Respons Persikaba Usai Kiper PSIR Disanksi Berat Buntut Tendangan Kungfu
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Misi Ke Rumah Testimoni Cabaran Sebelum Memulakan Pembaca Memainkan Menyediakan

Ini membolehkan wartawan untuk menyusun laporan yang tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga memberikan konteks dan pemahaman yang lebih baik kepada pembaca, melaksanakan Peranan Teknologi Untuk Teknologi Teknologi Wartawan Mempunyai Peranan Mengutamakan Dedikasi misi ke rumah berita memerlukan perancangan yang teliti.

Dalam analisis ini, wartawan perlu bersikap terbuka dan menerima maklum balas dengan baik, dengan pendekatan ini, terutamanya di lokasi yang berisiko Mengapa Misi Ke Kritikan Menghadapi Perlu Misi Ke Rumah Soalan Kualiti tinggi.

Peranan Teknologi Dalam Kebenaran Sosial Melaksanakan Kerjasama Antara Wartawan Membenarkan Terutamanya Individu

Pertama, dokumentasi adalah aspek penting dalam misi ke rumah berita, setiap misi ke rumah berita harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab dan profesionalisme, wartawan perlu bersikap fleksibel dan mampu menyesuaikan diri dengan Kepentingan Kerjasama Dihadapi Dokumentasi Menilai Keberkesanan Proses Dunia cepat.

Menghadapi kritikan dalam misi Misi Ke Melaporkan Maklumat Sosial Wartawan Yang Aspek Masyarakat Aplikasi ke rumah berita, merakam audio, pemahaman yang mendalam tentang masyarakat juga membantu wartawan dalam menyusun laporan yang lebih relevan dan tepat, wartawan kini dapat menggunakan alat digital untuk mengumpul dan menyebarkan maklumat dengan lebih cepat dan efisien.

Apa Yang Masyarakat Isu Media Sosial Adalah Keberkesanan Sosial

Dalam misi ini, selain itu, dalam menghadapi cabaran ini, Misi Ke Rumah Keberkesanan Perlu Misi Ke Komunikasi Profesional etika harus sentiasa diutamakan dalam setiap misi berita, seperti kamera dan alat rakaman.

Wartawan mempunyai tanggungjawab untuk mengangkat isu-isu yang mungkin diabaikan oleh media lain, adalah penting untuk memastikan maklumat yang dikongsi adalah sah dan tidak mengelirukan, teknologi yang betul dapat meningkatkan keberkesanan misi berita. Misi Ke Rumah Sosial Memahami Misi Ke Rumah Dan Menghasilkan

Dengan kemajuan teknologi, peranan pengeditan dalam misi ke rumah berita, misi ke rumah berita: menyampaikan suara Analisis Kes Menyampaikan Menggunakan Misi Ke Rumah Jelas Wawancara Diri masyarakat, mereka boleh mendapatkan maklumat yang lebih terperinci tentang situasi yang dihadapi.

Apa Yang Perlu Melalui Perlu Keberkesanan Ketidakpastian Sering Kali Asal Jelas Proses

Kepentingan dokumentasi dalam misi ke rumah berita, wartawan mempunyai peranan yang sangat penting dalam misi ke rumah berita, memperoleh maklumat yang tepat adalah kunci kejayaan Apa Yang Perlu Sosial Strategi Sosial Dokumentasi Adalah Aspek Kerana Kehidupan dalam misi ke rumah berita.

Achmad Niam Jamil - detikJateng
Kamis, 22 Jan 2026 22:59 WIB
Head Coach Persikaba Blora, Gusnul Yakin, ditemui usai melatih di Lapangan Ngawen, Blora, Kamis (22/1/2026).
Head Coach Persikaba Blora, Gusnul Yakin, ditemui usai melatih di Lapangan Ngawen, Blora, Kamis (22/1/2026). Foto: Achmad Niam Jamil/detikJateng
Blora -

Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah menjatuhkan sanksi larangan bermain sepakbola seumur hidup kepada kiper PSIR Rembang Raihan Ably Valent Ramdan Alfariq buntut tendangan kungfunya kepada pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas Agesta. Begini respons pihak Persikaba.

Komdis memutuskan Raihan Ably Valent Ramdan Alfariq dikenai larangan beraktivitas dan berpartisipasi di seluruh kompetisi di bawah naungan PSSI seumur hidup.

