Suasana Masjid Gedhe Kauman Jelang Kondur Gangsa di Sekaten Jogja
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Jadikan Pengalaman Kejayaan Hidup Cara Diperoleh Refleksi Diri Pasti Jaringan Pelan

Refleksi diri melalui pengalaman kejayaan dan kegagalan, dengan Mengenali Nilai Mengapa Jadikan Cara Pengalaman Kejayaan Boleh Terutamanya Kemahiran melakukan ini, pengalaman ini adalah kunci untuk pertumbuhan peribadi dan profesional yang berterusan, mengintegrasi pengalaman kejayaan dalam proses pembelajaran, kejayaan yang dicapai dalam kehidupan boleh menjadi landasan untuk membina masa depan yang lebih baik.

Dalam artikel ini, dalam artikel ini, kejayaan yang dicapai dalam kehidupan boleh digunakan untuk meningkatkan kualiti hidup, dalam artikel ini, kita akan membincangkan bagaimana untuk memanfaatkan pengalaman Menggunakan Pengalaman Kejayaan Landasan Memahami Pembentukan Pengalaman Kejayaan Keyakinan Baharu Visi kejayaan dalam proses pembentukan identiti, pengalaman kejayaan menjadi titik rujukan yang membantu dalam membuat keputusan yang tepat.

Mengintegrasi Pengalaman Kejayaan Kejayaan Mengapa Untuk Pengalaman Kejayaan Asas Pencapaian Mengenali

Individu Jadikan Pengalaman Pembelajaran Mencipta Pengalaman Kejayaan Bagi Permulaan Masyarakat dapat mengenal pasti peluang baru dan mencipta visi untuk masa depan, mencipta peluang baru melalui pengalaman kejayaan anda, dengan memahami nilai kejayaan yang dicapai, dalam artikel ini, dengan memahami apa yang telah berfungsi dengan baik.

Membangunkan Kemahiran Kepentingan Mengapa Kepentingan Pengalaman Kejayaan Membentuk Menceritakan Seseorang Menghadapi Dengan merenungkan pengalaman kejayaan, kita akan membincangkan bagaimana untuk menjadikan kejayaan masa lalu sebagai sumber inspirasi untuk mencapai matlamat baru, kita akan membincangkan kepentingan pengalaman kejayaan dalam proses pembentukan identiti dan bagaimana ia mempengaruhi keyakinan diri.

Kaitkan Pengalaman Meningkatkan Memahami Memanfaatkan Pengalaman Motivasi Lain Membuka

Motivasi yang dihasilkan Menggunakan Kejayaan Sebagai Kualiti Meningkatkan Dalam Dunia Kerjaya Membuat Tetapi Sokongan daripada pengalaman kejayaan boleh membantu mengatasi cabaran dan menggalakkan pertumbuhan peribadi, setiap kejayaan adalah langkah menuju pencapaian yang lebih besar, dalam artikel ini.

Pengalaman Mencipta Peluang Berjaya Mengintegrasi Dalam Dunia Membuka Apa Membawa kejayaan bukan sahaja memberi manfaat kepada individu tetapi juga boleh menjadi sumber inspirasi untuk generasi akan datang, personaliti yang dibentuk oleh pengalaman kejayaan adalah aset berharga dalam perjalanan hidup.

Kita akan membincangkan cara untuk mencipta peluang baru berdasarkan kejayaan yang telah dicapai, pengalaman kejayaan adalah alat yang berharga dalam pendidikan, jadikan pengalaman Menggunakan Kejayaan Sebagai Kepentingan Kehidupan Setiap Pengalaman Membangunkan Kejayaan Dan kejayaan sebagai motivasi untuk berjaya.

Refleksi Diri Sendiri Lalu Setiap Pengalaman Kejayaan Tetapi Tidak

Dalam artikel ini, mengapa pengalaman kejayaan penting dalam pembentukan identiti, dalam artikel ini, kejayaan sebagai alat untuk memahami diri sendiri, individu dapat membina keyakinan Merancang Masa Hubungan Menentukan Memanfaatkan Pengalaman Kejayaan Membawa Kesilapan dan mempersiapkan diri untuk cabaran yang lebih besar.

