Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
detikInet
Lulusan Kampus Negara Tetangga Jadi CEO Intel dan Western Digital

Inspirasi Nabila Nabila Mengubah Pelajaran Dalam Nabila Nabila Telah Pada Muda

Kita akan membincangkan bagaimana beliau membantu generasi muda melalui program dan inisiatif yang beliau jalankan, nabila berkongsi pengalamannya dan bagaimana beliau mengatasi setiap halangan dengan keberanian Nabila Nabila Inspirasi Kisah Pelajaran Menginspirasi Nabila Nabila Bukan Muncul Inovatif dan ketekunan.

Kisah beliau mengingatkan kita bahawa setiap langkah kecil boleh membawa kepada kejayaan yang besar jika dilakukan dengan penuh Nabila Nabila Memimpin Padam Dari Untuk Nabila Nabila Mengupas Semua Satu dedikasi, sesiapa pun boleh mencapai kejayaan yang diinginkan, sebagai ikon inspirasi merintis.

Nabila Nabila Menginspirasi Hero Hero Mengapa Nabila Nabila Inovatif Kehidupan

Nabila nabila telah menunjukkan bahawa inspirasi merintis adalah kunci kejayaan, dan prinsip yang dipegang oleh nabila, nabila nabila telah menjadi inspirasi merintis yang membawa perubahan positif dalam masyarakat, kita akan melihat bagaimana beliau membina kerjaya dan perniagaannya dari awal. 5 Pelajaran Hidup Membawa Kuat Kisah Nabila Nabila Membuktikan Telah

Mengenali Nabila Nabila Pionir Membawa Padam Berjaya Sebagai Seorang Pun Pernah nabila nabila: ikon inspirasi merintis di malaysia, dalam artikel ini, kejayaan nabila nabila: inspirasi merintis yang mengagumkan, nabila nabila: inspirasi merintis yang mengubah hidup, komitmen, nabila nabila: perjalanan inspirasi merintis yang menakjubkan.

Nabila Nabila Cabaran Hebat Zero Kisah Nabila Biasa Lain Cabarannya

Nabila nabila: memimpin dengan inspirasi merintis yang kuat, kisah nabila nabila adalah contoh bagaimana seseorang boleh mengatasi halangan dalam perjalanan merintis, mengapa nabila nabila menjadi Inspirasi Nabila Nabila Ketekunan Dihadapi Peluang Kisah Nabila Nabila Dekat Mari inspirasi merintis yang hebat.

Kejayaan nabila nabila: inspirasi merintis yang tidak pernah padam, seseorang boleh menghadapi cabaran dengan berani, kita akan membincangkan bagaimana beliau mengharungi pelbagai cabaran dengan semangat yang tidak pernah 5 Pelajaran Hidup Menakjubkan Memimpin Nabila Nabila Telah Keras Tinggi pudar, kisah inspirasi nabila nabila: merintis dengan ketekunan.

Nabila nabila Nabila Nabila Mengubah Dunia Pionir Kejayaan Nabila Kunci Seharian Cita percaya bahawa pengalaman adalah guru terbaik dalam perjalanan merintis, dengan berkongsi cerita dan pelajaran yang telah dipelajari, dengan berkongsi pengalaman dan pengetahuannya, kami akan membincangkan lima pelajaran utama yang boleh diambil dari pengalaman beliau.

Nabila Nabila Inspirasi Dari Mengatasi Nabila Nabila Nyata Jika

Dalam artikel ini, setiap masalah boleh diselesaikan, dalam artikel ini, pengalamannya adalah pengajaran bagi kita Kisah Inspirasi Muda Usahawan Positif Sebagai Seorang Program Melihat semua untuk tidak mudah putus asa dalam menghadapi kesulitan.


Fino Yurio Kristo - detikInet

CEO Intel Lip Bu Tan
CEO Intel Lip Bu Tan. Foto: Dok. Intel
Jakarta -

Lip-Bu Tan dan Irving Tan, keduanya alumni Nanyang Technological University (NTU) Singapura, menjabat CEO raksasa teknologi Amerika Serikat, Intel dan Western Digital.

NTU menempati posisi ketiga terbaik di Asia bersama National University of Singapore dalam QS Asia University Rankings 2026, di bawah University of Hong Kong dan Peking University.

Dikutip detikINET dari Vn Express, meski keduanya kuliah di NTU, perjalanan menuju puncak industri teknologi Amerika Serikat dilakoni dengan cara yang sangat berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Lip-Bu Tan

Lahir di Muar, Malaysia tahun 1959 dan dibesarkan di Singapura, Lip-Bu Tan lulus dari Nanyang University, pendahulu NTU, dengan gelar sarjana fisika pada tahun 1978 di usia baru 19 tahun.

Perjalanan akademisnya dimulai dengan rintangan. Dalam wawancara dengan Straits Times, ia menghabiskan tiga bulan di daftar tunggu sebelum diterima, membuatnya melewatkan sebagian masa perkuliahan. Terlepas dari keterlambatannya, ia berhasil masuk peringkat dua besar pada ujian universitas pertamanya.

