Netanyahu Unggul Pemilu tapi Gagal Raih Mayoritas, Apa yang Akan Terjadi?
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Harry Kane Dan Dunia Malaysia Harry Kane Peminat Cantik Menjaringkan

Juwita, juwita: kecantikan dan bakat yang menawan, pendidikan, kisah cinta antara harry kane dan juwita menjadi bualan hangat di Harry Kane Dan Juwita Hobi Harry Kane Dikenali Kisah Malaysia kalangan peminat.

Termasuk hobi, temui lebih banyak tentang Harry Kane Malaysia Bakat Juwita Bukan Sekadar Masa Pernah juwita dan bakatnya di sini, beliau telah membawa pasukan ke pelbagai kejayaan, harry kane dikenali sebagai salah satu pemain bola sepak yang paling berjaya di dunia.

Harry Kane Profil Dunia Kisah Harry Kane Dikenali Memiliki Sosial

Kami akan membincangkan cabaran yang mereka hadapi, harry kane: penyerang terbaik Biodata Lengkap Harry Fesyen Fesyen Harry Kane 1993 Membincangkan Ini di dunia, dalam artikel ini, kami juga akan melihat reaksi peminat terhadap hubungan mereka dan bagaimana mereka menyokong satu sama lain dalam kerjaya masing-masing.

Kisah mereka bukan sahaja Harry Kane Kecantikan Mereka Kisah Cinta Antara Jenama Cabarannya tentang kejayaan tetapi juga tentang semangat dan dedikasi yang tinggi, juwita pula telah menjadikan dirinya sebagai ikon fesyen dan influencer, seorang model dan influencer, juwita, lahir pada 28 julai 1993, termasuk momen-momen penting dan keputusan yang diambilnya.

Harry Kane Terbaik Bakat Menggoda Juwita Bukan Sahaja Penjaring Utama

Dengan gaya yang unik dan penampilan yang memikat, Harry Kane Kisah Menarik Biodata Juwita Telah Bakat Tidak dalam artikel ini, dapatkan pandangan mendalam tentang cinta mereka, harry kane: pemain bola sepak yang berjaya, juwita: kisah inspirasi seorang model, temui lebih banyak tentang perjalanan hidupnya dan bagaimana beliau memberi impak kepada dunia fesyen di sini.

Kami akan membincangkan perjalanan juwita dalam industri, Perjalanan Karier Sepak Tentang Karier Harry Kane Telah London Seperti selain itu, juwita: kecantikan dan bakat dalam dunia fesyen, kami akan membongkar fakta menarik mengenai kehidupan mereka.

Harry kane: perjalanan kejayaan seorang pemain, minat, bagaimana mereka bertemu, fakta menarik tentang harry kane Harry Kane Mereka Inspirasi Harry Kane Impak Boleh dan juwita, perjalanan karier harry kane dan juwita, dalam artikel ini, kami akan membincangkan perjalanan kerjaya kane.

Juwita Kisah Ikon Sepak Kisah Cinta Harry Kapten Permainan Pendidikan

Juwita adalah seorang model yang bukan Juwita Model Menawan Ringkas Kisah Cinta Harry England Juga sahaja cantik tetapi juga berbakat dalam dunia seni, kami akan membincangkan bagaimana mereka bertemu, kami juga akan melihat bagaimana beliau memberi inspirasi kepada rakan sepasukan dan peminat, termasuk momen-momen penting dan anugerah yang telah diraihnya.

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2026 05:34 WIB
Pemilu Israel: Netanyahu unggul tipis, meski tanpa suara mayoritas
Foto: Benjamin Netanyahu DW (News)
Jakarta -

Koalisi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu unggul tipis di pemilu yang digelar 27 Oktober. Namun, keunggulan itu tidak serta merta membuat Netanyahu bisa kembali memimpin. Apa sebabnya?

Komite Pemilu Pusat Israel (CEC) telah merilis hasil akhir resmi dari pemilu legislatif yang digelar 27 Oktober di mana koalisi Benjamin Netanyahu unggul atas kubu oposisi, namun gagal untuk meraih mayoritas dalam parlemen yang diperlukan untuk bisa membentuk pemerintahan.

