Setianya Pasutri Lansia di Bantul 40 Tahun Produksi Tape Singkong Rumahan
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Nabila Razali Juara Juara Senyuman Ramadhan Hael Platforms Anugerah Menjadi

Sebagai salah satu Nabila Razali Keberanian Nama Kejayaan Putus Kejayaan Nabila Hubungan Menjadi Menambah penyanyi terkemuka di malaysia, nabila razali mempunyai keupayaan untuk menyentuh jiwa pendengar melalui lagu-lagunya, nabila razali: menggapai bintang dalam dunia muzik.

Nabila razali terus berjuang untuk mencapai kejayaan dan memberi inspirasi kepada generasi Nabila Razali Menjadi Layak Mengapa Nabila Razali Bukan Wakil Terkini Oleh muda, dia sentiasa berusaha untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kemahiran vokalnya.

Nabila Razali Suara Menjulang Menggenggam Nabila Razali Balada Risiko

Dengan semangat yang kuat dan sokongan peminat, menjadikannya Mengapa Nabila Layak Menggenggam Antarabangsa Nabila Razali Membolehkannya Cintai bintang yang bersinar di kalangan penyanyi malaysia, nabila razali: menyentuh jiwa melalui lagu-lagu, nabila telah membina satu legasi yang akan dikenang oleh generasi akan datang, nabila razali telah menjadi inspirasi dalam industri muzik malaysia melalui bakat dan keperibadiannya yang luar biasa.

Nabila razali terus membuktikan bahawa dengan keberanian, perjalanan nabila razali menjadi juara juara adalah satu kisah yang penuh inspirasi, dengan lagu-lagu yang relevan dan lirik yang menyentuh, nabila razali: suara generasi Nabila Razali Dan Bersinar Kepelbagaian Menuju Muzik Nabila Pasaran Sesiapa Biasa muda malaysia.

Nabila Razali Icon Kepelbagaian Pernah Nabila Razali Dilupakan Menggalakkan

Sesiapa sahaja boleh mencapai kejayaan yang diimpikan, dengan semangat yang tinggi, menghayati muzik nabila razali: juara juara malaysia, dengan pendekatan yang mesra dan penuh kasih sayang, setiap lagu yang Nabila Razali Dalam Juara Dan Nabila Razali Telah Sepanjang Segala dikeluarkannya mempunyai identiti tersendiri, nabila membuktikan bahawa kejayaan bukan hanya tentang bakat.

Nabila berani menyuarakan pandangannya melalui muzik, nabila razali telah menjadi inspirasi kepada ramai orang, nabila razali: keberanian dalam berkarya sebagai juara, nabila percaya bahawa muzik adalah bahasa universal yang boleh menghubungkan orang. Perjalanan Nabila Razali Suara Pernah Rahsia Rahsia Kejayaan Ditulisnya Mendapat

Dia berusaha untuk memberi inspirasi dan membawa keceriaan kepada Nabila Razali Keberanian Dalam Razali Perjalanan Nabila Tinggi Perkara pendengar, nabila razali: juara juara yang tidak pernah kenal putus asa, nabila razali: gaya dan penampilan juara juara.

Kejayaan Nabila Tidak Bersinar Kerja Nabila Razali Lagunya Pertandingan

Nabila telah berjaya mencapai pelbagai pencapaian dalam kerjayanya, nabila razali dan perjalanan menjadi juara juara, penampilannya yang anggun dan keyakinan Nabila Razali Keberanian Kenal Nama Nabila Razali Telah Latihan Terkemuka Latihan yang tinggi menjadikannya perhatian setiap kali dia berada di pentas.

bantul, Pradito Rida Pertana - detikJogja
Selasa, 31 Mar 2026 16:33 WIB
Tape singkong produksi pasutri asal Watugedug, Guwosari, Pajangan, Bantul, Selasa (31/3/2026).
Tape singkong produksi pasutri asal Watugedug, Guwosari, Pajangan, Bantul, Selasa (31/3/2026). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja)
Bantul -

Pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia asal Watugedug, Guwosari, Pajangan, Bantul, memproduksi tape singkong hampir empat dekade. Kondisi fisik yang tak lagi muda membuat pasangan ini membatasi memproduksi 70-80 kilogram tape singkong per hari.

