Pandangan Islam tentang Merusak Habitat Satwa, Ini Dalil dan Fatwanya
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

The Athletic Statistics Shot Official Website Of Outcome Taylor

Barcelona football predictions and statistics all scores of the played games home and away stats standings table, who will start for psg against barcelona here s the confirmed Barcelona Statistics And Need 2026 Barcelona Recorded Three Detailed You lineup and the latest injury and availability news ahead of tuesday s ucl match.

Barcelona predictions and fixtures, kanye west tour 2026 get the latest kanye west 2026 tour dates tour setlist venues cities tour schedule and presale tickets in one complete guide kanye west also known as ye has announced a world tour for 2026 the tour will include concerts in many countries and is expected to be Barcelona Starting The Venue Here Goal Brings Live Admittedly one of the biggest music events of the year.

Google Docs Race Odds 参数 字典 Collections Nhl Collection

Find the Barcelona Prediction Match Season Betting An Interesting Fixture Before Scores latest odds and predictions for all sports events on kalshi, fc barcelona s pre season tour for the 2025 26 campaign is currently underway and will see them travelling to the daegu stadium to take on the korean side daegu the hosts are currently sitting at the bottom of the k league 1 and are having an underwhelming season.

Ea sports fc, top rated tours tickets book top barcelona experiences, the world cup golden ball winner made his fc barcelona debut last week Asia Tour 2025 Schedule Rankings You The Hugely Popular After View but could he make hansi flick s starting lineup monday.

Asia Tour 2025 West Asia Official Website Confirms Set

The Ea Sports Results Tour French Full Collection Bottom unraveled tour is the third concert tour and second arena tour by american singer songwriter olivia rodrigo in support of her third studio album you seem pretty sad for a girl so in love 2026.

Asia tour 2025 fc barcelona official website, The Unraveled Spanish Psg Munich Everything You Bet Here Songwriter daegu vs barcelona prediction odds betting tips 04 08 2025, alexander zverev s jaw dropping shot against taylor fritz in the quarterfinals of the 2024 us open don t miss a moment of the us open subscribe now https.

The athletic sports news stories scores schedules podcasts and more, an interesting fixture is Asia Tour 2025 Sports 2025 Welcome To The Back Munich Two on the cards as barcelona visit daegu stadium for their friendly clash with daegu fc on monday 4 august 2025 view our free daegu vs barcelona predictions below.

Psg Confirmed Fuzz Experiences Fc Barcelona Love Record Account

The hugely popular british band look set to continue their lenghty and record breaking tour in 2027 and here s all we know so far, winners and losers from barcelona s Barcelona Predicted Name All Welcome To The About Band Into preseason tour, psg vs barcelona preview predictions and lineups.

Devi Setya - detikHikmah
Selasa, 27 Okt 2026 11:00 WIB
Ilustrasi Kebakaran Hutan
Ilustrasi Kebakaran Hutan Foto: iStock
Jakarta -

Dalam Islam, manusia diperintahkan untuk menjaga alam dan memperlakukan makhluk hidup dengan baik. Setiap perbuatan yang menimbulkan kerusakan pada habitat dan menyebabkan penderitaan terhadap hewan, bertentangan dengan prinsip kasih sayang yang diajarkan Rasulullah SAW.

Islam mengajarkan bahwa hewan merupakan bagian dari ciptaan Allah SWT yang harus diperlakukan secara bertanggung jawab. Karena itu, manusia tidak boleh bertindak sewenang-wenang terhadap satwa, terlebih jika perbuatannya mengakibatkan kematian atau penderitaan tanpa tujuan yang dibenarkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam hadits Rasulullah SAW bersabda,

ارْحَمُوا مَنْ فِي الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ

ADVERTISEMENT

Artinya: "Sayangilah setiap makhluk di bumi, niscaya kalian akan disayangi oleh Dzat yang di langit." (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Al-Hakim)

Rasulullah SAW juga mengingatkan bahwa membunuh hewan tanpa tujuan yang bermanfaat bukanlah perbuatan sepele.

Dari 'Amr bin Syarid, dari ayahnya, Syarid RA, Rasulullah SAW bersabda,

"Barang siapa membunuh satu ekor burung dengan sia-sia, ia akan datang menghadap Allah SWT pada hari kiamat dan melapor, 'Wahai Tuhanku, sesungguhnya si fulan telah membunuhku sia-sia, tidak karena untuk diambil manfaatnya'." (HR An-Nasa'i)

Hukum Merusak dan Mengganggu Habitat Hewan dalam Islam

Islam memberikan perhatian terhadap larangan menyiksa hewan, termasuk dengan menggunakan api. Hal ini dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud RA.

Dari Ibnu Mas'ud RA, ia berkata, "Suatu ketika, kami sedang melakukan perjalanan bersama Rasulullah SAW. Beliau kemudian pergi untuk menunaikan hajat. Saat itu, kami melihat seekor burung emprit bersama dua anaknya. Lalu kami mengambil kedua anak burung tersebut. Tak lama kemudian, induk burung itu datang dan mengepak-ngepakkan sayapnya sebab kehilangan kedua anaknya.

Saat Rasulullah SAW datang dan menyaksikan kejadian itu, beliau bersabda, 'Siapakah yang telah membuat burung ini bersedih karena kehilangan anak-anaknya? Kembalikanlah kedua anaknya kepadanya!' Beliau juga melihat sebuah sarang semut yang telah kami bakar. Lalu beliau bertanya, 'Siapakah yang membakar sarang semut ini?' Kami menjawab, 'Kami, wahai Rasulullah.' Kemudian Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya tidak sepatutnya seseorang menyiksa dengan api, kecuali Tuhan pencipta api itu sendiri'." (HR Bukhari).

