Petugas Manggala Agni bernama Padayya (45) gugur saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel). Padayya meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang di sekitar lokasi kebakaran.
Peristiwa pilu itu terjadi di kawasan hutan lindung Lembang Nanna, Kecamatan Nanggala, Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 20.50 Wita. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sulsel Kasman membenarkan kejadian tersebut.
"Statusnya PPPK Manggala Agni UPTD KPH Saddang II, Kabupaten Toraja Utara, DLHK Provinsi Sulawesi Selatan," kata Kasman kepada detikSulsel, Kamis (29/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasman menjelaskan kebakaran di kawasan hutan lindung tersebut telah terjadi sejak Senin (19/10). Hingga saat kejadian, api masih belum berhasil dipadamkan meski petugas gabungan telah dikerahkan.
"Sampai ini masih belum bisa dipadamkan, telah dilakukan usaha pemadaman oleh tim gabungan dari KPH Saddang 2, Balai Dalkarhut Kementerian Kehutanan, TNI dan Polri," ucapnya.
Petugas Manggala Agni di Toraja Utara gugur saat memadamkan karhutla. Dok. Istimewa |
Padayya ikut dalam upaya pemadaman bersama petugas gabungan tersebut. Saat itu, korban sedang beristirahat di Jalan Poros Karre, tidak jauh dari lokasi kebakaran.
"Saat istirahat di tengah Jalan Poros Karre dalam proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan, tiba-tiba sebuah pohon tumbang jatuh," jelasnya.
Padayya kemudian dilarikan ke Puskesmas Nanggala untuk mendapatkan pertolongan. Korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Elim Rantepao, tetapi nyawanya tidak tertolong.
"Pada saat tiba di Rumah Sakit Elim korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," pungkas Kasman.
Jenazah Padayya telah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Korban meninggalkan seorang istri dan seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku SMP.
































































