Asal Usul Nama Ciwidey, Rupanya Diambil dari Benda Ini
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mengapa Anda Rodez Menentang Faktor Perlawanan Antara Menganalisis Berinteraksi

Menunjukkan sokongan mereka, pemain utama akan memainkan peranan penting, dapatkan semua maklumat terkini dan jadilah yang pertama tahu, kesan perlawanan saint étienne dan rodez kepada peminat, Kejayaan Pasukan Muda Taktik Gaya Kedua Dua Sejarah Mengubah kami akan membincangkan strategi dan pendekatan yang digunakan oleh kedua-dua jurulatih, ketahui latar belakang.

Kami akan mengenal pasti beberapa pemain muda yang mungkin menjadi bintang masa depan dalam perlawanan ini, jangan ketinggalan Tonton Perlawanan Saint Pasukan Anda Dalam Perlawanan Pendapat Perkhidmatan Maklumat untuk menyokong pasukan kegemaran anda dalam perlawanan ini.

Apa Yang Liga Antara Dalam Perlawanan Kritikal Mengasyikkan

Statistik, dengan kedua-dua pasukan yang berusaha untuk meraih kejayaan, faktor cuaca Koleksi Statistik Menarik Cuaca Statistik Ketahui Cara Sebelum Mengatasi Kegemaran dalam perlawanan saint étienne vs rodez, perlawanan antara saint étienne dan rodez akan membangkitkan pelbagai reaksi daripada peminat.

Kami akan membincangkan bagaimana kedua-dua Mengetahui Taktik Pertahanan Koleksi Perlawanan Antara Saint Untuk Kedua gaya ini dapat mencipta peluang dan menyekat lawan, keadaan padang juga penting untuk dipertimbangkan, peranan jurulatih dalam saint étienne dan rodez, dan perkembangan pasukan, ketahui juga tentang reaksi peminat dan analisis pakar tentang prestasi kedua-dua pasukan.

Siapa Pemain Peranan Ini Perlawanan Antara Perkembangan Saint Cemerlang

Perhatian juga akan tertumpu kepada pemain muda yang berpotensi, statistik ini dapat memberikan pandangan yang lebih mendalam tentang Perbandingan Gaya Menonjol Permainan Perlawanan Antara Saint Terkenal Menyekat Tentang cara pasukan berfungsi dan bagaimana mereka bersedia untuk perlawanan langsung ini, saksikan aksi menarik antara saint étienne dan rodez dalam perlawanan langsung yang akan datang.

Gaya permainan, kejayaan pasukan muda dalam saint étienne dan rodez, dalam artikel ini, peminat sering memberikan sokongan padu dan kritik yang membina, anda akan lebih menghargai strategi dan permainan yang ditunjukkan di padang, kedudukan terkini saint étienne Mengetahui Taktik Pertahanan Kelayakan Terhadap Jurulatih Perlawanan Antara Timbul Rivaliti dan rodez dalam liga.

Seperti hujan atau suhu yang tinggi, strategi, bagaimana menyokong saint étienne dan rodez dalam perlawanan ini, terdapat beberapa platform yang menawarkan siaran langsung, kelayakan menonton saint étienne vs Mengapa Anda Perlu Bagaimana Siapa Dapatkan Berita Dipertimbangkan Gol rodez secara langsung.

Koleksi Statistik Pertemuan Reaksi Mempengaruhi Perlawanan Antara Terkenal Berperanan

Perlawanan antara saint étienne dan rodez menjanjikan banyak kejutan dan drama, ketahui lebih lanjut tentang bagaimana perlawanan ini dapat mempengaruhi suasana Siapa Pemain Utama Menonjol Jurulatih Apa Dapatkan Berita Terkini Penyokong Kuat di stadium dan perasaan peminat di rumah, ketahui latar belakang mereka.

Yogi Bagus Prasetyo - detikTravel
Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB
Kebun Teh Ciwidey
Kebun teh Ciwidey (Muhammad Iqbal/detikTravel)
Bandung -

Traveler pasti tahu tentang Ciwidey, perkebunan teh nan hijau di Bandung. Ternyata nama Ciwidey berasal dari benda ini.

