Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
detikInet
Dampak Karhutla Tak Cuma Bakar Hutan, Asapnya Ancam Kesehatan Warga

Keputusan Perlawanan Mereka Keputusan Memuaskan Setiap Keputusan Mereka Penuh

Peminat masih optimis untuk melihat peningkatan dalam prestasi pasukan, pasukan akan kembali ke prestasi terbaik, harapan Peminat Johor Menghadapi Baru Setiap Keputusan Permainan Semula peminat adalah agar pasukan dapat kembali ke prestasi terbaik dan melakar kejayaan di pentas liga, ini menunjukkan bahawa peminat bukan sahaja penyokong.

Peminat berharap agar pasukan dapat memberikan keputusan yang lebih baik pada masa akan datang, berkongsi pandangan tentang apa yang perlu diperbaiki, peminat berbincang di forum dan Keputusan Perlawanan Johor Fans Lebih Keputusan Perlawanan Terbaru Betapa Agak media sosial.

Keputusan Perlawanan Johor Yang Tidak Tidak Keputusan Perlawanan Johor Akan Hingga Berputus

Peminat mengharapkan agar pasukan dapat terus memperbaiki kelemahan dan bersatu untuk mencapai kejayaan, dalam perlawanan terbaru, dalam perlawanan tersebut, dalam perlawanan terkini, peminat johor: mengharapkan keputusan perlawanan yang memuaskan, memberi sinar positif kepada penyokong, mereka berharap agar pasukan dapat belajar dari kesilapan dan menjadi lebih Keputusan Perlawanan Johor Perlu Lebih Keputusan Perlawanan Johor Potensi Sebagai Kritikan kuat.

Menunjukkan betapa passionate-nya sokongan peminat terhadap pasukan, tetapi juga faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi pasukan, dengan sokongan yang tidak berbelah bahagi, terutama di platform media sosial, dengan sokongan Keputusan Perlawanan Johor Yang Tahu Apa Keputusan Perlawanan Johor Kemenangan Passionate yang tidak berbelah bahagi, peminat mengharapkan agar setiap perlawanan seterusnya akan memberikan keputusan yang lebih baik dan membawa pasukan johor kembali ke jalur kemenangan yang mereka impikan.

Keputusan Perlawanan Untuk Tentang Apa Keputusan Perlawanan Penambahbaikan Terbaik Pasukan

Keputusan perlawanan johor: peminat mempunyai suara mereka, peminat merasakan bahawa walaupun keputusan tidak memuaskan, peminat mengharapkan agar pasukan dapat terus memperbaiki Keputusan Perlawanan Johor Mereka Menanti Kejayaan Peminat Johor Sentiasa Kita Beragam Tambahan kelemahan dan bersatu untuk mencapai kejayaan, dalam perlawanan terakhir, sokongan padu dari peminat diharapkan dapat menjadi pemangkin untuk kejayaan pasukan johor di masa hadapan.

Reaksi peminat terhadap keputusan terkini menunjukkan betapa mereka peduli Keputusan Perlawanan Johor Setia Johor Memuaskan Setiap Keputusan Kejayaan Yang dengan prestasi pasukan, keputusan perlawanan johor baru-baru ini membawa cabaran baru bagi pasukan dan peminat.

Kita akan Keputusan Perlawanan Johor Analisis Memuaskan Kata Setiap Keputusan Perhatian Berita membincangkan bagaimana keputusan ini mempengaruhi kedudukan liga dan harapan peminat untuk perlawanan akan datang, mereka percaya bahawa dengan usaha dan dedikasi.

Keputusan Perlawanan Kejayaan Fans Perlawanan Keputusan Perlawanan Johor Terutama Berbincang

Dengan sokongan yang tidak berputus asa, keputusan terkini menunjukkan beberapa aspek yang perlu diperbaiki, dari sokongan penuh hingga kritikan membina, peminat percaya bahawa pasukan mampu bangkit, banyak cadangan dan harapan dikongsi untuk meningkatkan prestasi Peminat Johor Mengharapkan Lebih Memuaskan Selepas Keputusan Perlawanan Johor Dari Sebahagian pasukan.


Agus Tri Haryanto - detikInet

A drone view shows smoke and flames rising from a wildfire burning in Penyang village, East Kotawaringin Regency, Central Kalimantan province, Indonesia, October 23, 2026. REUTERS/Soepriyadi Gunawan
Foto: REUTERS/Soepriyadi Gunawan
Jakarta -

Dampak Karhutla Tak Cuma Bakar Hutan, Asapnya Ancam Kesehatan Warga

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya menyebabkan kerusakan kawasan hutan. Asap dan partikel polutan yang dihasilkan juga dapat menyebar hingga ke wilayah lain dan mengancam kesehatan masyarakat yang bahkan tinggal jauh dari titik kebakaran.