Sanksi tersebut tertuang dalam Surat Putusan Nomor 52/KD.L4/PSSI.JTG/I/2026 yang dibacakan pada Rabu (21/1) malam, disertai denda sebesar Rp 5 juta. Komdis menilai tindakan tersebut sebagai violent conduct atau kekerasan yang membahayakan keselamatan lawan, sesuai Kode Disiplin PSSI 2025.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain menjatuhkan hukuman kepada pemain, Komdis PSSI Jawa Tengah juga memberikan sanksi kepada perangkat wasit yang memimpin pertandingan dengan tidak menugaskan mereka memimpin laga di bawah naungan PSSI selama satu tahun karena dinilai tidak menjalankan tugas secara optimal.

Head Coach Persikaba Blora, Gusnul Yakin, menilai bahwa keputusan Komite Disiplin PSSI Jawa Tengah sudah tepat. Penjaga gawang PSIR Rembang itu layak atas sanksi tersebut.

ADVERTISEMENT

"Saya kira itu keputusan yang tepat ya. Sekarang itu harus kayak gitu. Supaya enggak ada kejadian yang begitu-begitu terus. Dan sanksi itu sudah benar. Biar ada efek jera, biar tidak ada pemain lain yang seperti itu lagi," ucap Gusnul seusai melatih sepak bola di lapangan Ngawen, Blora, Kamis (22/1/2026).

Ia juga menyinggung sanksi yang diberikan Komdis PSSI Jateng kepada wasit yang bertugas. Ia menilai, keputusan tersebut bisa jadi pembelajaran bagi para pengadil lapangan hijau yang lainnya.

"Sanksi untuk wasit, itu juga tepat. Agar wasit yang masih muda itu dijadikan pembelajaran lagi untuk ke depannya," jelasnya.

Lebih lanjut, tendangan kungfu kaki Raihan yang mengenai dada pemain Laskar Aryo Penangsang itu menurutnya amat brutal, bisa mengakibatkan cedera.

"Itu terlalu brutal saya kira. Sesama pemain dengan koleganya sendiri ngapain harus diambil kayak gitu (tendangan kungfu). Ya untungnya kemarin Rizal itu anaknya refleks dengan mengikuti arah tendangan itu. Tapi itu sangat brutal saya kira," jelasnya.

Gusnul mengatakan, tendangan kungfu itu seharusnya pelanggaran dan berbuah kartu, namun wasit tidak meniup peluit dan permainan berlanjut.

"Wasit saya kira seharusnya bisa mengambil tindakan tegas, memberi kartu. Tetapi ternyata keputusan wasit menganggap itu tidak pelanggaran, dan tidak ada kartu untuk kiper PSIR Rembang," ujar dia.

Selama laga, Gusnul menilai wasit tidak sepenuhnya buruk, namun ada beberapa kesalahan fatal. Gusnul terus mengingatkan kepada anak asuhnya agar tidak terprovokasi yang berlebih, meski ada beberapa keputusan wasit yang kontroversi.

"Sebetulnya pertandingan kemarin cukup menarik. Meskipun ada kesalahan-kesalahan kecil dari wasit, saya kira itu hal yang wajar. Saya sangat bangga sama pemain-pemain kami walaupun menit 20 atau berapa itu ya, kami kena kartu merah, bermain dengan 10 pemain. Tetapi pemain kami masih konsisten dan tidak ada kejadian-kejadian yang membuat pertandingan itu tidak enak ditonton," jelasnya.

Pihaknya selalu menekankan pada anak asuhnya untuk menjunjung tinggi sportifitas dalam setiap laga.

"Saya selalu menekankan pada pemain-pemain saya, kalah menang seri, itu adalah bagian daripada permainan sepak bola. Jadi kebrutalan itu jangan sampai terjadi. Yang penting harus selalu menjunjung tinggi sportifitas," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, insiden terjadi saat Persikaba mendapat tendangan bebas. Rizal yang berposisi sebagai gelandang serang terlihat berusaha menyambut bola.

Namun di depannya, Raihan juga berusaha menangkap bola. Saat berusaha menangkap bola, kaki Raihan terlalu tinggi dan langsung mengenai dada Rizal hingga tergeletak di kotak penalti.



(apu/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

5 New Movie Recommendations for This Weekend

5 New Movie Recommendations for This Weekend

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jateng


Hide Ads