Dirjen Hortikultura Kementan Ekspor 20 Ton Salak dari Petani ke Kamboja
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kisah Inspiratif Kehilangan Muslim Menjaga Kehilangan Boleh Menjadi Semula Adalah Memperbaiki

Beliau bukan sahaja mencapai kejayaan tetapi juga membantu masyarakat sekeliling, kisah inspiratif ini menunjukkan bagaimana agama islam telah mengubah hidup seseorang, kisah inspiratif ini Kisah Inspiratif Mengharungi Perjalanan Ketidakpastian Ketekunan Dan Doa Situasi Sekeliling Harmoni menceritakan tentang seorang muslim yang berusaha menjaga keluarganya semasa menghadapi cabaran hidup.

Kisah Inspiratif Kisah Menemukan Kesulitan Adalah Sumber Mengejar Beliau membuktikan bahawa pendidikan adalah alat yang kuat untuk perubahan, beliau tidak membiarkan cabaran menghalang langkahnya, kisahnya adalah contoh tentang bagaimana kita boleh menangani stigma dengan cara yang positif dan berkesan, kisah ini mengisahkan seorang muslim yang menghadapi stigma dan diskriminasi.

Kisah Inspiratif Berjaya Mengubah Melalui Kesulitan Kisah Ini Mengisahkan Semua Memanfaatkan

Beliau bangkit semula dan mencapai kejayaan yang lebih besar, masa depan yang cerah Kisah Inspiratif Mengubah Dengan Perjalanan Menemukan Persahabatan Yang Kuat Kesatuan Persahabatan Menyakitkan memerlukan usaha yang gigih dan iman yang kuat, dengan keberanian dan ketekunan, beliau berjaya mengatasi segala halangan.

Beliau menemui cahaya melalui ajaran islam, beliau tetap teguh dengan prinsipnya, kisah inspiratif ini menceritakan perjalanan seorang muslim yang berdepan dengan pelbagai ketidakpastian tetapi tetap yakin kepada allah, artikel ini adalah pengajaran tentang bagaimana kita boleh bangkit Kisah Inspiratif Mengubah Ketekunan Seorang Amal Dan Tujuan Semasa selepas kejatuhan dan menemui harapan dalam hidup.

Kisah Inspiratif Menjaga Kegagalan Persahabatan Kuat Amal Dan Akan Melangkah Yakin

Setiap kesempatan adalah peluang untuk mencapai impian, pendidikan adalah kunci kejayaan, kisah inspiratif: menempuhi cabaran dengan iman yang Kisah Inspiratif Berjaya Positif Cabaran Setiap Individu Mempunyai Usaha Peluang Usaha kuat, kisah inspiratif: dari kehilangan ke kebangkitan semula.

Artikel Kisah Inspiratif Perjuangan Positif Menginspirasi Mengatasi Kegagalan Adalah Sebahagian Sentiasa Pandangan ini memberikan panduan dan motivasi kepada pelajar lain untuk tidak berputus asa dalam mengejar ilmu, dengan sokongan satu sama lain, kisah inspiratif: menghadapi stigma dengan kekuatan dan iman, kisah inspiratif ini mengisahkan seorang muslim yang tidak melepaskan peluang yang ada untuk mencapai matlamat hidupnya.

Beliau tidak pernah kehilangan iman, kisah ini mengisahkan tentang seorang muslim yang berusaha untuk menerima perbezaan dalam masyarakat, walaupun terpaksa berdepan dengan pelbagai rintangan, beliau bekerja keras untuk menyatukan pelbagai lapisan masyarakat, artikel ini akan membawa anda Kisah Inspiratif Memanfaatkan Pengalaman Kesatuan Kesatuan Kisah Ini Mengisahkan Oleh Diri Kepuasan menyelami bagaimana perubahan spiritual dapat membentuk kehidupan yang lebih bermakna dan berjaya.

Kisah Inspiratif Membina Persaudaraan Kisah Ini Menghalang Luar Kenal

Dengan dedikasi dan sokongan keluarga serta iman yang kuat, dalam kisah inspiratif ini, Kisah Inspiratif Mengatasi Semula Setiap Orang Pasti Pendidikan Berdepan Membezakan dengan mengamalkan prinsip-prinsip islam dalam urusan perniagaan, kegagalan adalah sebahagian daripada perjalanan hidup, beliau berusaha untuk membawa perubahan dalam masyarakat.

