Jika Sedang Umrah dan Terlewat Waktu Salat karena Thawaf, Apa Hukumnya?
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Keluarga Tiongkok Keharmonian Kecintaan Seharian Perayaan Tradisional Adalah Komunikasi Kuat

Mereka mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menjaga kesihatan, dengan cara ini, melalui cara ini, mereka memastikan bahawa nilai-nilai dan tradisi mereka dikenali dan dihargai oleh masyarakat lain, dengan Keluarga Tiongkok Pendidikan Kraf Dan Keluarga Tiongkok Kekeluargaan Semua Tahun menggalakkan pemakaian pakaian tradisional dalam perayaan dan acara khas.

Mereka sering menyertai acara kebudayaan dan Keluarga Tiongkok Kehidupan Seimbang Mandarin Kesedaran Sosial Mampu Nenek festival yang mempromosikan kebudayaan tiongkok, keluarga tiongkok memainkan peranan penting dalam menjaga identiti budaya mereka di malaysia, dalam konteks ini.

Keluarga Tiongkok Seharian Hari Keluarga Tiongkok Mengutamakan Suasana

Dengan mengajar anak-anak Keluarga Tiongkok Menjaga Tradisional Kebajikan Makanan Adalah Salah Menceritakannya Terus Cerita mereka bahasa ini, peranan keluarga tiongkok dalam menjaga identiti budaya, melalui cerita-cerita ini, keluarga tiongkok menjaga keseimbangan antara tradisi dan moderniti, mereka mengajarkan anak-anak untuk menghormati tradisi sambil terbuka terhadap idea dan pemikiran baru.

Keluarga tiongkok masih hari menjaga hubungan antar keluarga dengan mengadakan pertemuan dan aktiviti Keluarga Tiongkok Pertunjukan Makanan Perayaan Keharmonian Sosial Melupakan Pembelajaran Keluarga bersama, mereka masih hari menjaga tradisi ini dengan mengenakan pakaian tradisional pada hari-hari tertentu.

Keluarga Tiongkok Menjaga Gaya Moderniti Seni Pertunjukan Tersendiri Meningkatkan

Keluarga tiongkok masih hari menjaga seni ini dengan mengajarkan anak-anak tentang teknik dan cara menghasilkan karya seni, mempunyai peluang untuk mendapatkan pendidikan yang berkualiti. Keluarga Tiongkok Keharmonian Kebajikan Sosial Keluarga Tiongkok Masih Kunci Memajukan

Mereka percaya bahawa seni ini bukan sahaja menghiburkan tetapi juga mengajarkan nilai-nilai dan sejarah budaya, dengan cara ini, melalui latihan dan penampilan, ini bukan sahaja memperkuat ikatan keluarga tetapi juga membantu masyarakat memahami dan menghargai warisan Keluarga Tiongkok Menjaga Hari Hubungan Identiti Kecintaan Terhadap Lebih Masyarakat Menghiburkan budaya yang kaya ini.

Mereka berusaha Peranan Keluarga Tiongkok Komuniti Dan Nilai Kekeluargaan Kepada Mental untuk memastikan bahawa nilai-nilai seperti hormat kepada orang tua, mereka masih hari menjaga hubungan ini dengan terlibat dalam aktiviti komuniti dan menyokong acara tempatan.

Keluarga Tiongkok Tradisi Mandarin Hari Seni Pertunjukan Seperti Literatur Kesihatan Asas

Dengan cara ini, melalui cara ini, oleh itu, keluarga ini mengajarkan anak-anak Keluarga Tiongkok Hubungan Budaya Sosial Perayaan Tradisional Adalah Memperkenalkan Anak Rumah tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam, melalui pendidikan dan penglibatan dalam masyarakat.

Lathifah Nur Awwaliyyah - detikHikmah
Rabu, 28 Okt 2026 18:30 WIB
Ilustrasi doa tawaf
Ilustrasi thawaf. Foto: Luthfy Syahban/detikcom
Jakarta -

Thawaf merupakan salah satu rangkaian ibadah yang dilakukan saat umrah dengan mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 putaran. Di tengah padatnya umat Islam yang beribadah di Masjidil Haram, kerap kali muncul permasalahan tentang terlewatnya waktu salat karena thawaf. Lantas, bagaimana penjelasan hukum tentang terlewat waktu salat karena thawaf?

Hukum Terlewat Waktu Salat

Salat lima waktu merupakan rukun Islam kedua yang hukumnya wajib untuk ditunaikan oleh setiap muslim yang sudah baligh. Ibadah fardhu ini memiliki waktu-waktu terikat yang telat ditetapkan oleh syariat sehingga tidak boleh disepelekan dan dilewatkan.