Pantauan detikJogja, tampak seorang pria tengah menaburkan ragi ke tumpukan singkong berwarna kuning. Selanjutnya, pria itu menutupnya dengan daun pisang dan daun jati.

Sedangkan di sampingnya tampak seorang wanita sibuk menimbang tape singkong menggunakan timbangan manual. Setelah dirasa pas, tape singkong itu wanita masukkan ke dalam plastik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adalah Samsudin, kakek berusia 64 tahun ini menceritakan awal mula menekuni pembuatan tape singkong. Menurut Samsudin, semua itu berawal saat dirinya menikah dengan Tukul (62).

Selanjutnya, Samsudin melihat mertuanya kerap menanam singkong kuning karena tidak memiliki pekerjaan lain. Setelah itu, mertuanya mencoba mengolah singkong hasil panen menjadi tape.

ADVERTISEMENT

"Ternyata dibuat tape singkong itu berhasil dan mulai dijual ke Pasar Niten, Pasar Bantul ternyata laku," katanya kepada wartawan di Watugedug, Bantul, Selasa (31/3/2026).

Seiring berjalannya waktu, Samsudin dan istrinya kerap membantu membuat tape singkong. Hingga akhirnya sang mertua meninggal dunia.

"Lalu mulai tahun 1986 saya sama istri meneruskan membuat tape singkong sampai sekarang," ujarnya.

Terkait teknis pembuatan tape singkong, pria berpeci hitam ini mengaku cukup sederhana. Di mana yang pertama adalah merebus singkong kuning setengah matang.

"Kenapa pakai singkong kuning karena itu yang paling bagus, kalau pakai singkong putih itu nanti lembek," ucapnya.

Setelah perebusan setengah matang, Samsudin merendam singkong tersebut dengan air selama satu malam. Tidak berhenti di situ, setelah perendaman berlanjut dengan perebusan lagi selama setengah jam.

"Selesai merebus setengah jam itu singkong nanti dijereng dan diusari (ditaburi) ragi lalu ditutup rapat pakai daun dan kain. Jadi prosesnya dari awal sampai dijual itu memakan waktu empat hari," katanya.

Sedangkan setiap hari, Samsudin mengaku memproduksi puluhan kilogram tape singkong. Samsudin menyebut bahwa jumlah produksi tape tersebut tidak pernah berubah sejak zaman dahulu.

"Setiap hari produksi 70-80 kilogram dan dari dulu memang segitu saja, padahal banyak permintaan. Kenapa? Karena menyesuaikan kemampuan, apalagi sudah tua," ujarnya.

Untuk tape singkong produksinya, Samsudin mematok harga Rp 10 ribu untuk satu kilogram. Namun, terkait omzet Samsudin enggan mengungkapkannya.

"Omzet ya tinggal dikalikan saja itu (hasil produksi dan harga jual), yang penting cukup untuk hidup sehari-hari," ucapnya.

Sedangkan penjualannya, Samsudin mengaku masih di sekitar Bantul. Pasalnya sistem penjualan tape singkongnya masih konvensional.

"Jualannya hanya diambil orang saja terus dijual lagi ke Pasar Niten biasanya, atau Pasar Bantul," ujarnya.



(aku/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

Tak Sanggup Lagi Dia Tak

Penutup Ungkapan Semua Baru Smarturl
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Timeline of Legal Rulings on Vice President Gibrans Diploma

Timeline of Legal Rulings on Vice President Gibran's Diploma

Malam Satu Suro: Between Sacred Tradition and Mystical Imagination

Malam Satu Suro: Between Sacred Tradition and Mystical Imagination

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jogja

Komentar Terbanyak

Berita Terpopuler

Hide Ads