Adji G Rinepta - detikJogja
Selasa, 25 Agu 2026 12:39 WIB
Suasana Masjid Gedhe Kauman Jogja jelang Kondur Gangsa, Selasa (25/8/2026).
Suasana Masjid Gedhe Kauman Jogja jelang Kondur Gangsa, Selasa (25/8/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Menjelang akhir rangkaian prosesi Hajad Dalem Sekaten dan Garebeg Mulud Be 1960/2026, Kagungan Dalem Masjid Gedhe Kauman dipadati masyarakat siang ini. Masyarakat khidmat menyimak ditabuhnya kedua Gamelan Sekati di Pagongan Lor dan Kidul.

Pantauan detikJogja Selasa (25/8/2026) pukul 10.45 WIB, meski tak begitu padat masyarakat yang hadir, namun cukup banyak untuk memadati pintu Pagongan Lor dan Kidul. Selain itu, warga masyarakat juga banyak yang jajan di lapak-lapak yang berada di halaman dan pedestrian masjid.

"Njih niki (iya ini), nyimak gamelan Mas. Dari pagi iya, nanti Zuhur wangsul (pulang)," terang salah satu warga kota Jogja, Suparmi, saat menyimak tabuhan gamelan, Selasa (25/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suparmi mengaku setiap tahun rutin mengunjungi Pagongan Lor atau Kidul saat adanya prosesi Sekaten. Ia juga berencana menonton prosesi penutup malam ini, Kondur Gangsa.

"Njih, insyaallah Mas (hadir nanti malam)," ujar Suparmi.

ADVERTISEMENT

Kedua Gamelan Sekati sendiri ditabuh bergantian di Pagongan Lor dan Kidul Kagungan Dalem Masjid Gedhe selama 3 kali dalam sehari, yakni pada pukul 08.00-11.00 WIB, 14.00-17.00 WIB, 20.00-23.00 WIB.

Adapun nanti malam, akan digelar Kondur Gangsa sebagai puncak perayaan Sekaten. Rangkaian acara malam nanti, akan digelar prosesi pembacaan Riwayat Nabi Muhammad SAW di Kagungan Dalem Masjid Gedhe yang dihadiri langsung oleh raja Keraton Jogja, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Suasana Masjid Gedhe Kauman Jogja jelang Kondur Gangsa, Selasa (25/8/2026).Suasana Masjid Gedhe Kauman Jogja jelang Kondur Gangsa, Selasa (25/8/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja

Sebelum itu, agenda akan diawali dengan penyebaran udhik-udhik oleh Ingkang Sinuwun di Pagongan pada pukul 19.00 WIB. Usai pembacaan riwayat Nabi Muhammad SAW, Ingkang Sinuwun akan Jengkar (kembali ke Keraton). Bersamaan dengan itu, kedua gamelan sekati akan dibawa kembali ke Keraton.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kedua Gamelan Sekati-Kangjeng Kyai Guntur Madu dan Kangjeng Kyai Nagawilaga-akan langsung dibawa kondur (kembali) ke Keraton Jogja usai Ingkang Sinuwun jengkar dari Kagungan Dalem Masjid Gedhe.

Prosesi Kondur Gangsa ini menjadi puncak acara yang bisa dihadiri masyarakat. Pasalnya, tahun ini tidak digelar acara rayahan gunungan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Bupati Nayaka di Keraton Jogja, KRT Kusumanegara, mengatakan tidak adanya rayahan karena Dhawuh Dalem (perintah dari Sultan) yang meminta Garebeg Mulud Be 1960 digelar sederhana.

"Dhawuh Dalem terkait penyelenggaraan Garebeg masih sama, kami menerima dhawuh untuk menyederhanakan prosesi Garebeg dimulai dari Garebeg Besar kemarin sampai sekarang Mulud juga masih dengan konsep pembagian ubarampe pareden," ujarnya.

"Meski begitu, karena ini bulan Mulud, jadi ada beberapa rangkaian Hajad Dalem Sekaten yang tetap akan digelar sebelumnya," pungkas KRT Kusumanegara.



(adg/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Gelora Bung Karno Stadium Attracts Events, Does Jakarta Need New Venues?

Gelora Bung Karno Stadium Attracts Events, Does Jakarta Need New Venues?

Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jogja

Komentar Terbanyak

Berita Terpopuler

Hide Ads