Ada yang berbeda di Pantai Cemara, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Di tengah deburan ombak pesisir utara, pemandangan hangat tersaji saat ratusan pemuda dari berbagai perguruan silat, mahasiswa, hingga pelajar SMA/SMK gotong royong memegang cangkul dan bibit pohon.
Mereka tidak sedang menggelar aksi unjuk rasa melainkan bersatu padu menebar "sedekah oksigen" demi merawat masa depan bumi.
Aksi ini dipimpin langsung oleh Wakapolresta Tuban AKBP Windy Syafutra. Aksi bersih-bersih pantai dan penanaman 800 bibit pohon cemara ini merupakan bagian dari program Green Policing yang digagas Kapolri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AKBP Windy Syafutra mengajak seluruh peserta melaksanakan penanaman pohon itu dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar menanam, tetapi juga menjadi bentuk sedekah oksigen yang manfaatnya bisa dirasakan generasi mendatang.
"Ketika pohon ini tumbuh besar dan nantinya dimanfaatkan masyarakat untuk berteduh, bahkan hingga puluhan tahun ke depan, insyaallah akan menjadi amal jariyah bagi siapa pun yang ikut menanamnya," ungkapnya.
Ia menjelaskan, kegiatan Green Policing merupakan implementasi program Kapolri yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat. Bentuk kegiatannya beragam, mulai dari pembersihan pantai, lingkungan tempat ibadah, hingga penghijauan dan reboisasi di wilayah yang membutuhkan.
Wakapolresta menegaskan bahwa kegiatan penghijauan tidak boleh berhenti pada seremoni penanaman semata. Diperlukan komitmen bersama untuk memastikan bibit yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan. Pohon-pohon harus dirawat dan dipantau secara berkala.
"Jika ada tanaman yang mati, akan segera kita ganti. Harapan kami, penghijauan ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat," tegasnya.
Menurutnya, kondisi kawasan pantai yang didominasi pasir serta dipengaruhi pasang surut air laut menjadi tantangan tersendiri bagi pertumbuhan tanaman. Karena itu, Polresta Tuban akan melakukan pemantauan secara berkala bersama pihak terkait untuk memastikan keberlangsungan program penghijauan tersebut.
Aksi Sdekah Oksigen polisi bersama pesilat dan mahasiswa bersihkan Pantai Cemara Tuban dari sampah. (Foto: Istimewa) |
Melalui kegiatan yang melibatkan mahasiswa, pelajar, dan masyarakat ini, Polresta Tuban berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
"Harapan kami, puluhan tahun mendatang, adik-adik mahasiswa dan para pelajar yang hari ini ikut menanam bisa kembali melihat pohon-pohon ini tumbuh besar. Apa yang kita lakukan sekarang semoga menjadi warisan kebaikan bagi anak cucu kita," pungkasnya.
Inisiatif lingkungan ini pun menuai sambutan hangat dan apresiasi luas dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya datang dari keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tuban.
Ketua PSHT Cabang Tuban, Lamidi SP menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polresta Tuban atas terselenggaranya kegiatan yang menggabungkan aksi peduli lingkungan melalui bersih-bersih pantai dan penanaman 800 bibit pohon cemara tersebut.
Menurutnya, kegiatan Green Policing merupakan langkah positif yang patut didukung bersama. Selain memberikan manfaat nyata bagi kelestarian lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.
"Ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan harus kita dukung bersama," ungkap Lamidi.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Semoga sinergi dan kebersamaan seperti ini terus terjalin dengan baik," tambahnya.
Melalui program Green Policing, Polresta Tuban tidak hanya mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan kelestarian alam, tetapi juga menanamkan semangat gotong royong serta kepedulian bersama terhadap lingkungan secara berkelanjutan.
(hil/dpe)
























