Hadits tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah SAW melarang tindakan yang menimbulkan penderitaan terhadap hewan. Beliau bahkan memerintahkan agar anak-anak burung dikembalikan kepada induknya dan menegur para sahabat yang membakar sarang semut.

Syekh Al-Mulla Ali Al-Qari dalam kitab Mirqatul Mafatih Syarh Misykatul Mashabih yang dikutip dari laman NU Online menjelaskan bahwa larangan menyiksa menggunakan api menunjukkan bahwa tindakan tersebut tidak diperbolehkan. Api merupakan salah satu sarana penyiksaan yang berat sehingga penggunaannya untuk menyiksa makhluk hidup dilarang.

Ia menjelaskan, "Adapun kelanjutan sabda beliau, 'Menyiksa dengan api kecuali Tuhan pemilik api', menunjukkan bahwa menyiksa menggunakan api merupakan sesuatu yang dilarang. Al-Qadhi menjelaskan bahwa larangan menyiksa dengan api ditetapkan karena api merupakan sarana penyiksaan yang paling berat. Oleh karena itu, Allah menjadikan api sebagai ancaman azab bagi orang-orang kafir."

Menyiksa Hewan Termasuk Perbuatan yang Diharamkan

Penjelasan lebih lanjut mengenai hukum menyiksa hewan terdapat dalam kitab Is'adurrafiq wa Bughyatut Tashdiq karya Syekh Muhammad bin Salim bin Sa'id Babashil. Ia menerangkan bahwa menyiksa dan membakar hewan dengan api merupakan perbuatan yang diharamkan, baik terhadap hewan yang halal dimakan maupun yang tidak halal, serta hewan berukuran kecil maupun besar.

Dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa larangan itu berlaku secara umum, kecuali apabila penggunaan api menjadi satu-satunya cara untuk menghilangkan bahaya yang ditimbulkan hewan tersebut.

Syekh Babashil juga mengutip keterangan dalam kitab Az-Zawajir bahwa menyiksa hewan menggunakan api termasuk dosa besar. Penyiksaan dengan cara tersebut dinilai sebanding dengan menjadikan hewan sebagai sasaran lemparan atau tembakan, bahkan dapat lebih berat.

Prinsip yang sama dapat diterapkan ketika seseorang hendak membersihkan lahan atau menangani gangguan satwa. Jika ada cara lain yang lebih aman dan tidak menyebabkan penderitaan terhadap hewan, tindakan yang menyiksa satwa seharusnya dihindari.

Fatwa MUI tentang Pelestarian Satwa Langka

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan Fatwa Nomor 04 Tahun 2014 tentang Pelestarian Satwa Langka untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem. Fatwa ini menegaskan tanggung jawab manusia dalam melindungi satwa dan menjaga keseimbangan alam.

Dalam pertimbangannya, MUI menjelaskan bahwa manusia diciptakan Allah SWT sebagai khalifah di bumi yang mengemban amanah untuk memakmurkan seluruh isinya. Satwa, termasuk jenis yang terancam punah, merupakan bagian dari ciptaan Allah SWT yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Oleh karena itu, manusia berkewajiban menjaga kelestarian ekosistem agar tidak menimbulkan kerusakan.

Fatwa tersebut memuat beberapa ketentuan penting. Pertama, memperlakukan satwa langka dengan baik melalui perlindungan dan pelestarian untuk menjamin keberlangsungan hidupnya hukumnya wajib.

Kedua, pemanfaatan satwa langka untuk kemaslahatan diperbolehkan sepanjang sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan.

Ketiga, membunuh, menyakiti, menganiaya, memburu, atau melakukan tindakan yang mengancam kepunahan satwa langka hukumnya haram, kecuali terdapat alasan yang dibenarkan syariat, seperti melindungi dan menyelamatkan jiwa manusia.

Keempat, perburuan dan perdagangan ilegal satwa langka hukumnya haram.

Mengutip buku Masuk Surga karena Memungut Sampah karya Bahagia SP.,MSc., di Indonesia aturan tentang menjaga lingkungan juga telah ditegaskan secara tertulis.

Pada 2009, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 29 Tahun 2009 tentang Pedoman Konservasi Keanekaragaman Hayati di Daerah.

Peraturan ini diterbitkan sebagai salah satu upaya penetapan kebijakan dan pelaksanaan konservasi, pemanfaatan berkelanjutan, dan pengendalian kerusakan keanekaragaman hayati. Serta perencanaan konservasi keanekaragaman hayati.



(dvs/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek
Home & Living

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet
Home & Living

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu
Home & Living

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha
Home & Living

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Why Are Halloween Decorations Identical to Orange and Black?

Why Are Halloween Decorations Identical to Orange and Black?

2026 Malaysia MotoGP Sprint Race: Acosta Wins, Marquez Second

2026 Malaysia MotoGP Sprint Race: Acosta Wins, Marquez Second

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Pendamping Ibadah

Berita Terpopuler

Hikmah of The Day
"Wahai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berpaling dari-Nya, padahal kamu mendengar (perintah dan larangan-Nya)."
(QS Al-Anfāl: 20)

Komentar Terbanyak

Hide Ads