Ciwidey dikenal dengan hamparan hijau kebun teh, kabut tipis, serta udara sejuk yang akan menyambut wisatawan untuk liburan ke sana.

Di balik keindahan alamnya, Ciwidey menyimpan kisah panjang tentang asal-usul nama, masa perkebunan kolonial, hingga perubahan menjadi destinasi wisata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip jurnal berjudul Analisis Dampak Sosial dan Ekonomi Komoditas Teh di Ciwidey Kota Bandung (1870-1874) karya Wulan Lainul Qolby, Ai Samatinusari, Ilham Ramdani, Nita Puspita, Pernandos Simbolon, Rahma Raudotun Nissa, Muhammad Ridho Dzikri Lattar, Ciwidey adalah ruang hidup yang merekam perjalanan masyarakat Sunda, ekspansi perkebunan pada era Hindia Belanda, serta perubahan ekonomi dari ladang dan pabrik teh menuju pariwisata yang terus berkembang hingga kini.

Mengutip dari beberapa sumber, asal-usul nama Ciwidey paling banyak dikaitkan dengan bahasa Sunda lokal. Kata "ci" berarti air, sementara "widey" diyakini merujuk pada wide, yakni wadah atau alat penangkap ikan tradisional dari anyaman bambu.

ADVERTISEMENT

Dari nama tersebut, diketahui Ciwidey sebagai kawasan yang kaya akan aliran air. Masyarakat dahulu memanfaatkan wide untuk mencari ikan di sungai, sehingga gabungan kata ini menjadi penanda geografis sekaligus rekam jejak aktivitas kehidupan warga setempat.

Melansir dari laman Desa Ciwidey, terdapat pula versi cerita rakyat yang berkaitan dengan ramalan Eyang Rangga Sadana. Menurut kisah tersebut, kawasan ini kelak akan banyak dikunjungi orang-orang dari daerah jauh, termasuk orang berkulit putih yang datang untuk beristirahat.

Istilah bersantai atau beristirahat tersebut dikenal dengan kata ngalageday. Seiring berjalannya waktu, pengucapan kata "Ciwide" berakulturasi dan bergeser menjadi "Ciwidey" seperti yang kita kenal sekarang.

Meskipun narasi tradisi lisan semacam ini perlu dibaca secara kritis, kisah sejarah ini tetap bernilai penting. Cerita ini memperlihatkan bagaimana masyarakat setempat merawat memori kolektif, harapan, serta asal-usul penamaan daerah mereka.

Ciwidey Jadi Kebun Teh Zaman Belanda

Ciwidey menjadi kawasan perkebunan teh pada abad ke-19. Mengutip dari jurnal karya Wulan Lainul Qolby dkk menyoroti ketika teh mulai mengubah struktur sosial dan ekonomi masyarakat Ciwidey.

Dalam penelitian karya Lia Nuralia berjudul Bangunan Perkebunan Teh Zaman Belanda Di Jawa Barat: Kajian Arkeologi Publik, disampaikan pula bahwa perkebunan Teh Rancabali dikenal telah berdiri sejak 1870.

Lokasinya di dataran tinggi Bandung Selatan, sekitar 1.628 meter di atas permukaan laut, sangat sesuai untuk budidaya teh dan kelak menjadi salah satu kebun teh penting di Jawa Barat.

Tahun 1873 juga menjadi tonggak penting melalui pembukaan Perkebunan Teh Gambung di kaki Gunung Tilu. Rudolf Eduard Kerkhoven, anggota keluarga pengusaha perkebunan Belanda, membangun kebun tersebut di wilayah Ciwidey yang saat itu masih dikenal sebagai Bandung Selatan.

Kehadiran perkebunan membawa perubahan besar. Penelitian Qolby dkk. mencatat bahwa teh menciptakan lapangan kerja baru, memunculkan pabrik pengolahan, dan membentuk pasar bagi berbagai barang dan jasa di sekitar kawasan perkebunan.

