Jorge Martin menyerah dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pebalap Aprilia itu memutuskan mundur dari MotoGP Malaysia 2026 setelah cedera pergelangan tangan kanannya belum pulih. Martin pun memilih tak mengambil risiko lebih besar demi bisa kembali balapan di seri berikutnya.
Martin mengalami retak tulang pergelangan tangan kanan saat menjalani sprint race MotoGP Australia 2026. Cedera itu menjadi pukulan telak bagi pebalap Spanyol tersebut yang tengah bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Sebelum sprint race Australia, Martin tertinggal 10 poin dari Marc Marquez di klasemen. Namun, selisih keduanya melebar menjadi 19 poin setelah balapan sprint.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski mengalami cedera, Martin tetap berusaha tampil di MotoGP Malaysia. Hanya enam hari setelah insiden di Australia, juara dunia MotoGP 2024 itu sudah kembali mengaspal di Sirkuit Sepang untuk mengikuti sesi free practice dan practice.
Namun, kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk melanjutkan akhir pekan balap. Martin akhirnya memutuskan mundur menjelang sesi kualifikasi pada Sabtu (31/10).
Keputusan itu diambil karena risiko yang harus dihadapi terlalu besar jika dia memaksakan diri tampil dalam balapan. Martin juga tak ingin mengulangi pengalaman buruk musim lalu ketika mengalami cedera parah dan harus menjalani pemulihan panjang.
"Aku mencoba, aku mencoba sebisaku, tapi tentu saja proses penyembuhannya masih awal," ucap Jorge Martin dikutip the Race. "Penyembuhannya akan sangat cepat, tapi tidak cukup efisien di atas motor."
"Kami bersama dengan tim berpikir bahwa usaha yang kulakukan terlalu berat untuk dilanjutkan, dan yeah enggak akan dapat apa-apa. Bahkan akan sangat sulit bahkan untuk mencetak satu poin pun," lanjut rider berusia 28 tahun ini.
"Bukanlah ide yang bagus untuk lanjut. Soalnya jika aku lanjut, hanya akan [menunjukkan] bahwa aku tidak belajar apapun dari masa lalu. Ini kan sudah pernah terjadi padaku sebelumnya, dan aku enggak ingin jatuh atau mendapatkan cedera yang lebih parah karena mencoba balapan seperti ini."
Martin Realistis soal Gelar Juara Dunia
Keputusan mundur dari MotoGP Malaysia semakin menyulitkan langkah Martin dalam perburuan gelar juara dunia. Apalagi, Marc Marquez berhasil mengamankan posisi start kedua di Sepang sehingga berpeluang memperlebar jarak di klasemen.
Dengan hanya tiga seri tersisa setelah MotoGP Malaysia, Martin mulai realistis melihat peluangnya menjadi juara dunia musim ini. Dia mengakui gelar juara dunia kini bukan lagi target yang bisa terlalu dipikirkannya.
"Kurasa sekarang aku tidak harus memikirkan soal persaingan gelar juara dunia. Mungkin, aku bisa memenanginya, tapi bagiku ini sudah hilang," lanjut dia.
Meski begitu, Martin menegaskan tetap akan berjuang hingga akhir musim. Dia ingin memberikan yang terbaik untuk Aprilia dan orang-orang yang selama ini mendukungnya. Martin juga menargetkan kembali ke lintasan pada MotoGP Qatar.
"Jadi, pastinya aku akan berjuang sampai akhir, bukan hanya untukku, karena pada akhirnya aku sudah jadi juara dunia (di 2024), tapi untuk timku, untuk orang-orang yang mendukungku, aku akan berjuang sampai akhir. Aku akan mencoba lagi di Qatar," Jorge Martin menambahkan.
(dpw/dpw)

















































