Harga sejumlah bahan pangan di Palembang, Sumatera Selatan, masih tinggi meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah disetop sementara. Kondisi kemarau juga menjadi salah satu penyebab tingginya harga bahan pangan.
Pantauan detikSumbagsel di Pasar Pagi Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, Selasa (13/10/2026), harga cabai masih tergolong mahal.
Cabai merah dan cabai rawit burung masing-masing dijual Rp 78 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai hijau panjang dibanderol Rp 42 ribu per kilogram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya cabai, harga bawang merah dan bawang putih juga sama, yakni Rp 35 ribu per kilogram.
Pedagang cabai dan sayuran, Linda Wanti (38), mengatakan penghentian sementara MBG di sejumlah sekolah tidak memberikan pengaruh berarti terhadap harga bahan pangan di pasar. Menurutnya, harga sejumlah komoditas masih bertahan tinggi.
"Tidak ada ngaruh juga MBG diliburkan. Harga pangan tetap begini aja. Mahal," katanya.
Selain itu, musim kemarau juga disebut turut memengaruhi kualitas cabai yang dijual. Linda menyebut kondisi cabai saat ini cenderung kering.
"Ditambah musim kemarau ini jadi faktor naiknya harga cabai. Kualitas cabai juga kering," ujarnya.
Sementara itu, harga daging ayam terpantau Rp 35 ribu per kilogram. Telur dijual Rp 27 ribu per kilogram, sedangkan beras medium berada di angka Rp 13.500 per kilogram.
"Kalau untuk harga ayam masih tinggi juga Rp 35 ribu per kilogram. Liburnya MBG dari bebeerapa sekilah tidak memengaruhi bahan pokok ya," kata pedagang ayam bernama Yanto.
Yanto mengatakan bahwa harga ayam bisa naik lagi jika MBG sudah berjalan dan mendekati perayaan Natal.
"Kalau sejumlah sekolah sudah menerapkan MBG lagi pasti naik, ditambah menjelang Natal nanti pasti tambah tinggi," ujarnya.
Sementara itu, salah satu pembeli Amalia mengaku belanja hanya secukupnya saja karena harga barang yang mahal.
"Kalau untuk cabai beli secukupnya saja karena harganya mahal. Sama halnya dengan bahan-bahan lainnya," ujarnya.
Dia pun berharap pemerintah untuk dapat mengatasi masalah kenaikkan harga-harga saat ini.
"Ya harapannya harga-harga bahan pokok ini bisa turun ya seperti dulu, sehingga bisa dijangkau masyarakat ke bawah," harapnya.



























































