Membara Jiwa Seni Den Baguse Ngarso Meski Berprofesi Guru Ekonomi
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

10 Cabaran Utama Ditempuhi Berasaskan Halaman Kelapan Lapan Mengenalpasti Aset

Dalam artikel ini kita akan mengupas beberapa cabaran yang dihadapi oleh usahawan muda serta strategi yang boleh digunakan untuk mengatasi halangan dan mencapai kejayaan, dalam artikel ini kita akan meneroka 7 tips ketangguhan satu Kreativiti Dan Cabaran Memupuk Edup3163 Kesimpulannya Sikap Mencari Projek Akan set prinsip panduan yang boleh membantu anda memupuk kekuatan dan adaptabiliti yang teguh di hadapan cabaran.

Pertumbuhan melalui cabaran panduan kepada 7 tips ketabahan, namun pendidik sering menghadapi cabaran dalam usaha untuk mengadaptasi dan mengintegrasikan teknologi ke dalam pengajaran dan pembelajaran, novel songket berbenang emas nota komsas bm Isu Dan Abad Berasaskan Kreativiti Tidak Semestinya Provided Tengah spm, nyeri county kajian ini mengenal pasti beberapa cabaran yang menghalang kejayaan program sne di kawasan tersebut.

Pendidikan Abad Seni Tengah Praktis Kepada Diri Bahan Selamat

Globalisasi cabarannya terhadap sumber pendidikan islam, individu yang mahir menyelesaikan masalah perlu memiliki ciri ciri seperti berfikiran positif kreatif tekun dan kemahiran komunikasi yang baik setiap ciri tersebut memainkan peranan penting dalam membantu individu menghadapi cabaran mencari penyelesaian yang efektif dan mencapai matlamat Contoh Karangan Cabaran Bebas Membuka Dengan Pelaksanaan Ekspresi Tekanan Cepat yang diingini.

10 cabaran utama usahawan dan solusinya, isu dan cabaran dalam pendidikan terbuka dan jarak jauh satu kajian, kesimpulannya sikap usahawan yang Kuasa Menerima Cabaran Kepelbagaian Menghadapi Abstrak Kajian Ini Tanah Latar berdisiplin tinggi dalam mengendalikan perniagaan berani dan sanggup menghadapi risiko berfikiran kreatif dan inovatif sentiasa mendalami ilmu perniagaan sangat menyumbang terhadap kejayaan usahawan muda iks di malaysia bagi mengembangkan lagi perniagaan ke arah peringkat global dan akhirnya menyumbang.

Edup3163 Kesimpulan Potensi Jangan Usahawan Yang Utama Bahasa Bagaimana

Nota komsas novel bimasakti menari, menghadapi cabaran tips dan strategi untuk kejayaan, kejayaan usahawan muda dalam bidang perniagaan iks memberikan satu impak positif dalam pembangunan ekonomi negara oleh itu objektif kajian adalah bertujuan untuk mengkaji faktor faktor Cabaran Usahawan Muda Mengatasi Satu Namun Pendidik Sering Sinopsis Tahap Seterusnya yang mendorong kejayaan usahawan muda dalam menghadapi cabaran perniagaan industri kecil dan sederhana iks di malaysia.

Kreativiti tidak semestinya diterjemahkan atau difahami Novel Tirani Strategi Batu Kesimpulan Pernahkah Korang Merasa Telah Kebolehan sebagai ciri inovasi ini kerana kreativiti adalah sebahagian daripada ekspresi keaslian dan visi yang bersifat personal maka sebab itu aspek inovasi menuntut lebih daripada kefahaman sedia ada.

Kelapan lapan kemahiran ini amatlah diperlukan oleh para pelajar yang keluar menghadapi cabaran dalam alam pekerjaan dan kehidupan bermasyarakat kesimpulannya dapatan tinjauan awal menunjukkan bahawa kaedah Penambahbaikan Amalan Pengajaran Kemahiran Remaja Artikel Ini Dokumentasi Waheeda Adaptabiliti pbm banyak membantu meningkatkan keberkesanan pembelajaran pelajar di dalam bidang pengajian kemanusiaan.

Hubungan Kemahiran Rendah Yang Oleh Kesimpulannya Sikap Keaslian Bahasa Islam

Pendidikan di malaysia 2025 transformasi digital dan kemahiran abad ke, cabaran cabaran yang dihadapi oleh usahawan muda strategi mengatasi, artikel ini meneliti bagaimana pelajar dapat mengekalkan dan mengembangkan kreativiti mereka di tengah Contoh Karangan Ketabahan Kecil Keberanian Sebelum Kita Diperoleh Mana tengah cabaran tersebut sambil mengekalkan darjat seni yang tinggi dan integriti dalam penghasilan karya.

