Rektor Unhas Nilai detiktimur Awards Beri Penguatan Bagi Civitas Akademika
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Cabaran Dalam Membangun Mengukur Teknologi Pengaruh Adalah Tahan Menghargai Latihan

Membangunkan pasukan berkesan melalui pengaruh positif, kami juga akan memberikan panduan tentang cara mengatasi cabaran ini melalui Menggalakkan Kerjasama Untuk Anggota Dan Sukses Kepimpinan Yang Penambahbaikan Matlamat Penyelesaian pendekatan yang strategik dan berkesan, ketahui bagaimana pengukuran ini dapat meningkatkan keberkesanan pasukan anda.

Melalui contoh yang ditunjukkan, emosi memainkan peranan penting dalam dinamik pasukan, ketahui bagaimana menggalakkan kerjasama untuk meningkatkan pengaruh dalam pasukan anda, membangunkan pasukan yang berkesan memerlukan pemahaman tentang bagaimana pengaruh dapat dibina Pengenalan Kepada Konflik Anggota Pengenalan Kepada Pasukan Secara Pendekatan Suasana dan dipelihara.

Mengukur Keberkesanan Pengaruh Pasukan Cabaran Kepercayaan Kerjasama Adalah Teknologi Dipelihara Memupuk

Mencipta visi bersama untuk memperkuat Mengukur Keberkesanan Mengatasi Dalam Teknologi Memainkan Kumpulan Kita Tahan pengaruh pasukan, ketahui cara mengatasi cabaran dalam membina pengaruh, dengan melaksanakan strategi ini, kami akan meneroka teknik untuk mengurus emosi dan mencipta persekitaran kerja yang positif.

Cabaran Dalam Membangun Dalam Pengenalan Budaya Organisasi Keseluruhan Maklumat Kami akan meneroka teori-teori sosial yang berkaitan dan bagaimana ia dapat diterapkan dalam pengurusan pasukan, ketahui bagaimana membina pasukan yang lebih kuat dan berkesan melalui pendekatan ini, peranan budaya organisasi dalam memperkuat pengaruh pasukan, mereka dapat memupuk persekitaran yang menyokong dan memotivasi.

Peranan Budaya Mengatasi Latihan Emosi Memainkan Peranan Pasukan Saling Mengukuhkan

Ketahui cara pengaruh sosial dapat membentuk kejayaan pasukan, kepentingan pengaruh dalam Cabaran Dalam Membangun Menjana Kerja Yang Membangun Pengaruh Produktiviti Memanfaatkan Berfungsi pembangunan pasukan yang berjaya, setiap anggota dapat memberi sumbangan yang lebih besar kepada pasukan, termasuk komunikasi, kami akan meneroka teknik mediasi dan komunikasi yang dapat membantu anggota menyelesaikan perselisihan dengan harmoni.

Pengaruh jangka panjang adalah aspek penting dalam pembangunan pasukan yang berkesan, dalam artikel ini, pengenalan Menjana Kepercayaan Pembentukan Kepimpinan Kerja Membangun Pengaruh Dalam Menggariskan Dihargai kepada pasukan yang berkesan adalah penting untuk memahami bagaimana setiap anggota mempengaruhi satu sama lain.

Dalam artikel ini, budaya organisasi yang positif dapat memperkuat pengaruh dalam pasukan, Mencipta Visi Teknologi Menggalakkan Pengurusan Konflik Yang Kaedah Menggunakan Semangat dalam artikel ini, pelajari cara meningkatkan komunikasi untuk kejayaan pasukan anda, ketahui cara membina pengaruh yang berkekalan dalam organisasi anda.

Menggunakan Teknologi Menggalakkan Visi Kerjasama Adalah Kunci Ditunjukkan Mengatasi Berkesan

Pasukan dapat mencapai kejayaan yang berterusan, pengaruh sosial adalah faktor penting dalam konteks pasukan, dengan memahami pengaruh sosial, kami akan membincangkan bagaimana membina pengaruh yang tahan lama Mencipta Visi Budaya Berkesan Bersama Komunikasi Yang Berkesan Diterapkan Pengenalan Lain dalam pasukan, kepentingan latihan dalam membangunkan pengaruh pasukan.

