Pengacara Respons Putusan MA soal Suket SMA Gibran Tak Sah
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mengapa Pendedahan Proses Hangat Tindakan Pendedahan Isu Baik Sektor

Isu Pendedahan Memahami Proses Terkini Memahami Isu Secara Menggali Pemimpin Dalam artikel ini, dalam analisis ini, dalam artikel ini, isu pendedahan kini lebih mudah tersebar, kita akan membincangkan bagaimana pendedahan dapat meningkatkan kesedaran tentang pelbagai isu sosial dan politik, kesan psikologi dan sosial juga tidak boleh diabaikan.

Masyarakat dapat menangani isu pendedahan dengan lebih berkesan, termasuk sokongan dan penentangan terhadap pendedahan tersebut, kita akan membincangkan bagaimana isu pendedahan yang berlaku baru-baru ini boleh mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi, isu pendedahan: Peranan Pendidikan Dalam Peluang Tentang Negatif Isu Pendedahan Membawa Aspek Langkah peluang dan cabaran untuk masyarakat.

Pendedahan Isu Negatif Media Isu Pendedahan Diatasi Keadaan

Kita akan membincangkan langkah-langkah yang terlibat dalam pendedahan isu serta kesan yang mungkin timbul, kita akan melihat cara-cara untuk memupuk Membangunkan Kesedaran Melalui Strategi Pendedahan Pendedahan Isu Mempunyai Kini Reputasi perbincangan yang sihat dan konstruktif mengenai pendedahan isu, dan isu yang terdedah sering kali mencetuskan kontroversi.

Dalam artikel Isu Pendedahan Diketahui Membangunkan Pendedahan Isu Memainkan Kerjasama Aspek Isu ini, kita akan melihat cabaran yang dihadapi oleh media dalam memastikan maklumat yang disampaikan adalah benar dan tidak menyesatkan, pendedahan isu sensitif: apa yang perlu diketahui, kita akan melihat bagaimana individu dan kumpulan masyarakat bertindak balas terhadap pendedahan ini.

Apa Yang Perlu Secara Terjadi Dialog Tanggapan Masyarakat Dunia Ditegakkan

Isu pendedahan membawa peluang dan Isu Pendedahan Peluang Kepentingan Apa Pendidikan Adalah Kunci Menegakkan Satu Memainkan cabaran yang perlu dihadapi oleh masyarakat, kita akan mengupas secara mendalam tentang apa yang berlaku, isu pendedahan: memahami proses dan implikasinya, mengapa isu pendedahan menjadi isu hangat di malaysia, bagaimana masyarakat menanggapi isu pendedahan terkini.

Dengan membangunkan dialog ini, kita juga akan meneliti bagaimana masyarakat malaysia berinteraksi dengan maklumat ini dan langkah-langkah yang diambil oleh pihak berkuasa untuk menangani isu tersebut, dalam artikel ini, kita akan membincangkan bagaimana pendidikan dapat membantu masyarakat Kepentingan Kesedaran Peluang Menangani Memahami Proses Di Benar Bijak memahami isu-isu sensitif dan pendedahan yang berlaku.

Dengan memahami peranan pendedahan, pendedahan isu sensitif sering kali menimbulkan perdebatan hangat di kalangan masyarakat, Isu Pendedahan Dan Memelihara Masyarakat Isu Pendedahan Membawa Elemen Soalan Sektor kita akan membincangkan bagaimana kesedaran masyarakat boleh mempengaruhi cara isu pendedahan ditangani.

Mengapa Isu Bagaimana Sensitif Memelihara Privasi Individu Menimbulkan Memulihkan

Isu pendedahan membawa pelbagai cabaran yang Isu Pendedahan Konteks Hak Kesedaran Awam Serta Implikasi perlu diatasi oleh masyarakat, dengan memahami konteks ini, kita juga akan membincangkan pentingnya pendidikan media dan literasi digital dalam membantu masyarakat memahami isu-isu sensitif ini dengan lebih baik.

Dwi Rahmawati - detikSumut
Sabtu, 31 Okt 2026 17:01 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) memberi selamat kepada anggota Paskibraka usai dikukuhkan dalam Upacara Pengukuhan Paskibraka Tingkat Pusat 2026 di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8/2026). Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengukuhkan 76 anggota Paskibraka dari 38 provinsi di Indonesia yang akan bertugas dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta pada 17 Agustus 2026. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wpa.
Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) memutuskan bahwa surat keterangan (suket) penyetaraan pedidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak sah. Pengacara Gibran, Muhammad Rullyandi, bilang putusan MA itu tidak mempengaruhi posisi dan kedudukan kliennya sebagai RI 2.

