'alaa ma'shiyatik. Fa innistaghfartuka faghfir-lii wa maa 'amiltu fiihaa mimmaa tardhaa, wa wa'attanii 'alaihits tsawaaba, fa as-aluka an tataqabbala minnii wa laa taqtha' rajaa-ii minka yaa kariim.
Arti
"Tuhanku, aku memohon ampun atas segala perbuatanku di tahun ini yang Engkau larang dan aku belum bertobat darinya. Terimalah amal baikku dan jangan putuskan harapanku kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah."
Tata Cara Mengamalkan Doa Akhir Tahun
Merujuk pada sejumlah kitab amaliyah, doa akhir tahun dapat dibaca sebanyak tiga kali pada hari terakhir bulan Dzulhijjah. Sebelum membacanya, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir.
Berikut amalan yang lazim dilakukan:
Membaca istighfar sebanyak 11 kali:
Astaghfirullahal 'azhiim.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."
Membaca sholawat Nabi sebanyak 11 kali:
Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad."
Membaca Ayat Kursi sebanyak 7 kali.
Membaca doa akhir tahun sebanyak 3 kali sebelum Magrib.
Hukum Membaca Doa Akhir Tahun
Membaca doa akhir tahun hukumnya diperbolehkan. Para ulama menjelaskan tidak ada larangan berdoa saat pergantian waktu, termasuk di penghujung tahun Hijriah.
Doa akhir tahun dipandang sebagai bentuk muhasabah, istighfar, dan permohonan kepada Allah SWT agar dosa-dosa diampuni serta amal kebaikan diterima.
Keutamaan Membaca Doa Akhir Tahun
Dalam kitab Kanzun Najah was Surur fi Ad'iyyati Tasyrahus Shudur, Syekh Abdul Hamid Muhammad Ali menjelaskan bahwa doa akhir tahun dianjurkan dibaca tiga kali.
Beliau menyebutkan bahwa setan akan berkata:
"Kami telah bersusah payah bersamanya sepanjang tahun, namun dia merusak semua usaha kami hanya dalam sesaat."
Ungkapan tersebut menggambarkan besarnya nilai taubat dan istighfar di penghujung tahun. Karena itu, momen pergantian tahun Hijriah bukan sekadar pergantian waktu, melainkan kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperbarui niat menjadi pribadi yang lebih baik.
Menjelang masuknya 1 Muharram 1448 H, mari tutup tahun dengan memperbanyak doa, istighfar, dan amal saleh. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan yang telah lalu, menerima seluruh amal kebaikan yang telah dikerjakan, serta melimpahkan keberkahan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalani lembaran baru di tahun yang baru. Āmīn yā Rabbal 'Ālamīn.























































