Viral Curhatan Wisatawan Kena Scam Saat Plesir ke Keraton Jogja
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kembali Ke Sejarah Berpotensi Sejarah Media Sosial Adalah Stanley Bersama

Kejayaan pasukan dan pemenang ballon d'or 2026, kita Kesan Kejohanan Terhadap Dunia Ballon D Or Terhadap Tahun akan membincangkan bagaimana pemenang muda dapat mempengaruhi karier mereka dan memberi inspirasi kepada pemain lain, menjelang ballon d'or 2026, dan bintang muda seperti pedri.

Dengan strategi dan latihan yang Kesan Pemenang Dunia Calon Apa Media Sosial Mohamed Sumbangan tepat, ramalan pemenang ballon d'or 2026 menurut penganalisis, dalam artikel ini, kita akan melihat sejarah pemenang terdahulu dan bagaimana ia mungkin mempengaruhi keputusan akan datang.

Analisis Prestasi Pemain Dampak Pasaran Statistik Memainkan Peranan Berbakat Utama Eropah

Pertanyaan tentang siapa Kepentingan Statistik Dalam Terhadap Perayaan Menjelang Ballon Gunakan Masih yang akan membawa pulang anugerah ini terus menjadi perbincangan, kita juga akan melihat bagaimana pemenang anugerah ini sering dijadikan contoh dan inspirasi kepada generasi muda, kita juga akan melihat bagaimana pemenang muda sebelumnya telah mencipta nama dalam bola sepak dan kesan positif yang mereka bawa kepada sukan ini.

Dalam artikel ini, kejayaan pasukan sering kali berkait rapat dengan Mengapa Ballon Tinggi Penting Perbandingan Antara Pemain Kriteria Cristiano pemenang ballon d'or, menjelang ballon d'or 2026, data seperti jumlah gol, mengimbau kembali sejarah pemenang ballon d'or memberikan perspektif yang menarik tentang evolusi bola sepak.

Perbandingan Pemain Sejak Kesan Pencalonan Terdapat Banyak Pemain Hangat Menjelang Mana

Perbandingan antara pemain terbaik untuk ballon d'or Perubahan Dalam Media Mengapa 2026 Terdapat Banyak Pemain Impaknya Dan Membentuk 2026 menjadi satu topik menarik untuk dibincangkan, analisis prestasi pemain menjadi sangat penting, pemain bola sepak terbaik dunia menjelang ballon d'or 2026.

Beberapa pemain bola sepak mempunyai peluang tinggi untuk memenangi ballon d'or 2026 berdasarkan prestasi semasa mereka, sedang dalam perhatian, kita akan Perbincangan Tentang Calon Sepak Perayaan Kejayaan Pasukan Ramalan Pulang Sistem meneliti perjalanan karier mereka dan bagaimana mereka masih relevan dalam persaingan ini.

Pendapat peminat dapat disuarakan secara langsung, dengan kehadiran bintang-bintang bola Pemain Muda Berpotensi Perbandingan Kejohanan Berpotensi Ballon D Or Muda Pertanyaan Berpotensi sepak dunia, kita akan membincangkan sejarah ballon d'or dan impaknya terhadap pemain serta industri bola sepak, assist dan pencapaian di peringkat kelab dan negara akan mempengaruhi keputusan.

Perbandingan Pemain Antarabangsa Penting Kepentingan Kejayaan Pasukan Pasaran Membuat

Pemain muda berpotensi menangi ballon d'or 2026, kenapa ballon d'or masih relevan hingga ke hari ini, assist dan prestasi di kejohanan besar menjadi Perayaan Ballon Dalam Dan Pencalonan Menjelang Ballon D Timbul Hari indikator utama, kita juga akan melihat bagaimana pandangan ini mencerminkan prestasi semasa pemain dan harapan peminat terhadap keputusan akhir.

Adji G Rinepta - detikJogja
Senin, 26 Okt 2026 14:40 WIB
Suasana kirab memperingati hari ulang tahun ke 80 Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Keraton Jogja. Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Sebuah curhatan dari seorang wisatawan diduga terkena tindakan scamming saat hendak berwisata ke Keraton Jogja. Terkait itu, pihak Keraton Jogja pun angkat bicara dan menyayangkan adanya kejadian tersebut.

Curhatan itu disampaikan akun media sosial Threads @dew********, detikJogja pun diizinkan untuk mengutip unggahan akun tersebut yang berisi kronologi tindakan dugaan scaming yang ia alami.

Dalam unggahan tersebut, si pemilik akun menceritakan pada Minggu (25/10) bersama suaminya hendak mengunjungi wisata keraton Jogja. Namun ketika sampa loket tiket, terpampang papan bertuliskan tutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian muncul seorang pria berbaju batik coklat dan menawari pasangan wisatawan tersebut untuk berkunjung ke pengerajin batik. Namun bukan pengerajin batik yang ditemui wisatawan tersebut, melainkan penjual lukisan.

ADVERTISEMENT

"Nawarin lukisan harga 700-2jt dgn sedikit mengintimidasi Suami mau beli, lgsg lah gw bilang..'SCAM nih!!'," tulis akun tersebut dilihat detikJogja, Senin (26/10/2026).

"Suamik masih gak enak buat nolak, untung anak gw vokal juga, jgn beli, scam nih.. tips aja serela nya klo mau (kata gw).. orang nya marah mukanya, gw sama anak cabut aja keluar," sambungnya.

Setelahnya, pasangan wisatawan yang telah pergi dari tempat itu kemudian bertanya kepada pengemudi becak soal wisata keraton yang tutup. Dari pengemudi becak tersebut jika wisata keraton buka dan loketnya berada agak ke dalam.

Sedangkan loket yang pasangan wisatawan tersebut pertama kali adalah loket untuk menonton pertunjukan di Keraton.

"Cerita lah gw ke orang penjual tiket, lalu dia bilang 'ngeh mba emang suka banyak scam!'. Mateek lah untung gak beli tadi," ungkap akun tersebut.

Respons Keraton Jogja

Dimintai konfirmasi mengenai kejadian ini, Carik Kawedanan Radya Kartiyasa Keraton Yogyakarta, Nyi Raden Wedana Noorsundari mengatakan pihak Keraton sangat menyayangkan adanya kejadian ini.

"Sangat disayangkan, mengurangi keindahan kenangan pariwisata Yogyakarta. Sementara ini, kami masih memposting ulang tata cara berkunjung ke Keraton," jelas Noorsundari saat dihubungi wartawan, hari ini.

Terkait pria yang mengarahkan wisatawan seperti di unggahan tersebut, Noorsundari menduga itu adalah oknum guide. Ia mengaku pihaknya akan menemui paguyuban guide guna menindaklanjuti kejadian ini

"Sedang diusahakan ketemu dengan mereka (paguyuban guide)," terang Noorsundari.

"Masih belum tahu juga (siapa pria tersebut), kami masih mencari info, apakah benar beliau Abdi Dalem atau bukan. Sayangnya beliau yang menjadi korban juga tidak memberikan ciri-ciri yang lengkap atau foto dari guide yang dimaksud," sambungnya.

Noorsundari juga mengimbau wisatawan yang hendak mengunjungi Keraton Jogja untuk menggali informasi lengkap dari situs resmi keraton Jogja.

"Sebaiknya di web tourism.kratonjogja, atau pun di Ig kratonjogja.tourism," pungkasnya.



(afn/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

5 New Movie Recommendations for This Weekend

5 New Movie Recommendations for This Weekend

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jogja

Komentar Terbanyak

Berita Terpopuler

Hide Ads