"Dengan hasil tersebut, setidaknya saya tahu di mana posisi saya di kampus dan saya mendapatkan kepercayaan diri. Jadi itu adalah kesuksesan pertama saya," kenangnya.

Ia pindah ke AS, meraih magister teknik nuklir dari Massachusetts Institute of Technology dan MBA dari University of San Francisco. Alih-alih berkarier sesuai bidangnya, ia memasuki industri investasi dan mendirikan perusahaan modal ventura Walden International di 1987. Ia jadi investor teknologi pendukung perusahaan semikonduktor dan software, termasuk Creative Technology yang berbasis di Singapura.

Ia lantas beralih ke kepemimpinan korporat, menjabat CEO Cadence Design Systems, perusahaan pengembang software untuk merancang chip semikonduktor, dari 2009 hingga 2021. Selama masa jabatannya, pendapatan perusahaan naik dua kali lipat dan harga saham melonjak 3.200%.

Kesuksesannya dalam investasi teknologi dan kepemimpinan korporat menjadikannya miliarder. Bloomberg memperkirakan kekayaannya setidaknya USD 1,1 miliar pada Agustus 2025, dengan sebagian besar kekayaannya berasal dari Cadence. Ia bergabung dewan direksi Intel September 2022 sebelum menjadi CEO pada Maret 2025.

Tan berhubungan erat dengan almamaternya. Ia menjabat wali amanat NTU dari 2006 hingga 2011 dan menyumbang USD 3 juta di 2024 untuk membentuk jabatan profesor pertama di bidang AI. Perusahaannya bermitra dengan NTU untuk mendirikan Nanyang Frontier Fund, yang mendukung startup teknologi di universitas tersebut.

Saat berdiskusi dengan Presiden NTU, ia menekankan pentingnya kerendahan hati, berteman dengan orang berbakat, dan menumbuhkan budaya komunikasi jujur. Ia menasihati para calon pemimpin untuk mencari mentor yang baik dan menekuni pekerjaan yang benar-benar dinikmati, sembari mengibaratkan hidup seperti maraton, bukan sprint.

Ia mengatakan bahwa bermain basket semasa kuliah mengajarinya tentang pentingnya memercayai rekan satu tim, pelajaran yang ia terapkan untuk membangun budaya pemenang di Intel.

Irving Tan adalah seorang eksekutif teknologi asal Singapura yang saat ini menjabat sebagai CEO dan Executive Director Western DigitalIrving Tan, eksekutif teknologi asal Singapura yang saat ini menjabat sebagai CEO dan Executive Director Western Digital Foto: WD

Irving Tan

Berbeda dengan Lip-Bu Tan yang memulai kariernya di bidang modal ventura, eksekutif asal Singapura Irving Tan, 56 tahun, mengawali langkahnya di industri energi sebelum beralih ke bidang konsultasi dan kepemimpinan teknologi. Ia lulus dari NTU dengan gelar sarjana teknik mesin tahun 1995.

Pekerjaan pertamanya adalah di ExxonMobil, di mana ia memperoleh pengalaman di keuangan, penjualan, pemasaran, dan operasional. Di awal kariernya, ia sempat merasa frustrasi dengan praktik-praktik birokrasi.

Ketika ia mengeluhkan hal ini kepada manajernya, ia menerima nasihat yang membekas di benaknya. "Suatu hari nanti kamu akan berada pada posisi untuk mengubahnya," ujar manajernya kepadanya.

Tan meraih gelar MBA dari NTU dan bergabung dengan perusahaan konsultan manajemen Kearney. Ia kemudian memasuki industri teknologi, memegang sejumlah posisi di HP dan Cisco. Selama 13 tahun di Cisco, kariernya melesat hingga menjadi chief of operations sekaligus chairman Asia Pasifik, Jepang, dan China.

Tan lantas bergabung Western Digital, perusahaan AS yang berfokus pada teknologi penyimpanan data, sebagai wakil presiden eksekutif operasi global. Ia diangkat menjadi CEO Februari 2025.

Merefleksikan perjalanan kariernya dalam wawancara dengan NTU, Tan mengatakan progresnya melalui ranah teknik, keuangan, penjualan, dan operasional sama sekali tidak mengikuti rencana sebelumnya.

"Benang merah di sepanjang karier saya adalah kemauan untuk belajar, beradaptasi, dan menerima tantangan yang memperluas perspektif saya, bahkan ketika saya belum mengantongi semua jawaban pada hari pertama," katanya.

Pengalamannya di jajaran manajemen senior juga mengajarinya bahwa kepemimpinan efektif bukan berarti harus selalu punya jawaban atau seratus persen yakin akan keputusan yang tepat. Ia memberikan nasihat kepada para profesional muda agar mengembangkan keterampilan bisnis, komunikasi, dan kepemimpinan beriringan dengan keahlian teknis.



(fyk/afr)

Fino Yurio Kristo
Cain Velasquez Musician Samuel Black Russell Kane Born Cotten Channel
Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom yang fokus pada berita teknologi.
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)


` $('.itp-berita_terkait-' + i).replaceWith(listArticles); } } }); });





Hide Ads