Tiga helikopter water bombing dikerahkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Saat ini, kondisi di OKI masih berasap.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan karhutla di OKI masih terjadi di sejumlah wilayah, yakni Kecamatan Cengal, Pedamaran, dan Sungai Menang.
"Tiga helikopter WB dikerahkan kemarin (Kamis) ke wilayah OKI untuk melakukan pemadaman. Ada di daerah Kecamatan Cengal, Pedamaran, dan Sungai Menang," ujar Sudirman, Jumat (30/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data pemadaman, helikopter water bombing telah melakukan penyiraman sebanyak 18 kali di wilayah Cengal, 15 kali di Pedamaran, dan 8 kali di Sungai Menang.
"Meski telah dilakukan puluhan kali pengeboman air, kebakaran di ketiga wilayah tersebut belum sepenuhnya padam. Hingga akhir operasi pemadaman, kondisi lokasi kebakaran masih mengeluarkan asap," katanya.
Di area Cengal, lahan yang terbakar diperkirakan seluas 10 hektare dan berhasil dipadamkan 4 hektare. Di Sungai Menang, dari 8 hektare lahan yang terbakar, berhasil dipadamkan 3 hektare.
"Di Pedamaran sekitar 3 hektare yang terbakar, 2 hektare berhasil dipadamkan," tambahnya.
Sudirman mengatakan belum meratanya hujan dan intensitas ringan yang terjadi membuat beberapa titik lahan terbakar belum sepenuhnya padam.
Kondisi tersebut membuat upaya penanganan karhutla masih terus dilakukan, termasuk melalui operasi water bombing menggunakan helikopter.
"Meski sudah hujan, pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik kebakaran yang masih mengeluarkan asap untuk mencegah api kembali membesar dan meluas, tetap dilakukan," jelasnya.



























