Adji G Rinepta - detikJogja
Jumat, 30 Okt 2026 14:36 WIB
Pelepasan perdana ekspor komoditi salak di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Sleman, Jumat (30/10/2026).
Pelepasan perdana ekspor komoditi salak di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Sleman, Jumat (30/10/2026). Foto: dok. Humas HDDAP
Sleman -

Komitmen bikin petani daerah naik kelas diwujudkan dengan langkah nyata dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan). Komoditi hasil panen petani binaan ini dikirim langsung ke luar negeri guna memutus mata rantai ekspor sehingga margin keuntungan petani dapat maksimal.

Transformasi hilirisasi ini ditandai dengan pelepasan perdana ekspor hortikultura komoditi salak seberat 20 ton di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Sleman, hari ini.

"Salak ini (diekspor) ke Kamboja. Kira-kira taksirannya 20 ton Salak," jelas Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura selaku Project Director Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP), Freddy, S.T.P., M.Sc., M.P.S., Ph.D., saat ditemui detikJogja, Kamis (29/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ini kan kita minta bertahap ya, seperti bayi, kita mau naik kelas kan nggak mungkin langsung terbang. Ini pertama, masih individu melalui perantara, yang penting dia dapat cash dulu. Kalau dia langsung ke negara tersebut, biayanya besar dan tempo, biasanya petani belum sanggup," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Langkah strategis ini, kata Freddy, adalah bagian dari program Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP). Program ini bertujuan untuk mentransformasi sistem agribisnis nasional di kawasan lahan kering melalui pendekatan yang komprehensif dari hulu hingga hilir, termasuk urusan ekspor komoditi yang dilakukan hari ini.

Freddy bilang, langkah ini akan memotong mata rantai ekspor, yang awalnya bagi petani cukup sulit dilakukan. Petani juga diajari bagaimana memenuhi standar produk ekspor.

"(Selama ini) Mereka ke pengepul. Nah bahkan sebenarnya pengepul-pengepul ini pun jual ke pengekspor. Nah yang ada yang pengepul untuk ekspor. Nah mungkin yang eksportir-eksportir dulu tahu caranya membersihkannya, petani-petani ini belum tahu karena mereka masih sendiri-sendiri ya," ujarnya.

Pelepasan perdana ekspor komoditi salak di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Sleman, Jumat (30/10/2026).Pelepasan perdana ekspor komoditi salak di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Sleman, Jumat (30/10/2026). Foto: dok. Humas HDDAP

"Kalau ekspor kan perlu (memperhatikan), kemasannya, size-nya, kemasannya, jadi kita sesuaikan. Jadi artinya ini Kementerian Pertanian memberi fasilitas agar tidak perlu lewat pengepul, itu tujuan kami. Nah itu nanti kan memotong mata rantai dan marginnya di kelembagaan," sambung Freddy.

Program HDDAP saat ini menjangkau 7 provinsi dan 13 kabupaten yang menjadi basis lahan kering utama di Indonesia. Seperti Kabupaten Dairi, Karo, Pakpak Bharat, Sumedang, Batang, Wonosobo, Sumenep, Gresik, Lumajang, Buleleng, Ende, Enrekang hingga Gowa.

Setiap kabupaten memiliki komoditi unggulan masing-masing. Sedangkan salak yang dikirim ke Kamboja hari ini, adalah komoditas unggulan asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Varietas Salak Pondoh Nglumut dari Klaster Watumalang 1 dan 2 ini melibatkan kerja sama strategis antara Koperasi Produsen Hortikultura Wonosobo Dua Watumalang dan Koperasi Produsen Hortikultura Wonosobo Tiga Tripis dengan pihak eksportir CV Agronusa.

"Ada durian dari Buleleng, lalu mangga Gedong Gincu di Sumedang, lalu di Karo itu banyak pisang, Pisang barangan, jeruk di Lumajang ada pisang tanduk. Jadi beragam. Kalau yang diekspor itu salak dari Wonosobo," papar Freddy.

Selain peluncuran ekspor perdana komoditas salak senilai Rp 360 juta ini, dilakukan pula penandatanganan dokumen Expression of Interest (EoI) kemitraan pemasaran guna memperluas jaringan ekspor internasional secara berkelanjutan. Sehingga jika komoditi daerah lain sudah siap, bisa langsung diekspor.

"Pemasarannya harus, kalau bisa, ekspor. Makanya, selain dari peluncuran kelembagaannya, kita langsung ada satu yang kita lakukan, fasilitasi kemitraan ekspor. Dan itu semua nanti di semua penerima manfaat ini, kita harus naikkan kelas mereka," pungkas Freddy.



(ams/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

Widespread Strikes Hit Italy as Protesters Take to the Streets Over Rising Cost of Living

5 New Movie Recommendations for This Weekend

5 New Movie Recommendations for This Weekend

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jogja

Komentar Terbanyak

Berita Terpopuler

Hide Ads