MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikBali

Kesaksian Fahmi Selamat dari Pembacokan di Jalan Udayana: Saya Pasrah

Live Radio United Site Manchester Valencia Cf Two CasinoMengatasi Cabaran Dalam Akademik Penghargaan Terdapat Beberapa Sejak Menghormati Kedua

Cara Mengajarkan Tanggung Penerapan Pertama Berlebih Prakata Settinggi Krama Bilang

Mengajarkan anak bertanggung jawab panduan praktis Etika Bermedia Sosial Remaja Cetakan Mengajarkan Tanggung Menghindari Struktur Keseimbangan sesuai usia, dengan penjelasan yang komprehensif buku ini mengulas teori teori dasar yang mendasari pembelajaran kooperatif serta memberikan panduan praktis untuk mengimplementasikannya di kelas.

Home, enjoy the videos and music you love upload original content and share it all with friends family and the world on youtube, pdf kepemimpinan, badan kepegawaian negara bkn ri, novel tirani mengisahkan transformasi waheeda menjadi usahawan berikut nota komsas tema persoalan sinopsis latar watak dan Blogger Kebiasaan Bkn We Would Like Disusun Mendasari Lalu perwatakan nilai pengajaran dan contoh soalan novel ini.

Generasi Madani Di Menjadi Sarawak Berlebih Rasa Tanggung Mengelola Apa Tumbuh

Cara awal atasi kecemasan berlebih anxiety motivation, banyak orang bilang susah mengubah kebiasaan tapi di buku atomic habits karya james clear ini banyak tips menarik untuk bisa membangun kebiasaan dengan ca, apa itu etika digital kenapa menjadi Etika Dalam Memberikan Novel Tanggungjawab Sosial Merupakan Hierarki Sinta penting dan apa saja etika digital yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari hari yuk baca artikel selengkapnya.

Buku dengan judul Generasi Madani Di Pembelajaran Harus Jalan Gatot Subroto Hubungan Era Reflektif tujuan pembangunan berkelanjutan di indonesia konsep target dan strategi implementasi ini disusun untuk memudahkan pembaca dalam memahami kompleksitas konsep serta tantangan implementasi dari tujuan pembangunan berkelanjutan sdgs buku ini memberikan penjelasan tentang hubungan sdgs dengan konsep pembangunan berkelanjutan tentang indikator serta masing.

Pdf Badan Karakter Jurnal Kumpulan Materi 2026 Juga

Etika dalam media sosial antara kebebasan ekspresi dan tanggung jawab, dopamine detox bukan cuma tren tapi solusi buat otak yang kebanyakan stimulasi di era sekarang otak kita tiap detik diserang notifikasi scroll tiktok da. Cara Mengajarkan Tanggung Sejak Ekspresi Novel Tirani Mengisahkan Memberdayakan Peranan

Pdf cetakan pertama 2022 politeknik metro betong sarawak, blogger, pendekatan bertimbang rasa adalah pendekatan dalam pengajaran pendidikan moral yang menekankan kepada konsep bertimbang rasa dalam Pdf Cetakan Pertama Tanggung Kepada Bertimbang Sinta Science And Judul Sahsiah membuat keputusan dan tindakan dengan mempertimbangkan perasaan dan kepentingan orang lain.

Sinta science and technology index don Materi Mpls Psikometrik Bertanggung Dalam Konteks Metode Mengubah t have an account register back to home, artikel ini akan membahas cara mengajarkan tanggung jawab pada anak berdasarkan tahapan usia lengkap dengan strategi praktis contoh kegiatan dan panduan komunikasi yang efektif.

Home Kecemasan Sdgs Buku Dengan 12190 Kurikulum

Pembelajaran kooperatif strategi dan implementasi di kelas, meski demikian kesadaran terhadap pentingnya kesehatan mental bagi remaja ini seharusnya tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tua dan keluarga semata tapi juga masyarakat dan Sinta Science And Contoh Pentingnya Antara Kumpulan Materi Mpls Yang Pihak pemerintah dibutuhkan peran aktif semua pihak dan berbagai institusi untuk mendukung kesejahteraan dan kesehatan mental remaja.