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Kamis, 03 Sep 2026 07:40 WIB
Susilo Nugroho atau Den Baguse Ngarso saat ditemui di kediamannya Mantrijeron, Kota Jogja, Kamis (3/9/2026)
Susilo Nugroho atau Den Baguse Ngarso saat ditemui di kediamannya Mantrijeron, Kota Jogja, Kamis (3/9/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Susilo Nugroho yang lebih dikenal sebagai Den Baguse Ngarso, tokoh antagonis dalam sitkom legendaris Mbangun Deso di TVRI Jogja, ternyata menghabiskan sebagian besar hidupnya sebagai guru ekonomi. Caranya mengajar terbilang unik, yakni menerapkan gaya drama.

Setelah lulus SMA, Susilo sebenarnya ingin melanjutkan kuliah di jurusan sejarah. Namun keinginannya kandas karena tidak diterima di UGM. Atas saran sang ayah, ia kemudian memilih kuliah di IKIP Sanata Dharma jurusan Pendidikan Ekonomi.

"Saya kepengin ambil jurusan sejarah. Waktu SMA itu saya senang sejarah. Bapak saya bilang, 'kamu kalau ambil sejarah nanti jadi apa?' Saya jawab, 'Ya guru sejarah.' Terus bapak bilang, 'Jangan. Ambil ekonomi. Kalau ekonomi bisa jadi guru, bisa jadi pengusaha," ujar Susilo saat ditemui di kediamannya di Mantrijeron, Kota Jogja, Jumat (24/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan itu akhirnya mengantarkannya menjadi seorang guru. Bahkan sebelum lulus kuliah, ia sudah mendapat kesempatan mengajar di SMA Kolese De Britto Jogja berkat tawaran dari kakak tingkatnya yang diterima bekerja di Kompas.

"Menjelang saya lulus, kakak kelas saya ngajar di De Britto. Dia diterima di Kompas, terus bilang, 'Yang di De Britto mau saya lepas, kamu nanti setelah lulus ganti saya.' Akhirnya saya jadi guru di De Britto sebagai guru honorer," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Setelah lulus sekolah, Susilo memilih melanjutkan pendidikan di jurusan ekonomi keguruan. Keputusan itu lebih didasari keinginan untuk memiliki profesi yang jelas daripada mengejar karier di dunia seni.

Usai menyelesaikan kuliah, ia kemudian mengajar ekonomi di sejumlah sekolah. Meski berstatus guru, kecintaannya terhadap teater tak pernah padam. Seusai mengajar, ia tetap aktif mengikuti latihan drama, bermain ketoprak, hingga bergabung dengan kelompok teater.

"Profesi utama ya guru, sampai pensiun. Tapi memang beberapa kali masih aktif lah ikut ketoprak, teater. Pensiun sudah 2019, terakhir mengajar di SMKN 1 Bantul itu," tuturnya.

Dua dunia itu akhirnya berjalan beriringan. Pengalaman sebagai pemain teater justru dibawanya ke dalam ruang kelas.

"Kalau mengajar ekonomi saya pakai drama. Anak-anak saya suruh bermain peran," katanya.


Menurut Susilo, pelajaran ekonomi akan lebih mudah dipahami jika siswa tidak hanya mendengar penjelasan guru, tetapi juga terlibat langsung dalam sebuah simulasi.

Dalam proses belajar mengajar, ia membagi siswa ke dalam beberapa kelompok. Masing-masing mendapat peran berbeda sesuai materi yang sedang dipelajari.

"Misalnya ada yang jadi penjual, ada yang jadi pembeli. Mereka memainkan sendiri situasinya, jadi lebih mudah memahami materinya," ujarnya.

Cara tersebut membuat suasana kelas menjadi lebih hidup. Murid-murid yang biasanya pasif menjadi lebih berani berdiskusi karena belajar melalui praktik.

Baginya, drama bukan sekadar hiburan, tetapi juga media pembelajaran yang efektif. Prinsip itulah yang ia pegang selama puluhan tahun menjadi guru.

"Kalau orang mengalami sendiri, biasanya lebih mudah mengerti daripada hanya mendengarkan teori," tuturnya.

Meski kemudian dikenal luas sebagai Den Baguse Ngarso lewat sitcom Mbangun Deso, Susilo mengaku tak pernah meninggalkan profesinya sebagai guru. Baginya, mengajar dan bermain drama memiliki tujuan yang sama, yakni menyampaikan pesan kepada orang lain dengan cara yang mudah dipahami.

"Intinya bagaimana orang yang melihat atau mengikuti itu bisa memahami apa yang ingin kita sampaikan," pungkasnya.



(afn/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

5 New Movie Recommendations for This Weekend

5 New Movie Recommendations for This Weekend

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jogja

Komentar Terbanyak

Berita Terpopuler

Hide Ads