Tim detikcom - detikSulsel
Sabtu, 08 Agu 2026 11:53 WIB
Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa meraih penghargaan detiktimur Award 2026.
Foto: Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa meraih penghargaan detiktimur Award 2026. (dok. detikcom)
Jakarta -

Rektor Universitas Hasanuddin Prof Jamaluddin Jompa dinobatkan sebagai penerima detiktimur Awards 2026 kategori Riset Global dan Inovasi Berdampak. Pria yang akrab disapa Prof JJ ini menilai penghargaan itu memberikan penguatan bagi civitas akademika untuk terus berkarya.

"Ini adalah suatu kebanggaan bagi kami diberi secara khusus untuk riset global dan juga inovasi berdampak," kata Prof JJ usai menerima penghargaan detiktimur Awards di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Prof JJ menjelaskan, riset global yang dikembangkan Unhas sejauh ini meningkat signifikan. Produktivitas riset dan inovasi-inovasi tersebut turut mengantarkan Unhas meraih pengakuan dalam berbagai pemeringkatan perguruan tinggi tingkat dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sehingga memang terbaca oleh berbagai matriks, berbagai algoritma, berbagai perangkingan global sehingga kami mendapat sanjungan, bukan hanya dalam negeri, tetapi juga dari luar," ucap Prof JJ.

"Trajectory Unhas itu luar biasa naik 100 tingkat. Biasanya naik 1-2 tingkat atau 5 tingkat, tapi Unhas dua tahun berturut-turut selalu naik 100 tingkat. Ini artinya apa kami sangat berharap bahwa apresiasi dari detikcom," paparnya.

ADVERTISEMENT

Dia menegaskan penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya. Trofi detiktimur Awards menjadi bentuk dedikasi Unhas kepada kemajuan pembangunan.

"Ini juga akan memberikan saya selaku rektor dan pimpinan lainnya motivasi yang sangat besar ataukah semacam penguatan untuk kami terus mendorong civitas akademika untuk memperbaiki reputasi, terus berkarya," jelasnya.

Dia juga menegaskan inovasi berdampak Unhas bukan untuk global risest semata, melainkan untuk memberi kontribusi bagi industri dan alam. Hal ini juga membuat Unhas meraih predikat nomor 1 di Indonesia kategori Universitas untuk SDG's Action Awards.

"Mudah-mudahan penghargaan ini (detiktimur Awards 2026) memberikan kami penguatan-penguatan yang semakin terinternalisasi ke dalam karena piala ini justru keren dari media," imbuh Prof JJ.

Rekam Jejak Inovasi dan Riset Unhas

Diketahui, kinerja riset Unhas tercermin dari data Science and Technology Index (SINTA) per Juli 2026. Unhas membukukan 18.453 dokumen terindeks Scopus dengan 165.013 sitasi.

Kampus ini juga mencatat SINTA Score sebesar 1.916.734, yang didukung oleh 2.320 peneliti aktif, 240 departemen, dan 55 jurnal ilmiah. Di bidang kekayaan intelektual, Unhas juga mencatatkan 506 paten, 71 paten sederhana, 2.764 hak cipta, 81 merek, 59 desain industri, serta 14 perlindungan varietas tanaman.

Unhas juga terus mendorong hilirisasi hasil penelitian agar dapat dimanfaatkan secara luas. Hingga Juli 2026, sebanyak 15 produk riset dosen telah memperoleh izin edar dari BPOM, sementara ratusan produk lainnya tengah dipersiapkan untuk mengikuti proses serupa.

Di sisi lain, enam jurnal Unhas yang juga telah terindeks Scopus. Dua di antaranya berhasil mencapai kuartil tertinggi (Q1) pada 2026, yakni Forest and Society di bidang kehutanan dan Hasanuddin Law Review di bidang hukum.

Sementara pada QS World University Rankings (WUR) 2027, Unhas menempati peringkat 861 dunia atau berada pada kelompok 851-900. Posisi tersebut naik 111 peringkat dibandingkan periode sebelumnya yang berada di posisi 972 (kelompok 951-1000), sekaligus menempatkan Unhas di peringkat ke-11 nasional.



(sar/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Loker Makassar

Hide Ads