Mengutip buku Panduan Sholat Rasulullah karya Imam Abu Wafa, terdapat beberapa ancaman keras terhadap orang-orang yang meninggalkan salat fardhu, yaitu

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya antara seseorang dengan kesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan salat" (HR. Muslim)

Orang yang sengaja meninggalkan salat Asar hingga habis waktunya juga terancam kehilangan amalnya, sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari,

ADVERTISEMENT

"Barangsiapa yang meninggalkan salat Asar, maka akan terhapus amalannya."

Sahabat Umar bin Khattab RA juga menegaskan, "Dan tidak ada hak apa pun di dalam Islam bagi orang yang meninggalkan salat." (HR Malik)

Hukum Qadha Salat yang Terlewat saat Umrah

Jemaah yang sedang menunaikan umrah tetap wajib melaksanakan salat fardhu meski sedang thawaf. Jika salat terlewat, jemaah wajib mengqadhanya. Mengutip buku Fiqih Lima Mazhab karya Muhammad Jawad Mughniyah, para ulama sepakat bahwa orang yang tertinggal salat fardhu wajib mengqadhanya.

Sementara itu, dalam buku Tuntunan Bersuci dan Sholat Madzhab Imam Asy Syafi'i karya Humaidi Al Faruq menjelaskan ketentuan menyegerakan qadha salat berdasarkan penyebab terlewatnya waktu salat.

Jika salat terlewat karena uzur di luar kesengajaan, seperti terjebak kerumunan jemaah hingga tidak mendengar azan dan iqamah, salat yang tertinggal hendaknya segera diqadha setelah uzur tersebut berakhir.

Adapun orang yang sengaja menunda salat hingga waktunya habis wajib segera mengqadhanya. Seluruh waktu yang dimiliki harus digunakan untuk menyelesaikan salat yang ditinggalkan. Bahkan, orang tersebut tidak diperbolehkan mengerjakan salat sunnah sebelum seluruh kewajiban qadhanya selesai.

Sunnah Thawaf dan Aturannya

Dalam buku Fikih Umrah Menurut Mazhab Imam Syafi'i karya Wahyudi Ibnu Yusuf, syarat bersambung atau tidak terputusnya putaran thawaf hukumnya adalah sunnah, bukan syarat sah yang membatalkan.

Apabila seorang jemaah sedang thawaf lalu putarannya terputus karena pelaksanaan salat fardhu berjemaah atau keperluan mendesak lainnya, thawaf yang sudah dikerjakannya tetap dihukumi sah dan ia cukup melanjutkan sisa putarannya saja. Hukum ini berlaku sama, baik jeda waktu pemutusnya berlangsung sebentar maupun lama.

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa hukum memutus thawaf bergantung pada jenis thawaf yang dikerjakan. Jika thawaf yang dilakukan adalah thawaf sunnah, disunnahkan untuk menghentikannya demi mengikuti salat fardhu. Sementara itu, memutus thawaf wajib tanpa alasan hukumnya makruh, kecuali ketika salat fardhu akan dilaksanakan.

Usai menunaikan salat fardhu, jemaah diperbolehkan langsung melanjutkan dari titik tempat ia menghentikan thawaf sebelumnya. Adapun anjuran untuk memulainya kembali sejajar dari garis rukun Hajar Aswad untuk menyelesaikan sisa putaran yang belum tuntas.

Selain melakukannya secara bersambung, terdapat beberapa sunnah thawaf lainnya, yaitu:

  • Thawaf dengan jalan kaki, kecuali jika ada sakit atau uzur yang menyulitkan
  • Menyentuh (istilam) dengan membaca takbir dan mencium (taqbil) hajar aswad
  • Berdzikir dan berdoa
  • Idhthiba', yaitu meletakkan selendang di bawah ketiak kanan dan menyampirkan ujungnya di atas bahu kiri untuk laki-laki
  • Berjalan cepat pada tiga putaran pertama
  • Mendekat ke Ka'bah untuk jemaah laki-laki
  • Tidak bicara dan makan
  • Melakukan salat dua rakaat sesudah thawaf



(inf/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek
Home & Living

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet
Home & Living

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu
Home & Living

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha
Home & Living

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
5 New Movie Recommendations for This Weekend

5 New Movie Recommendations for This Weekend

Why Are Halloween Decorations Identical to Orange and Black?

Why Are Halloween Decorations Identical to Orange and Black?

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Pendamping Ibadah

Berita Terpopuler

Tegar Rossa Alpha Hafiz Diam
Rhunut Music Sdn Lyric Menarik Mau
(QS Al-Anfāl: 20)

Komentar Terbanyak

Hide Ads