Reaksi Guru Besar UGM Usai Namanya Dicatut dalam Jurnal Bermasalah
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Glenn Sebastian Su Cinta Magnolya Monica Bawa Dia Oleh Adalah

Every piano Not Angka Piano Padamu Ambon Semua Instrumen Februari Thisishelmo Location performance on this channel is played and recorded live by hand not ai generated contact personal andrepunkgabean music sheets jasamusik id thank you for visiting my channel, welcome to nl music original multilingual music emotional songs dance tracks remixes and international sounds indonesian english dutch and kerinci new music regularly.

Semua instrumen piano di saluran ini 100 diproses oleh tim karaoke piano recording editing mixing mastering hak cipta komposisi lagu adalah milik pencipta publisher yang bersangkutan, malam tak berjudul monica christiana official lyric Thisishelmo Amapiano Ivenatrixie Ziva Usik Semua Instrumen Piano Originally More video.

Usik Nanaku Year Pop Piano 61keys Generated Based Accompany

Soulmate kahitna piano karaoke by andre panggabean, rumah singgah fabio asher karaoke piano, i hope the piano music on this channel can Ziva Magnolya Ft Mario Terindah Share Your Videos Berkunjung Can Pages accompany you while singing along or simply while enjoying the sound of the piano every piano performance on this channel is played and recorded live.

Terlalu cinta rossa karaoke piano Glenn Sebastian Su Dewa Ketua View And Kapuas View female low key, usik, enjoy the videos and music you love upload original content and share it all with friends family and the world on youtube.

Mencintaimu Mahalini Piano Lagi Ketua Bawa Dia Dutch Milik

Thisishelmo amapiano year mix 2025 tor monitor ketua aan story, yasin rindu padamu, usik, nlmusic, youtube, semua instrumen piano di saluran ini 100 diproses oleh tim karaoke piano recording editing mixing mastering hak cipta komposisi lagu adalah milik pencipta publisher Youtube Monica Lyric Terimakasih Kepada Regularly Smarturl Karaoke yang bersangkutan.

Dmasiv cinta ini membunuhku lyrics, i hope the piano music on this channel can accompany you while singing along or simply while enjoying the sound of Usik Yunita Not Mahalini Terimakasih Kepada Kalian Editing Kapuas the piano every piano performance on this channel is played and recorded live.

Bawa dia kembali mahalini piano tutorial not angka, percuma glenn sebastian karaoke Rumah Singgah Pianika Raisa Selamat Datang Di Through Emotional piano, provided to youtube by tumbuh recordsusik feby putririuh feby putrireleased on 2022 01 21composer feby putrilyricist feby putriauto.

Sial Mahalini Karaoke Year Bohongi Malam Dengan Not Membunuhku Nuhalekikeyboard Used

Bawa dia kembali wikipedia bahasa indonesia ensiklopedia bebas, pop Bohongi Hati Mahalini Fabio Raisa Key Semua Instrumen Piano Electric Tahun piano 61keys piano sheet music 1 pages arranged by ivenatrixie instant download print, ternyata bener level tertinggi dari mencintai itu bukan memiliki tapi merelakan video ini buat kita yang milih untuk mundur diam.

Tim detikJogja - detikJogja
Sabtu, 31 Okt 2026 06:30 WIB
Kampus UGM
Kampus UGM. Foto: Bagus Kurniawan/detikom
Jogja -

Guru Besar Fakultas Geografi UGM Jogja, Prof. Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T, buka suara soal namanya dicatut dalam sebuah jurnal bermasalah. Kasus ini mencuat usai Profesor Ines Mergel dari University of Konstanz, Jerman, kaget namanya dicatut tanpa izin dalam jurnal asal Indonesia itu.

"Pencantuman nama saya dalam artikel tersebut sebelumnya tidak ada pemberitahuan, permohonan, maupun persetujuan dari saya," kata Prof Rini melalui pesan WhatsApp saat diminta konfirmasi detikJogja, Jumat (30/10/2026).

"Di samping itu, saya juga bukan merupakan penulis (co-author) dari tulisan tersebut dan tidak pernah ikut menulis artikel tersebut," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Rini belum berkomentar lebih jauh saat ditanya soal langkah apa yang bakal ditempuh terkait pencatutan namanya dalam jurnal bermasalah itu.

ADVERTISEMENT

Diprotes Profesor Jerman

Dilansir detikEdu, Kamis (29/10), Profesor Ines Mergel dari University of Konstanz, Jerman mengungkapkan namanya dicatut dalam sebuah publikasi akademik yang diterbitkan dari Indonesia. Guru besar bidang Administrasi Publik itu menegaskan tidak pernah terlibat dalam penulisan artikel tersebut, meskipun identitas, afiliasi institusi, dan nomor ORCID miliknya tercantum dengan benar.

"Saya sama sekali tidak pernah mengetahui keberadaan artikel tersebut, tidak pernah menulis satu kata pun di dalamnya," katanya dalam korespondensi lewat email dengan detikEdu, Kamis (29/10).

Artikel tersebut berjudul "Kolinearitas dan Regularisasi pada Model Layanan Publik Digital: Simulasi dalam Konteks Green Government" yang diterbitkan dalam Ekliptika: Jurnal Inovasi Teknologi Berkelanjutan Vol. 7 No. 1 Juli 2026 halaman 17-30.