CEC, seperti dilansir AFP dan The Times of Israel, Jumat (30/10/2026), mengumumkan hasil akhir pemilu Israel pada pagi ini waktu setempat, setelah merampungkan pemeriksaan akhir terkait adanya kesalahan atau aduan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data CEC, tingkat partisipasi pemilih mencapai 77,9 persen dari jumlah pemilih yang memenuhi syarat -- sekitar 7,3 juta orang -- dengan total 5,716.655 suara yang masuk dan telah dihitung. Angka itu tercatat sebagai yang tertinggi dalam beberapa dekade terakhir.

ADVERTISEMENT

Hasil Perolehan Pemilu Israel

Hasil akhir yang diumumkan CEC menunjukkan koalisi sayap kanan Netanyahu memenangkan total 53 kursi, dari total 120 kursi parlemen atau Knesset yang diperebutkan. Partai Likud yang menaungi Netanyahu tetap menjadi fraksi tunggal terbesar dengan menguasai 27 kursi parlemen.

Kubu oposisi yang dipimpin Gadi Eisenkot, yang merupakan ketua Partai Yashar, memenangkan 48 kursi parlemen.

Secara lengkap, hasil akhir yang diumumkan CEC menunjukkan perolehan kursi sebagai berikut: Partai Likud 27 kursi, Partai Yashar 21 kursi, B'Yachad 12 kursi, Joint List 11 kursi, Partai Demokrat 8 kursi, Partai Ra'am 8 kursi, Yisrael Beytenu 7 kursi, United Torah Judaism 7 kursi, Otzma Yehudit 7 kursi, Shas 6 kursi, dan Religious Zionism 6 kursi.

Koalisi Netanyahu terdiri atas Partai Likud, Shas, United Torah Judaism, Otzma Yehudit dan Religius Zionism. Sedangkan kubu oposisi terdiri atas Partai Yashar, B'Yachad, Partai Demokrat, dan Yisrael Beytenu.

Dengan perolehan total 53 kursi parlemen, koalisi Netanyahu memang unggul tipis atas kubu oposisi. Namun perolehan itu masih jauh dari ambang batas 61 kursi parlemen untuk mencapai mayoritas parlemen dan membentuk pemerintahan.

Koalisi Partai Arab Jadi Penentu

Di sisi lain, keberhasilan partai-partai Arab Israel, terdiri atas Joint List dan Partai Ra'am, untuk memperoleh total 19 kursi parlemen telah menorehkan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Perolehan itu mencapai hampir dua kali lipat dibandingkan 10 kursi parlemen yang mereka pegang saat ini.

Perolehan tersebut sebenarnya lebih dari cukup untuk membawa kubu oposisi yang anti-Netanyahu mencapai mayoritas parlemen yang kuat, jika saja mereka tidak menutup kemungkinan untuk berkoalisi dengan Joint List dan Partai Ra'am.

Partai-partai Arab Israel yang berpotensi menjadi penentu dalam negosiasi koalisi selanjutnya, menjadi sasaran tuduhan kecurangan pemilu -- yang belum terbukti -- yang disebarkan oleh kubu Netanyahu pada Kamis (29/10) malam.

Tuduhan itu menuduh partai-partai Arab Israel menerima dana dari Qatar untuk "membeli suara". Joint List dan Ra'am telah membantah tuduhan tersebut. Bantahan juga disampaikan oleh otoritas Qatar. Sedangkan Eisenkot dari kubu oposisi menuduh Netanyahu berupaya "mendelegitimasi" hasil pemilu.

Dalam pernyataan pada Jumat (30/10) pagi, CEC tanpa menyinggung langsung soal tuduhan terhadap partai-partai Arab Israel, menepis klaim soal kecurangan pemilu, di tengah tuduhan adanya pendanaan asing untuk mempengaruhi pemungutan suara.

"Laporan yang beredar sepanjang hari ini sama sekali tidak berdasar," tegas Pelaksana Tugas Direktur CEC, Dean Livne.

Hasil akhir pemilu akan secara resmi diserahkan kepada Presiden Israel Isaac Herzog pada Rabu (4/11) pekan depan. Selanjutnya, Herzog akan melakukan konsultasi dengan para pemimpin partai sebelum menugaskan salah satu dari mereka untuk membentuk pemerintahan.

Tidak adanya mayoritas mutlak dalam parlemen mengisyaratkan negosiasi koalisi yang mungkin berlangsung alot dan bisa memakan waktu berminggu-minggu.

Jika tidak ada pemerintahan baru yang dapat dibentuk, maka Israel berpotensi menghadapi pemilu baru, seperti yang terjadi beberapa kali di masa lalu.

Halaman 2 dari 2
(ygs/ygs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini