PSGC Ciamis gagal mengamankan poin di kandang sendiri setelah kalah 1-2 dari PSMS Medan pada pekan kedelapan Grup A Liga 2 Indonesia 2026/2027. Dua gol Phillerson menjadi penentu kemenangan tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut.
Bermain di Stadion Galuh, Kabupaten Ciamis, Sabtu (31/10/2026) sore, PSGC sebenarnya mendapat dukungan langsung dari 8.171 penonton. Namun, Laskar Singacala justru kesulitan mengimbangi permainan agresif tim tamu.
PSMS langsung tampil menekan sejak awal pertandingan. Serangan mereka banyak dibangun melalui sisi kiri dengan mengandalkan kecepatan pemain asal Brasil, Phillerson.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PSGC sempat memberikan perlawanan melalui Ezechiel Ndouasel dan Alvin Daffa Kurniawan. Namun, sejumlah peluang yang didapat belum mampu dikonversi menjadi gol.
PSMS akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-23. Phillerson melakukan penetrasi melewati penjagaan pemain belakang PSGC sebelum melepaskan tendangan keras kaki kiri yang gagal dibendung kiper Yofandani. Skor berubah 1-0 untuk PSMS.
Tertinggal satu gol, PSGC berusaha meningkatkan tekanan. Beberapa kali umpan silang diarahkan kepada Ezechiel di lini depan. Peluang terbaik tuan rumah hadir menjelang turun minum melalui Johan Bonilla pada menit ke-43. Sayangnya, tendangan kerasnya masih melambung tipis di atas mistar.
Petaka kembali menghampiri PSGC pada masa injury time babak pertama. Tepatnya menit 45+2, Phillerson berhasil memanfaatkan kesalahan antisipasi Ahmad Subagja Baasith untuk merebut bola.
Pemain asal Brasil itu kemudian melepaskan tendangan mendatar kaki kanan ke sudut gawang. Gol tersebut sekaligus menjadi gol keduanya dan membawa PSMS unggul 2-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, pelatih PSGC Herry Kiswanto mencoba mengubah permainan dengan memasukkan Yandi Sofyan, Athaya Zahran, dan Raffa.
Namun, pergantian tersebut belum mampu mengubah keadaan. PSMS masih beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah.
PSGC kemudian memasukkan Akmal Juanda pada menit ke-63 untuk menggantikan Ganjar Kurniawan. Akmal sempat mendapatkan peluang pada menit ke-67 melalui tendangan, tetapi bola masih melambung di atas mistar.
Peluang PSGC berikutnya hadir melalui Ezechiel pada menit ke-75. Penyerang asing tersebut melepaskan sundulan, tetapi masih bisa diamankan kiper PSMS, Rudi N Rajak.
Herry kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Kaka Reda untuk menggantikan Darrell Nathan Ang pada menit ke-80.
Kaka sempat memberikan umpan kepada Ezechiel pada menit ke-87. Namun, sundulan Ezechiel kembali berhasil diamankan Rudi Rajak.
PSGC terus berusaha mengejar ketertinggalan hingga memasuki masa tambahan waktu tujuh menit. Drama terjadi ketika pemain PSMS diduga melakukan handball di kotak penalti.
Setelah melakukan pengecekan melalui VAR, wasit akhirnya menunjuk titik putih untuk PSGC. Ezechiel yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Gol penalti tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi PSGC untuk menyamakan kedudukan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-2 tetap bertahan untuk kemenangan PSMS Medan. PSGC pun harus menelan kekalahan di hadapan ribuan pendukungnya sendiri di Stadion Galuh.























































