Olahraga lari kini digandrungi banyak orang. Bagi para pelari yang ingin menambah stamina, konsumsi superfood ini ampuh mendukung performa sekaligus pemulihan tubuh.
Superfood adalah julukan untuk makanan yang dianggap punya beragam nutrisi dengan manfaat sehat luar biasa. Konsumsinya juga bagus untuk para pelari.
Mengonsumsi makanan yang tepat sebelum olahraga lari dapat meningkatkan performa, menjaga stamina, dan mencegah kelelahan selama berolahraga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Runners World (17/4/2024), salah satu superfood yang bagus dikonsumsi adalah alpukat. Buah berdaging lembut ini kaya lemak tak jenuh tunggal dan bisa bikin kenyang lebih lama.
Juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Yasi Ansari, menyebut lemak dapat menjadi sumber energi untuk olahraga berdurasi panjang dengan intensitas rendah hingga sedang.
"Memasukkan makanan seperti alpukat ke dalam pola makan pelari sangatlah penting untuk memenuhi kebutuhan energi yang meningkat," ujarnya.
Selain lemak, pelari juga membutuhkan protein, termasuk dari sumber nabati. Kacang-kacangan bisa menjawab kebutuhan itu dengan harga terjangkau, terutama varian kalengan seperti kacang merah.
Kandungan serat, zat besi, dan vitaminnya mendukung kesehatan pencernaan. Ahli gizi Marlo Mittler mengingatkan, kekurangan zat besi membuat tubuh kurang efisien mengubah kalori menjadi bahan bakar.
Untuk protein hewani, telur menjadi pilihan praktis. "Telur mengandung semua asam amino esensial," kata Mittler. Asupan protein saat sarapan juga membantu menjaga gula darah tetap stabil sehingga rasa lapar tidak mudah muncul.
Setelah energi dan protein terpenuhi, tubuh perlu dukungan untuk pulih dan tetap bugar. Di sinilah buah beri seperti stroberi, bluberi, dan raspberi berperan.
Ahli gizi Frances Largeman-Roth menjelaskan, antioksidan buah berry dapat membantu melawan kelelahan dan mendukung pemulihan, sementara vitamin C memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Pemulihan juga dapat dibantu lewat konsumsi salmon, yang menyediakan protein dan omega-3 yang disebut dapat mengurangi peradangan pascalari serta meredakan nyeri otot.
Bagi pelari, karbohidrat tetap menjadi bahan bakar utama. Kentang yang dipanggang, direbus, atau ditumbuk merupakan sumber karbohidrat yang baik, dan kandungan kaliumnya bahkan lebih tinggi dibanding ubi jalar.
Sementara itu fungsi sistem peredaran darah dapat didukung dari konsumsi sayuran hijau. Kale kaya zat besi yang membantu sel darah merah membawa oksigen ke otot, serta vitamin K untuk perkembangan tulang.
Bayam mengandung nitrat alami yang berpotensi memaksimalkan penyaluran oksigen ke otot.
Terakhir, yoghurt dapat melengkapi menu pelari berkat protein, kalsium, dan probiotiknya yang baik bagi tulang dan pencernaan. Ahli gizi Karen Ansel menyebut yogurt sebagai salah satu makanan paling menyehatkan yang bisa dikonsumsi. Pilihlah Greek yogurt atau yogurt tawar karena varian berperisa kerap berkadar gula tinggi.
(adr/adr)

























































Zalina Hashim Terkini Penerangan Baru Zalina Hashim Menunjukkan Mendatang Dimiliki
Refleksi Praktik Pembelajaran Diri Azra Content Shah Alam Jawapan Kenyataan