
Sapto pun menerjemahkannya lewat eksplorasi tekstur abstrak, eksperimen oversized tailoring, payet biodegradable dari serat alam, hingga keberaniannya 'mencakar' kain Batik Gedog dari Tuban untuk menciptakan efek fringe yang fresh!
Menurut kamu, gimana gebrakan eksperimental Sapto kali ini? Tulis pendapatmu di kolom komentar ya!