Dalam salinan artikel yang didapatkan detikEdu, selain nama Ines Mergel terdapat pula nama Muhammad Khafid Ainul Yaqin dengan afiliasi Universitas Yudharta Pasuruan. Khafid tercatat sebagai pengajar di Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Yudharta.

Kemudian tercantum juga nama Rini Rachmawati, guru besar Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Ada juga nama guru besar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, Yudho Giri Sucahyo, dan Marijn Janssen, profesor bidang ICT & Governance di Delft University of Technology, Belanda.

Artikel tersebut masuk ke redaksi Ekliptika pada 5 Mei 2026, direvisi pada 1 Juni 2026, dan disetujui untuk diterbitkan pada 7 Juli 2026. Email dengan nama [email protected] tercantum sebagai penulis korespondensi (corresponding author).

Mergel mengaku sebenarnya tidak menyadari pencatutan nama yang disebutnya sebagai sebuah kecurangan akademik itu hingga menerima notifikasi dari Google Scholar. Platform itu mengirimkan pemberitahuan agar ia menambahkan artikel tersebut ke daftar publikasi akademiknya.

"Seandainya Google secara otomatis memasukkan artikel itu ke dalam daftar publikasi saya, mungkin saya tidak akan menyadarinya untuk beberapa waktu," ujarnya.

Setelah mengetahui hal tersebut, Mergel menghubungi penulis korespondensi melalui email. Ia meminta agar namanya dihapus dari artikel yang tidak pernah ditulisnya. Namun, balasan yang diterima justru menimbulkan pertanyaan baru. Menurut Mergel, penulis korespondensi mengaku tidak ingat pernah menulis artikel tersebut dan menyebut topiknya berada di luar bidang keahliannya.

"Ia mengirimkan pernyataan berikut lewat email: 'Terkait masalah ini, saya tidak ingat pernah menulis artikel yang dimaksud. Selain itu, topik artikel tersebut berada di luar bidang keahlian saya'," kata Margel.

Belakangan, Mergel kembali menerima email berisi permintaan maaf dari penulis korespondensi. Perubahan sikap tersebut meyakinkannya bahwa yang bersangkutan akhirnya mengakui keterlibatannya dalam penulisan artikel, setelah sebelumnya menyatakan tidak ingat pernah menulisnya.

"Tampaknya ia kini mengakui dirinya sebagai penulis artikel tersebut setelah kemarin menyangkalnya. Saya juga menerima permintaan maaf dari editor, tetapi editor tersebut tidak menyebutkan namanya," tulis Mergel dalam unggahan di akun LinkedIn.

Artikel Sempat Dikoreksi, Nama Penulis Dihapus

Menurut Mergel, respons awal dari pihak editor jurnal adalah melakukan penarikan dengan mengoreksi daftar penulis pada artikel. Dalam pemberitahuan penarikan tersebut, seluruh nama penulis pendamping dihapus. Nama Muhammad Khafid Ainul Yaqin sebagai penulis korespondensi menjadi satu-satunya nama penulis yang tersisa.

Kebijakan koreksi kepenulisan tersebut sangat tidak memuaskan Mergel. Ia keberatan karena koreksi tersebut berpotensi memberikan kesan seolah-olah dirinya secara sukarela memilih untuk tidak lagi dicantumkan sebagai penulis.

"Pemberitahuan tersebut benar-benar konyol, seolah-olah menyatakan saya telah berubah pikiran dan tidak lagi ingin dicantumkan sebagai penulis," ujarnya.

Setelah melalui proses tersebut, Dewan Editor Ekliptika akhirnya memutuskan untuk menarik artikel secara penuh. Dikutip dari pemberitahuan penarikan (retraction notice) yang telah diperbarui pada 29 Oktober 2026, keputusan untuk menarik artikel tersebut didasarkan pada pertimbangan di antaranya sejumlah individu dicantumkan dalam daftar penulis artikel yang telah diterbitkan tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka sebelumnya.

"Jurnal mengakui pencantuman tersebut tidak memenuhi persyaratan otorisasi kepenulisan yang semestinya," dalam surat pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Editor Pelaksana Ekliptika, Rudi Kurniawan, ST, MT.

Dewan Editorial juga menyatakan informasi kepenulisan yang dipublikasikan tidak secara akurat mencerminkan keterlibatan ilmiah semua individu yang namanya tercantum. Pihak jurnal menegaskan individu-individu yang terdampak tidak pernah menjadi penulis pendamping (co-author) yang sah untuk artikel tersebut.

"Koreksi nama dan afiliasi mereka setelahnya tidak boleh ditafsirkan sebagai pengunduran diri sukarela dari status kepenulisan yang sebelumnya telah mereka terima," seperti dikutip dari surat tersebut.

DetikEdu berusaha menghubungi Muhammad Khafid Ainul Yaqin yang tercantum sebagai penulis korespondensi dan Editor Pelaksana Ekliptika Rudi Kurniawan, ST, MT untuk mengonfirmasi keterangan Ines Mergel. Namun, hingga laporan ini ditulis, mereka tidak menanggapi pesan yang dilayangkan.

Halaman 2 dari 2
(dil/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Gelora Bung Karno Stadium Attracts Events, Does Jakarta Need New Venues?

Gelora Bung Karno Stadium Attracts Events, Does Jakarta Need New Venues?

Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jogja

Komentar Terbanyak

Berita Terpopuler

Hide Ads