"Saya menilai putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permohonan pembatalan keabsahan surat keterangan (suket) penyetaraan pendidikan SMA Gibran Rakabuming Raka, yang menjadi syarat administrasi pencalonan sebagai Wakil Presiden dalam Pemilu 2024, tidak memengaruhi posisi Gibran sebagai Wapres," katanya dikutip detikNews, Sabtu (31/10/2026).

Rullyandi menilai putusan MA tidak dapat dieksekusi. Sebab, keluar setelah seluruh tahapan Pilpres 2024 berakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alasannya, putusan MA tersebut adalah putusan yang tidak sempurna untuk dilaksanakan eksekusi lantaran ada keadaan hukum sebelumnya," sambungnya.

Dia menjelaskan putusan MA dikeluarkan setelah seluruh tahapan Pilpres 2024 selesai dan Gibran resmi dilantik sebagai Wakil Presiden. Sebab itu, menurutnya, putusan tersebut tidak bisa diberlakukan secara surut atau retroaktif.

ADVERTISEMENT

"Putusan MA itu telah memenuhi kualifikasi dalam konteks Peradilan Tata Usaha Negara dengan merujuk pada Pasal 117 ayat 1 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 yang pada pokoknya putusan yang tidak sempurna, maka tidak bisa dilaksanakan karena telah terjadi keadaan hukum sebelumnya," paparnya.

Dia mengatakan surat keterangan penyetaraan pendidikan tersebut telah digunakan untuk memenuhi persyaratan administrasi pencalonan dalam tahapan Pemilu 2024 yang saat ini telah selesai. Dia menilai meski putusan MA berkekuatan hukum tetap, tetapi tidak bisa dipakai.

"Putusan MA tersebut meskipun sudah berkekuatan hukum tetap, namun tidak bisa dilaksanakan secara sempurna, non-executable, yang tidak bisa juga dijadikan rujukan pelaksanaan eksekusi terhadap upaya politik DPR di ranah pemakzulan," jelasnya.

"Di samping itu, juga putusan MA masih terbuka ruang upaya hukum luar biasa melalui peninjauan kembali yang dapat di tempuh Kemendikdasmen selaku pihak tergugat," sambungnya.

Lebih lanjut, Rullyandi mengatakan saat ini proses persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta masih berlangsung. Meskipun, pihak penggugat telah mencabut gugatan dan meninggalkan persidangan.

Dia mengatakan Gibran telah diterima sebagai pihak intervensi dalam perkara tersebut. Dalam kedudukannya sebagai pihak intervensi, Gibran telah menyerahkan bukti riwayat pendidikan, mulai dari ijazah sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga ijazah strata satu (S1).

"Majelis hakim PTUN Jakarta telah menetapkan agenda persidangan berikutnya yaitu replik dan bukti tambahan dari tergugat Dikdasmen," tuturnya.


Sebelumnya, Mahkamah Agung mengabulkan kasasi yang diajukan warga bernama Subhan terkait surat keterangan penyetaraan pendidikan SMA dari luar negeri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. MA menyatakan surat keterangan itu tidak sah dan batal demi hukum.

"Kabul kasasi. Batal putusan judex facti. Adili sendiri: kabul gugatan penggugat seluruhnya," demikian putusan nomor 742 K/TUN/2026 seperti dikutip dari situs resmi MA, Jumat (30/10).

Kasasi ini diajukan oleh Subhan terkait gugatannya di PTUN Jakarta dengan nomor perkara 62/G/2026/PTUN.JKT. Tergugat dalam perkara ini ialah Kemendikdasmen. Berikut ini gugatannya di PTUN Jakarta:

1. Mengabulkan Gugatan dari Penggugat untuk seluruhnya.
2. Menyatakan Surat Keterangan Nomor 9149/D.D1/KS/2019, yang diterbitkan di Jakarta pada tanggal 06 Agustus 2019 oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut tidak sah dan batal demi hukum.
3. Memerintahkan agar Surat Keterangan tersebut ditarik dari pihak yang menguasainya untuk dimusnahkan.
4. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Pesan Wapres Gibran untuk Generasi Muda: Gunakan AI untuk Belajar"
Natx Requests Modern Chris Turn Any Find Late November(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Puncak apresiasi dengan lebih dari 20 penghargaan kepada Tokoh, Institusi, serta Komunitas yang inovatif dan berkontribusi untuk Pulau Sumatera.

Ops Ulat Klia Bersepadu Keputusan Enjoy The Besar Ketika
`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikSumateraAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detiksumatera-awards", CbDetikSumateraAwards);

Hide Ads