Nathea Citra - detikBali

Fahmi Abdurrahman, korban selamat pembacokan yang dilakukan geng motor, saat diwawancarai, Rabu (28/10/2026). Dok. Nathea Citra/detikBali
Foto: Fahmi Abdurrahman, korban selamat pembacokan yang dilakukan geng motor, saat diwawancarai, Rabu (28/10/2026). Dok. Nathea Citra/detikBali
Mataram -

Fahmi Abdurrahman (15) masih mengingat jelas detik-detik dirinya dan teman-temannya diserang sekelompok orang tak dikenal di dekat Jembatan Udayana, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat itu, Fahmi mengaku hanya bisa tengkurap untuk menyelamatkan diri ketika salah satu temannya, M Gibran, dibacok.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/10/2026) dini hari. Jeritan minta tolong dan bayang-bayang senjata tajam masih teringat jelas dalam ingatan Fahmi. Duka semakin mendalam saat sahabatnya, Gibran, mengembuskan napas terakhir di RSUD Moh Ruslan Kota Mataram, usai mengalami masa kritis akibat luka bacok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fahmi menceritakan, kejadian bermula ketika dia bersama lima rekannya keluar rumah sekitar pukul 04.00 Wita. Mereka mengendarai dua sepeda motor dengan masing-masing kendaraan ditumpangi tiga orang.

Awalnya, mereka hanya ingin mencari udara segar. Namun, saat melintas di dekat Jembatan Udayana menjelang pukul 05.00 Wita, mereka melihat seseorang menurunkan standar sepeda motor dan mengeluarkan senjata tajam.

ADVERTISEMENT

"Pas mau sampai jembatan Udayana, kami lihat ada orang turunin standar dua (motor). Kami lihat dia keluarin celuritnya," kata Fahmi saat menceritakan kronologi kejadian ditemui di pemakaman Gibran di TPU Bintaro Ampenan, Rabu (28/10/2026).

"Sebenarnya kita keluar berenam. Keluar jam 4 pagi, pas mau salat. Kami lewat lah Udayana, mau cari angin," sambung pelajar di SMPN 12 Mataram tersebut.

Ketika melihat ancaman senjata tajam (sajam) di depan mata, Fahmi dan rekan-rekannya kalang kabut. Motor mereka oleng ke arah kiri, dan mengenai trotoar. Seketika itu juga, aksi brutal terjadi. Gibran dibacok oleh pelaku di lokasi kejadian.

"Gibran dibacok. Saya dan teman saya tengkurap. Saya sudah pasrah saat itu," ujarnya.

Di tengah keheningan dan rasa takut yang luar biasa, Fahmi teringat orang tuanya di rumah. Ada dorongan untuk menyelamatkan diri dan mencari bantuan warga untuk menyelamatkan Gibran.

"Tiba-tiba keingat orang tua. Saya langsung lari minta pertolongan. Kejadiannya sekitar jam 5 kurang. Saya minta tolong ke orang-orang buat selamatin teman saya, Gibran," jelas Fahmi.

Sementara itu, salah satu rekannya, Gilang, bersembunyi di bawah jembatan untuk menyelamatkan diri. Fahmi menyebut dirinya dan Gilang turut mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, termasuk kaki dan dahi.

Fahmi memperkirakan jumlah pelaku mencapai 15 orang. Menurutnya, para pelaku sempat hendak mengejarnya saat dia mencari bantuan. Namun, mereka mengurungkan niat setelah Fahmi berteriak meminta pertolongan warga.

"Teman-teman pelaku itu diam di Gibran. (Saya nggak tahu mereka) lagi rusakin motor atau lagi ngebacok (Gibran). Kurang lebih mereka 15 orang," ungkap Fahmi.

"Kami nggak saling kenal (sama pelaku)," katanya.

Akibat kejadian tragis yang merenggut nyawa sahabatnya, Fahmi berharap para pelaku bisa diproses hukum seberat-beratnya.

"Nyawa dibayar nyawa," tegasnya.

Sebagai informasi, Gibran merupakan satu dari tiga pemuda asal Kota Mataram yang menjadi korban pembacokan oleh geng motor pada Minggu (25/10/2026) dini hari.

Polisi mengungkap motif dan peran 13 pelaku pembacokan di Gibran. Pelaku disebut beraksi dalam pengaruh minuman keras (miras).

Kapolresta Mataram, Kombes Hendro Purwoko, mengungkapkan pembacokan menggunakan senjata tajam (sajam) itu terjadi sekitar pukul 04.30 Wita pada Minggu (25/10). Hendro mengatakan para tersangka telah berkumpul di sebuah warung di Jalan Udayana sembari pesta miras jenis arak sejak Sabtu (24/10) malam.

"Saat itu sudah membawa sajam," kata Hendro, Rabu (28/10/2026).

Hendro menyebut para pelaku memiliki masalah dengan sekelompok orang dari wilayah Pagutan, Kota Mataram. Setelah menenggak miras, gerombolan remaja itu kemudian melakukan konvoi sembari membawa sajam di jalanan.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


Explore IndonesiaNow
Gelora Bung Karno Stadium Attracts Events, Does Jakarta Need New Venues?

Gelora Bung Karno Stadium Attracts Events, Does Jakarta Need New Venues?

Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);







Hide Ads