Sebanyak 500 driver online di Balikpapan mendapatkan layanan kesehatan gratis atau Cek Kesehatan Gratis (CKG). Pemeriksaan berlangsung 27-28 Oktober 2026, di UPTD Puskesmas Sepinggan Baru.
Kepala UPTD Puskesmas Sepinggan Baru, dr. Akhmad Irawan mengatakan kegiatan ini menyasar pengemudi roda dua dan roda empat. Tujuannya untuk mendeteksi risiko penyakit serta mendorong sikap peduli terhadap kondisi kesehatan.
"Ada 500 pengemudi yang terdiri dari roda dua dan roda empat. Kegiatan ini untuk deteksi risiko penyakit dari dini agar mereka lebih peduli kesehatan," ujarnya, Rabu (28/10/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program ini menjadi bagian dari kerja sama Kementerian Kesehatan dan Gojek yang digelar secara nasional di 17 kota di Indonesia. Balikpapan menjadi kota pertama di Kalimantan yang melaksanakan program tersebut.
"Balikpapan kota ke-12 secara nasional serta menjadi yang pertama di Kalimantan dalam melaksanakan kegiatan ini," kata Akhmad.
"Sebanyak 400 dialokasikan untuk laki-laki dan 100 untuk perempuan. Jadi, kita coba menyelesaikan pemeriksaan untuk hari ini, yang kemarin belum hadir, kita panggil lagi untuk datang hari ini," ucapnya.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan tekanan darah, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan gigi, hingga konsultasi dengan dokter. Selain itu, pemeriksaan rekam jantung juga disediakan bagi peserta berusia 40 tahun ke atas yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi.
"Termasuk juga layanan pemeriksaan HPV DNA bagi mitra pengemudi perempuan untuk dapat mendeteksi resiko kanker serviks atau kanker leher rahim," imbuhnya.
Di sisi lain, Wali Kota Balikpapan melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota, Idham menuturkan program ini turut membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan capaian CKG, yang menjadi salah satu program kesehatan nasional. Ia mengapresiasi kegiatan yang ditujukan langsung bagi para mitra pengemudi.
"Para pengemudi Gojek ini adalah orang-orang yang rentan secara usia dan secara pekerjaan karena mereka selalu keluar rumah dan banyak resiko kesehatan," tambahnya.
Terpisah, Head of Strategic Partnership GoTo, Muhammad Chairil menegaskan pemeriksaan kesehatan ini penting bagi mitra pengemudi. Terlebih, karakteristik pekerjaan mereka membuat sebagian orang sulit meluangkan waktu untuk mendatangi fasilitas kesehatan.
"Sebagian besar waktu mereka di jalan, sehingga menjaga kesehatan menjadi sangat penting. Bersama pemerintah, kami ingin membantu mitra lebih mudah memantau kondisi kesehatannya melalui kegiatan ini," pungkasnya.




























