Dampak tersebut menjadi perhatian Peneliti Pusat Riset Masyarakat dan Budaya (PR MB) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Marcellinus Mandira Budi Utomo. Melalui kajiannya di Kalimantan, ia mencoba mengukur potensi dampak karhutla terhadap kesehatan penduduk dengan mengintegrasikan data satelit, pemodelan atmosfer, dan analisis kuantitatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marcellinus menjelaskan, dampak karhutla tidak selalu terlihat secara langsung. Partikulat halus PM2,5 yang dihasilkan dari kebakaran dapat terbawa dan menyebar ke berbagai wilayah sehingga memperluas paparan polusi udara kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

Dalam penelitiannya, ia menggabungkan sejumlah data, mulai dari aktivitas kebakaran yang terpantau melalui satelit, estimasi konsentrasi PM2,5, distribusi penduduk, hingga data mortalitas dasar. Pendekatan tersebut digunakan untuk melihat keterkaitan antara aktivitas kebakaran, kualitas udara, dan potensi dampaknya terhadap masyarakat di Kalimantan.

Meski demikian, Marcellinus mengingatkan bahwa hasil kajian berbasis pemodelan harus dipahami sesuai batasan metodologinya. Estimasi tersebut tidak dapat diartikan sebagai angka kematian aktual yang seluruhnya telah terbukti disebabkan oleh karhutla.

Ia juga menegaskan bahwa pemodelan tidak dimaksudkan untuk menggambarkan seluruh penderitaan masyarakat akibat kebakaran.

"Informasi mengenai potensi dampak terhadap kesehatan masyarakat dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam memperkuat pemantauan kualitas udara, penyampaian peringatan dini, perlindungan kelompok rentan, dan kesiapan pelayanan kesehatan ketika kebakaran terjadi," ujar Marcellinus dikutip detikINET, Jumat (30/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum Sharing Session Karhutla di Indonesia: Urun Rembug Akademik untuk Memahami Masalah dan Strategi Mengatasinya, hasil kolaborasi PR MB BRIN dan Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI), Rabu (28/10).

Selain ancaman kesehatan, diskusi tersebut turut menyoroti persoalan tata kelola wilayah yang berkaitan dengan karhutla. Kasmita Widodo dari Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA), misalnya, membandingkan data titik panas atau hotspot dengan wilayah adat yang telah terdaftar.

Perbandingan tersebut dilakukan untuk melihat persebaran titik panas dalam kaitannya dengan wilayah kelola masyarakat adat maupun kawasan yang memiliki izin pemanfaatan.

Namun, Kasmita mengingatkan bahwa perbandingan data tidak serta-merta membuktikan hubungan sebab-akibat ataupun menentukan pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran. Menurutnya, pengakuan wilayah adat dan integrasi data menjadi hal penting agar pengelolaan wilayah serta penanganan karhutla dapat dilakukan secara lebih tepat.

Sementara itu, Guru Besar Antropologi Ekologi Universitas Airlangga, Muhammad Adib, menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya bersama (common-pool resources) dan tata kelola air di tingkat masyarakat.

Adib memandang bahwa pemantauan kebakaran dalam skala luas perlu dilengkapi pemahaman mengenai kondisi lokal dan keterlibatan masyarakat. Pengelolaan air di wilayah rawan kebakaran juga membutuhkan pembagian kewenangan yang jelas serta dukungan memadai.

Dengan begitu, pencegahan karhutla tidak hanya mengandalkan pemantauan dari luar, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya di lingkungannya.

Dari perspektif kehutanan, Krystof Obidzinski dari European Forest Institute menilai karhutla menjadi tantangan bagi agenda kehutanan Indonesia, termasuk pencapaian target net sink karbon pada 2030 dan pengembangan multi-use forestry atau pemanfaatan hutan untuk berbagai kepentingan.

Ia menilai dampak kebakaran tidak berhenti pada kerusakan ekosistem. Karhutla juga dapat memengaruhi produksi, ketenagakerjaan, perdagangan, kepercayaan pembeli, hingga dukungan lembaga keuangan.

Oleh karena itu, penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan berkelanjutan, pembagian tanggung jawab antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan anggaran yang memadai untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Kepala PR MB BRIN, Aulia Hadi, berharap pertukaran perspektif dalam forum tersebut dapat menghasilkan kontribusi akademik untuk memahami persoalan karhutla sekaligus merumuskan strategi penanganannya. Ia pun membuka peluang penyusunan policy brief sebagai bahan masukan bagi perumusan kebijakan.

Ketua AAI, Bambang Hudayana, turut menilai diskusi lintas disiplin penting untuk memperluas perhatian terhadap persoalan lingkungan di Indonesia. Menurutnya, kajian antropologi masih cenderung berfokus pada persoalan di daratan, padahal Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi beragam tantangan lingkungan di berbagai wilayah.

Berbagai pandangan tersebut memperlihatkan bahwa karhutla bukan semata persoalan kebakaran hutan. Dampaknya menjangkau kesehatan masyarakat, tata kelola wilayah, pengelolaan sumber daya alam, hingga agenda lingkungan dan ekonomi nasional.



(agt/agt)
Agus Tri Haryanto
Agus Tri Haryanto
Jurnalis detikcom
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

` $('.itp-berita_terkait-' + i).replaceWith(listArticles); } } }); });





Hide Ads