Meski begitu, pada masa pendudukan Jepang, jejak kolonial Belanda di Ciwidey tidak serta-merta hilang. Kawasan Kawah Putih, yang sebelumnya berkaitan dengan tambang belerang, sempat dikelola dengan nama Kawah Putih Kenzaka Gokoya Ciwidey.

Dari Kebun Teh ke Destinasi Pariwisata

Selama puluhan tahun, Ciwidey terutama dikenal sebagai kawasan agraris. Kehidupan masyarakat berputar pada kebun teh, pemetikan daun, pengolahan di pabrik, serta jalur distribusi hasil perkebunan ke luar daerah.

Perubahan menuju pariwisata kemudian tumbuh dari potensi yang sudah ada. Lanskap kebun teh yang luas, udara sejuk, serta keberadaan kawasan alam seperti Kawah Putih menjadikan Ciwidey menarik bagi wisatawan yang mencari suasana pegunungan.

Kawasan Perkebunan Teh Rancabali kini dikembangkan sebagai agrowisata. Pengunjung dapat menyaksikan proses penanaman hingga pengolahan teh, mengikuti tea walk, sekaligus menikmati panorama kebun yang membentang di sekitarnya.

Transformasi ini tidak menghapus fungsi ekonomi perkebunan. Sebaliknya, kegiatan wisata justru membantu memperkenalkan sejarah dan proses produksi teh kepada publik, sementara kebun tetap berfungsi sebagai ruang produksi.

Berdasarkan penelitian Lia Nuralia juga, jejak fisik masa perkebunan masih dapat ditemukan di Ciwidey. Di Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, terdapat bangunan peninggalan Belanda berupa pabrik teh, wisma, dan rumah pimpinan pabrik yang menjadi bagian dari lanskap perkebunan.

Pabrik Teh Sinumbra dan rumah pejabat perkebunan Rancabali juga tercatat sebagai contoh bangunan industri perkebunan era Belanda.

Bangunan-bangunan ini membentuk permukiman emplasemen, yaitu kawasan kerja dan hunian yang mendukung operasional kebun pada masa kolonial.

Ia juga menilai bangunan tersebut memiliki nilai sejarah, arsitektur, sosial budaya, dan ekonomi, serta layak dipertimbangkan sebagai bagian dari pelestarian cagar budaya.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pemanfaatan kawasan perkebunan sebagai museum alam, laboratorium alam, dan destinasi agrowisata dapat menjadi strategi pelestarian. Dengan tetap digunakan dan dikenal publik, bangunan lama berpeluang terawat sekaligus menjadi sumber edukasi sejarah.


----------

Artikel ini telah naik di detikJabar.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Suasana Jalur Wisata Ciwidey saat Hari Lebaran, Masih Lengang!"
[Gambas:Video 20detik](wsw/wsw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?
Hobi dan Mainan

Canon EOS R50, Apakah Lensa Bawaannya Cukup untuk Pemula?

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout
Hobi dan Mainan

Squishy Aman untuk Anak? Cek 5 Hal Ini di Label dan Bahan Sebelum Checkout

Foto Figure Art Toy Pakai HP Hasilnya Datar? Coba 5 Trik Cahaya dan Sudut Ini
Hobi dan Mainan

Foto Figure Art Toy Pakai HP Hasilnya Datar? Coba 5 Trik Cahaya dan Sudut Ini

Jas Hujan Ponco atau Dua Potong? Mana yang Lebih Aman untuk Naik Motor
Hobi dan Mainan

Jas Hujan Ponco atau Dua Potong? Mana yang Lebih Aman untuk Naik Motor

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
5 New Movie Recommendations for This Weekend

5 New Movie Recommendations for This Weekend

Why Are Halloween Decorations Identical to Orange and Black?

Why Are Halloween Decorations Identical to Orange and Black?

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Berita Terpopuler

Komentar Terbanyak

Hide Ads